Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Sekolah Rakyat Mengajarkan Siswa Berani Bermimpi dan Tekun Belajar

Sekolah Rakyat Mengajarkan Siswa Berani Bermimpi dan Tekun Belajar
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Pendidikan membuka jalan menuju masa depan

Sekolah Rakyat adalah ruang pendidikan yang membantu anak memperoleh pengetahuan, membangun karakter, dan memperluas peluang untuk menentukan masa depannya. Karena itu, pesan kepada siswanya seharusnya lebih besar daripada sekadar tuntutan meraih nilai: anak perlu percaya bahwa keadaan sekarang tidak membatasi cita-citanya. Di Palangka Raya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan dorongan itu saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 pada Rabu, 28 Oktober 2026. Ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan bekal untuk mengubah masa depan generasi muda dan mempersiapkan pemimpin berikutnya. Penekanan tersebut penting: akses pendidikan baru bermakna jika siswa didorong untuk menggunakannya dengan tekun dan membayangkan kemungkinan yang lebih luas. Motivasi siswa sekolah tidak semestinya berhenti pada kata-kata penyemangat; ia perlu membantu anak melihat belajar sebagai cara nyata membuka pintu kesempatan.

Sekolah Rakyat Mengajarkan Siswa Berani Bermimpi dan Tekun Belajar

Berani bermimpi, lalu membuktikannya lewat usaha

Di hadapan para siswa Palangka Raya, Zainul meminta mereka tidak mengecilkan cita-cita karena latar belakang atau keadaan hidup saat ini. Ia menyebut mereka calon pemimpin daerah maupun nasional dan menegaskan bahwa setiap anak dapat berkembang melalui pendidikan serta kerja keras. Pesan ini kuat karena menempatkan mimpi bukan sebagai angan-angan, melainkan arah yang perlu diperjuangkan. Namun, dorongan untuk mengejar cita-cita juga harus disertai kebiasaan sehari-hari: hadir untuk belajar, tekun berlatih, dan menjaga disiplin. Pangdam mengingatkan siswa agar bersyukur atas fasilitas yang tersedia melalui program Sekolah Rakyat dan memanfaatkannya dengan sungguh-sungguh. “Tugas kalian hanya satu, yaitu belajar, belajar, belajar, dan belajar,” pesannya. Seruan itu merangkum inti semangat belajar siswa: kesempatan pendidikan membuka jalan, sementara kerja keras membantu mereka melangkah.

Disiplin dan tanggung jawab menjadi bekal

Di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menekankan disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar kepada siswa Sekolah Rakyat saat berkunjung pada Kamis. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan membutuhkan kerajinan belajar, sikap optimistis, keberanian bersaing, serta rasa hormat kepada guru, teman, dan lingkungan. Nasihat tersebut melengkapi pesan dari Palangka Raya: mimpi besar perlu ditopang karakter yang membuat seseorang dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Para siswa juga diajak bersyukur atas fasilitas pendidikan gratis, termasuk kebutuhan makan, pakaian, buku, dan perlengkapan belajar. Sebagai dukungan praktis, Kodam IX/Udayana memberikan bantuan sumur bor untuk menunjang ketersediaan air bersih di sekolah dan lingkungannya. Perhatian terhadap kebutuhan dasar seperti ini menunjukkan bahwa semangat belajar tidak tumbuh dari nasihat saja; lingkungan sekolah yang mendukung juga penting.

Pesan yang perlu diteruskan

Dua kunjungan itu menyampaikan satu gagasan yang layak dijaga: pendidikan memberi peluang, tetapi siswa memerlukan ketekunan, disiplin, dan dukungan lingkungan untuk memanfaatkannya. Sekolah bukan hanya tempat mengumpulkan pengetahuan; sekolah juga ruang untuk menumbuhkan kepercayaan diri, karakter, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, keluarga, pendidik, dan pihak yang mendukung sekolah perlu memperkuat pesan yang sama tanpa menjanjikan keberhasilan instan. Di Palangka Raya, Kepala Sekolah Dian Ayu Sinta berharap silaturahmi dan sinergi dengan Pangdam beserta jajaran terus terjalin. Harapan itu memberi arah bagi tindak lanjut: perhatian terhadap pendidikan perlu berkelanjutan, bukan berhenti pada satu kunjungan. Pada akhirnya, mengejar cita-cita berarti mengubah kesempatan belajar menjadi kebiasaan dan usaha. Sekolah Rakyat dapat menjadi pijakan penting, sementara keberanian bermimpi dan kesungguhan belajar menentukan bagaimana siswa melangkah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!