Turun Berat Badan Tanpa 'Nge-Gym'? Walking Pad Jawabannya!

sumber gambar: Vadim Zhakupov via iStock
Siapa sangka, alat sekecil itu punya dampak sebesar ini buat program penurunan berat badan? Seringkali, tantangan terbesar saat diet adalah konsistensi dan mencari cara buat bakar kalori tanpa harus terbebani. Di sinilah walking pad masuk dan mengubah permainan.
Banyak dari kita yang terlalu sibuk untuk menyempatkan lari atau nge-gym intensif. Padahal, rahasia defisit kalori—kondisi di mana kalori yang keluar lebih banyak dari yang masuk—bisa dicapai lewat aktivitas low-impact yang rutin. Jalan kaki adalah kuncinya.
Angka Nyata Pembakaran Kalori Santai
sumber gambar: Andranik Hakobyan via iStock
Berjalan kaki, bahkan dengan kecepatan santai (sekitar 3-4 km/jam), sudah berkontribusi besar. Studi menunjukkan, berjalan kaki 5.000 langkah sehari bisa membakar antara 100-200 kalori, tergantung berat badan. Bayangkan kalau langkah ini dilakukan di atas walking pad selama 30-60 menit sambil menonton serial favorit.
-
Jalan Cepat (Brisk Walking): Jika ditingkatkan kecepatannya sedikit (5-6 km/jam), pembakaran kalori bisa mencapai 200-300 kalori per jam! Jumlah ini signifikan jika dilakukan setiap hari.
-
Aktivitas Non-Exercise Thermogenesis (NEAT): Walking pad meningkatkan NEAT, yaitu kalori yang terbakar di luar olahraga terstruktur. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk bergerak daripada duduk, semakin besar defisit kalori harian yang tercipta.
Konsistensi Kalahkan Intensitas (Kadang-kadang)
Sering kali, orang gagal diet karena terlalu fokus pada latihan berat yang menyiksa, yang akhirnya hanya dilakukan sesekali. Walking pad menawarkan solusi: konsistensi yang mudah dipertahankan.
-
Praktis: Tidak perlu keluar rumah, tidak terhalang hujan atau cuaca buruk.
-
Low Impact: Aman untuk sendi, cocok untuk pemula, atau mereka yang sedang pemulihan cedera ringan.
-
Tingkatkan Metabolisme: Rutinitas jalan kaki harian membantu menjaga metabolisme tubuh agar tetap aktif membakar lemak, bahkan saat sedang istirahat.
Jadi, alat ramping ini bukan sekadar tren. Ini adalah investasi praktis untuk membuat rutinitas defisit kalori menjadi lebih menyenangkan, lebih mudah dipertahankan, dan hasilnya lebih cepat terlihat. Mulai dari langkah kecil, tapi konsisten.



