Bakar 400 Kalori Cuma 30 Menit? Rahasia Full-Body di Electric Elliptical!

user avatar
aldea·10/09/2025T07:02Z
点赞
Bakar 400 Kalori Cuma 30 Menit? Rahasia Full-Body di Electric Elliptical!

sumber gambar: Shotpot via pexels

Sudah punya Electric Elliptical Trainer sebagai andalan di home gym? Selamat! Kita sudah memilih salah satu alat olahraga kardio paling efektif dan ramah sendi. Alat ini hebat, apalagi karena memungkinkan latihan full-body.

Namun, seringkali kita melihat pengguna hanya fokus menggerakkan kaki, sementara tangan hanya memegang tiang penyangga. Sayang sekali! Ini seperti membeli mobil sport tapi hanya dipakai di kecepatan rendah.

Untuk mengubah sesi alat gym kita menjadi mesin pembakar kalori yang ganas, kita harus memaksimalkan manfaat full-body dari elliptical trainer elektrik. Ini dia tiga rahasia utamanya:

1. Aktifkan Lengan: Jangan Cuma Pegangan

385173d6-527b-4224-b0e1-a6d57cf9e18f.jpeg

sumber gambar: Andres Ayrton via pexels

Fitur pembeda elliptical dari sepeda statis adalah pegangan yang bergerak. Ini bukan sekadar tempat bersandar, tapi tuas pelatih otot.

Saat mengayun, dorong dan tarik pegangan dengan kekuatan, bukan hanya mengikutinya. Gerakan mendorong akan melatih otot dada dan trisep (belakang lengan), sementara gerakan menarik akan mengaktifkan otot punggung dan bisep (depan lengan). Dengan melibatkan lengan secara aktif, kita langsung mengaktifkan kelompok otot yang lebih besar, yang otomatis meningkatkan detak jantung dan, yang terpenting, meningkatkan pembakaran kalori secara signifikan.

2. Berdiri Tegak dan Lepas Tangan (Sesekali)

Banyak pengguna elliptical cenderung bersandar pada pegangan. Ini adalah kesalahan besar! Bersandar justru mengurangi beban kerja di kaki dan, yang lebih parah, menidurkan otot inti (core).

Coba berdiri tegak, sedikit condong ke depan. Setelah merasa seimbang, lepaskan tangan dari pegangan selama 30-60 detik dan fokuskan berat badan di tengah. Trik ini memaksa otot inti dan otot penstabil tubuh bagian bawah bekerja keras demi menjaga keseimbangan. Kita akan langsung merasakan perut dan punggung bawah on fire. Ini adalah cara ampuh melatih core sambil kardio dengan alat gym kesayangan kita.

3. Eksplorasi Resistensi dan Arah

039eb031-d7cb-4408-97e6-d8020ee1a160.jpeg

sumber gambar: Gustavo Fring via pexels

Keunggulan Electric Elliptical Trainer adalah penyesuaian resistensinya yang presisi dan mudah lewat tombol. Gunakan fitur ini!

  • Variasikan Resistensi: Jangan di level yang sama terus. Terapkan Interval Training: 2 menit intensitas tinggi (resistensi berat, tempo cepat) diselingi 1 menit pemulihan (resistensi ringan, tempo sedang). Ini membakar lemak lebih efisien.

  • Putar ke Belakang: Mesin elliptical memungkinkan gerakan mundur. Gerakan mengayuh ke belakang (pedal terbalik) adalah cara ajaib untuk menargetkan otot paha belakang (hamstring) dan bokong (glutes) yang sering terabaikan saat gerakan maju.

Dengan menerapkan tiga teknik sederhana ini, elliptical trainer di home gym kita akan berubah dari sekadar alat olahraga menjadi mesin pelatihan full-body yang mampu memberikan hasil maksimal tanpa membebani sendi. Selamat berkeringat!

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Foto: jjlim80/istockphotoBench yang terasa goyang saat dipakai sering menjadi masalah, terutama bagi kamu yang rutin latihan di rumah. Kondisi ini biasanya muncul karena konstruksi bench kurang stabil, pemasangan yang tidak tepat, atau perm
01/13/2026T08:34Z
Bench Terasa Goyang Saat Dipakai? Ini Cara Menstabilkannya
Foto: Vinh HN/istockphotoBench sering dianggap sebagai alat gym yang sederhana, padahal fungsinya sangat penting dalam berbagai latihan kekuatan. Banyak orang belum benar-benar paham bench itu apa dan bagaimana cara menggunakannya dengan te
01/13/2026T08:27Z
5 Tips Menggunakan Bench agar Lebih Stabil dan Aman
Foto: Foto: Andrii Sedykh/istockphotoCara memilih raket bulutangkis yang tepat sesuai level dan gaya bermain agar pukulan lebih nyaman, performa meningkat, dan risiko cedera bisa diminimalkan.Memilih raket bulutangkis bukan sekadar soal mer
01/13/2026T08:20Z
7 Cara Memilih Raket Bulutangkis yang Tepat Sesuai Level dan Gaya Bermain