Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Gangguan Jaringan TKA Diatasi, Gelombang Kedua Lancar

Gangguan Jaringan TKA Diatasi, Gelombang Kedua Lancar
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Gangguan jaringan mengusik pelaksanaan asesmen

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen bagi murid untuk mengukur kemampuan akademik, dan kelancarannya bergantung pada kesiapan sistem serta akses jaringan. Pada pelaksanaan TKA SMA/SMK/MA/MAK, gangguan jaringan pada Selasa, 27 Oktober, berdampak pada sebagian murid di sesi pertama hari kedua. Kendala ini bukan sekadar gangguan teknis: bagi peserta yang terdampak, jadwal ujian dan kepastian kesempatan mengikuti asesmen ikut terganggu. Karena itu, ukuran respons yang baik bukan hanya seberapa cepat masalah dicatat, tetapi juga apakah setiap murid mendapat jalan pemulihan yang jelas. Kemendikdasmen menyatakan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar kendala dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Fokus tersebut penting, tetapi hasil akhirnya harus terlihat pada kepastian yang diterima peserta.

Gangguan Jaringan TKA Diatasi, Gelombang Kedua Lancar

Sesi khusus menjadi jalur pemulihan

Untuk peserta yang mengalami kendala dan memerlukan penjadwalan ulang, Kemendikdasmen menyiapkan sesi khusus TKA pada Jumat, 30 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Kebijakan ini memberi peserta terdampak kesempatan tetap mengikuti asesmen, alih-alih membiarkan masalah jaringan berubah menjadi kerugian akademik. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Toni Toharudin menyebut koordinasi serta pemantauan dilakukan bersama pihak terkait. Langkah pemulihan ini patut dinilai dari prinsip yang ditegaskan penyelenggara: objektivitas, kejujuran, dan keadilan bagi seluruh murid. Sesi susulan dapat membantu menjaga prinsip tersebut, asalkan peserta memperoleh informasi jadwal dan tindak lanjut yang pasti. Dengan demikian, respons bukan berhenti pada pengakuan bahwa gangguan terjadi, melainkan memberi solusi nyata kepada murid yang terkena dampaknya.

Gelombang kedua dimulai tanpa kendala

Perkembangan berikutnya memberi gambaran berbeda. Hari pertama TKA gelombang kedua pada 2 November dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala, setelah gelombang pertama pekan sebelumnya sempat mengalami masalah hingga perlu asesmen ulang. Di Bojonegoro, kepala sekolah melaporkan peserta hadir dan pelaksanaan berjalan baik; di SMKN 1 Kasiman, 206 siswa kelas 12 mengikuti ujian yang dibagi menjadi tiga sesi per hari. Perbedaan ini penting: gelombang pertama menuntut pemulihan bagi peserta terdampak, sedangkan awal gelombang kedua menunjukkan penyelenggaraan dapat berjalan tertib. Namun, satu hari yang lancar belum cukup untuk menyatakan seluruh risiko selesai. Pelaksanaan gelombang kedua dijadwalkan berlangsung hingga 5 November, sehingga kesiapan dan pemantauan tetap perlu dipertahankan selama rangkaian ujian.

Evaluasi harus menjaga kepastian peserta

Kelancaran gelombang kedua sebaiknya dibaca sebagai kemajuan, bukan alasan untuk mengendurkan kesiapan. Pelaksana daerah meminta sekolah memeriksa perangkat, aplikasi, jaringan internet, kelistrikan, serta kesiapan proktor, teknisi, dan pengawas; jalur koordinasi dengan tim teknis juga perlu dipastikan berfungsi. Sekolah diminta menyiapkan koneksi dan perangkat cadangan, mencatat kejadian serta peserta terdampak, lalu segera berkoordinasi jika masalah berasal dari layanan pusat. Pendekatan ini melengkapi sesi khusus yang disiapkan sebelumnya: satu menyediakan kesempatan pengganti, sementara yang lain berupaya mencegah gangguan dan mempercepat penanganan pada gelombang berikutnya. Kesimpulannya, pelaksanaan TKA SMA baru layak disebut adil bila kelancaran teknis berjalan beriringan dengan kepastian tindak lanjut bagi setiap peserta. Pemulihan yang jelas dan pencegahan yang disiplin harus menjadi satu standar.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!