Baru Beli Spinning Bike? Coba 5 Cara Setting Biar Nggak Sakit Pinggang

Ilustrasi spinning bike. Foto: Nattawun/istockphoto
Banyak orang mulai olahraga dengan sepeda statis, tapi sering merasa cepat pegal, lutut sakit, atau punggung jadi kaku. Bukan karena olahraganya salah, tapi pengaturan sepeda statis yang belum pas.
Setting jok, stang, dan jarak tubuh punya pengaruh besar terhadap kenyamanan dan performa. Kalau pengaturannya sudah tepat, tubuh jadi lebih rileks, tenaga tidak cepat habis, dan risiko cedera bisa berkurang.
Langkah Menemukan Setting Sepeda Statis Paling Nyaman
Sebelum mulai, penting untuk tahu bahwa setiap orang punya bentuk tubuh dan panjang kaki yang berbeda. Karena itu, setting sepeda statis harus menyesuaikan dengan postur pribadi. Dengan pengaturan yang benar, kamu bisa gowes lebih lama tanpa merasa tersiksa.
1. Atur Tinggi Jok Sesuai Panjang Kaki
Tinggi jok adalah bagian yang sering paling mempengaruhi kenyamanan. Cara mengeceknya mudah, saat kaki berada di posisi terendah pada pedal, lutut seharusnya sedikit menekuk, bukan lurus sepenuhnya.
Kalau lutut lurus, tekanan ke sendi akan bertambah dan bisa menyebabkan nyeri. Sebaliknya, kalau jok terlalu rendah, paha akan cepat capek dan gerakan jadi terasa berat. Jadi pastikan tinggi jok benar-benar menyesuaikan panjang kaki.
2. Sesuaikan Jarak Jok ke Stang
Banyak orang fokus pada tinggi jok, tapi lupa memperhatikan jaraknya ke stang. Kalau jarak terlalu dekat, punggung akan membungkuk dan bahu cepat pegal.
Kalau terlalu jauh, tangan dan dada jadi tegang. Idealnya, posisi tubuh tetap rileks, dada terbuka, dan bahu tidak menegang. Pastikan ketika memegang stang, siku sedikit menekuk dan tidak kaku.
3. Atur Tinggi Stang Supaya Punggung Tetap Nyaman
Untuk pemula, lebih baik atur stang sedikit lebih tinggi dari jok untuk menjaga postur punggung tetap tegak. Kalau stang terlalu rendah, kamu akan cenderung membungkuk dan menekan bagian pinggang.
Lama-lama bisa timbul rasa pegal bahkan cedera ringan. Untuk yang sudah terbiasa bersepeda atau spinning intens, stang bisa lebih rendah, tapi tetap harus pastikan punggung tidak terlalu menahan beban.
4. Perhatikan Sudut Kaki Saat Mengayuh
Foto: Morsa Images/istockphoto
Selain pengaturan sepeda, cara mengayuh juga penting. Pastikan kaki tidak terlalu menekan bagian depan (ujung jari) saja.
Gunakan seluruh permukaan telapak kaki agar tenaga merata dan otot betis tidak cepat lelah. Posisi pedal juga membantu menjaga aliran gerakan agar tetap stabil dan tidak menyentak.
5. Cek dan Sesuaikan Secara Berkala
Setting pertama biasanya belum langsung jadi yang paling ideal. Cobalah bersepeda 3–5 menit, lalu rasakan bagian tubuh mana yang kurang nyaman.
Dari situ, lakukan penyesuaian kecil. Semakin sering kamu menggunakan sepeda statis, semakin mudah menemukan posisi paling pas untuk tubuhmu.
Rekomendasi Sepeda Statis yang Bisa Kamu Sesuaikan dengan Mudah
Kalau kamu lagi cari sepeda statis yang mudah disetel, punya tingkat resistance yang bisa diatur, dan dilengkapi fitur cek detak jantung, kamu bisa cek MY-HI Sepeda Statis Spinning Bike. Model ini punya pengaturan jok dan stang yang fleksibel, jadi kamu bisa menyesuaikannya dengan postur tubuh sendiri.
Kawankuy mau beli? Langsung ke KuyBeli aja. Di sana kamu bisa lihat rekomendasi produk, klik, dan kamu bakal diarahkan langsung ke tokonya. Praktis banget!
