10 Kesalahan Saat Mendaki yang Bisa Dicegah dengan Trekking Pole

user avatar
NadaQ·11/14/2025T09:06Z
点赞
10 Kesalahan Saat Mendaki yang Bisa Dicegah dengan Trekking Pole

Ilustrasi menggunakan trekking pole. Foto: Mariia Vitkovska/istockphoto


Mendaki gunung adalah aktivitas seru yang bisa memberikan pengalaman berharga, tapi tetap harus dilakukan dengan persiapan yang tepat. Banyak pemula melakukan kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dihindari kalau tahu teknik dasar dan memakai perlengkapan yang sesuai.

Salah satu alat yang sangat membantu, namun sering dilewatkan, adalah trekking pole. Alat sederhana ini bisa membuat pendakian lebih stabil, ringan, dan aman dari berbagai risiko.

Kesalahan Saat Mendaki yang Bisa Dicegah dengan Trekking Pole

Sebelum membahas satu per satu, penting untuk dipahami bahwa banyak kesalahan mendaki bukan hanya soal stamina, tapi soal teknik dan perlengkapan. Trekking pole bisa membantu mengurangi beban di kaki, menjaga keseimbangan, sampai mencegah cedera kecil yang sebenarnya sangat umum terjadi.

Secara umum, berikut kesalahan mendaki yang bisa kamu hindari dengan bantuan trekking pole:

1. Melangkah Terlalu Lebar

Saat mendaki, banyak pemula melangkah terlalu lebar untuk mempercepat perjalanan. Padahal langkah besar justru membuat otot cepat lelah. Dengan trekking pole, kamu bisa menjaga ritme langkah lebih stabil karena tongkat membantu mengatur keseimbangan dan tekanan tubuh.

2. Mengandalkan Kaki Sepenuhnya

Kesalahan umum lainnya adalah menumpukan seluruh tenaga pada kaki. Padahal tangan bisa membantu menopang beban tubuh. Trekking pole bekerja sebagai tumpuan tambahan sehingga tubuh terasa lebih ringan dan energi lebih hemat.

3. Kesulitan Menjaga Keseimbangan di Medan Licin

Jalur berlumpur, berbatu, atau berpasir sering membuat pendaki terpeleset. Trekking pole memberikan titik kontak ekstra dengan tanah sehingga kamu bisa menjaga kestabilan lebih baik, terutama saat turun.

4. Salah Teknik Saat Turun Gunung

8eefb90d-0764-47af-91a4-89b45ad653e8.jpeg

Foto: lzf/istockphoto

Menuruni gunung sebenarnya lebih berisiko daripada naik. Tanpa bantuan alat, lutut bisa menahan beban hingga 2–3 kali lipat dari normal. Trekking pole akan membantu mendistribusikan beban ke tangan, sehingga tekanan di lutut jauh lebih ringan.

5. Tidak Mengenali Ritme Nafas

Terkadang pendaki terburu-buru tanpa mengatur ritme napas. Trekking pole membuat gerakan lebih teratur karena kamu mengikuti pola langkah yang konsisten, sehingga ritme napas ikut menyesuaikan.

6. Sering Berhenti Karena Mudah Lelah

Trekking pole membuat otot tubuh bekerja lebih seimbang. Tidak hanya kaki yang bekerja keras, tetapi juga otot tangan, bahu, dan punggung. Hal ini membantu kamu berjalan lebih jauh tanpa cepat kehabisan energi.

7. Cedera Ringan di Pergelangan atau Lutut

Pendaki yang tidak terbiasa menapak dengan benar bisa mengalami cedera kecil seperti nyeri lutut atau pergelangan kaki. Trekking pole membantu mengurangi risiko ini dengan memberikan tumpuan tambahan yang membuat langkah lebih aman.

8. Kesulitan Melewati Jalur Menanjak

f6d42fcc-91df-4435-9943-d336067e9a78.jpeg

Foto: pixelfit/istockphoto

Tanjakan curam menjadi tantangan besar bagi pemula. Dengan trekking pole, kamu bisa menarik tubuh dengan lebih stabil dan ringan karena beban terbagi ke tangan.

9. Postur Tubuh Mudah Membungkuk

Kelelahan sering membuat pendaki menunduk, menyebabkan napas pendek dan jalur pernapasan tertutup. Trekking pole membantu menjaga postur tetap tegak sehingga kamu bisa bernapas lebih lega.

10. Tidak Memperhitungkan Kecepatan Pendakian

Pemula sering terlalu cepat di awal lalu kehabisan tenaga. Trekking pole membantu menjaga ritme agar lebih konsisten dari awal sampai puncak.

Rekomendasi Trekking Pole untuk Pendakian Lebih Stabil

Kalau kamu ingin mendaki dengan lebih aman dan nyaman, berikut beberapa trekking pole yang bisa dipertimbangkan. Tenang, Kawankuy bisa beli semuanya lewat KuyBeli, tinggal klik dan nanti diarahkan langsung ke toko yang menjual produknya.

Model yang kokoh dengan desain fleksibel untuk pendakian jarak jauh atau jalur teknis.

Kalau kamu mau cari rekomendasi trekking pole yang paling sesuai kebutuhan, langsung cek KuyBeli aja. Di sana kamu bisa lihat pilihan produk terbaik, klik, dan otomatis diarahkan ke toko yang menjualnya.

Artikel Terkait

Trekking pole menjadi perlengkapan penting bagi siapa saja yang suka hiking atau trekking. Dengan bantuan trekking pole, kamu bisa menjaga keseimbangan, mengurangi beban di lutut, dan mendukung langkah yang lebih stabil di medan berat.Tidak
08/29/2025T07:46Z
Kenapa Perlu Trekking Pole saat Ngalam di Medan Berat?
Bagi pecinta alam, istilah trekking dan hiking tentu sudah tidak asing lagi. Namun, banyak orang masih menganggap keduanya sama, padahal ada perbedaan yang cukup jelas.Meski sama-sama melibatkan aktivitas berjalan kaki di alam bebas, tujuan
09/01/2025T10:49Z
Ini Perbedaan Trekking dan Hiking, Kamu Sudah Tahu? 

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Foto: master1305/istockphotoBanyak pemula merasa bingung saat pertama kali menggunakan yoga roller karena tidak tahu teknik yang tepat dan area mana yang aman untuk ditekan. Kesalahan penggunaan bisa membuat otot terasa semakin sakit, bahka
01/13/2026T09:30Z
Pemula Bingung Pakai Yoga Roller? Ini Panduan Langkahnya Biar Aman
Foto: Goami/istockphotoYoga roller semakin populer sebagai alat bantu latihan dan recovery karena mampu membantu melemaskan otot yang tegang setelah aktivitas fisik. Banyak orang sudah memilikinya, tetapi belum tahu cara menggunakan yoga ro
01/13/2026T09:20Z
Cara Menggunakan Yoga Roller dengan Benar untuk Melemaskan Otot
Foto: jjlim80/istockphotoBench yang terasa goyang saat dipakai sering menjadi masalah, terutama bagi kamu yang rutin latihan di rumah. Kondisi ini biasanya muncul karena konstruksi bench kurang stabil, pemasangan yang tidak tepat, atau perm
01/13/2026T08:34Z
Bench Terasa Goyang Saat Dipakai? Ini Cara Menstabilkannya