Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Teardown iPhone Lipat Mengarah ke Engsel, tetapi Belum Membuktikan Penyebab Retak

Teardown iPhone Lipat Mengarah ke Engsel, tetapi Belum Membuktikan Penyebab Retak
Minat|Menguasai Ponsel Anda

Engsel menjadi tersangka, bukan vonis

Kerusakan layar iPhone lipat adalah retakan atau bercak pada panel dalam yang mungkin berkaitan dengan tekanan mekanis di sekitar engsel, tetapi penyebab pastinya belum ditetapkan. Dugaan itu kini mendapat perhatian setelah iFixit dan YouTuber CuriousHagi sama-sama mengarahkan kecurigaan pada engsel iPhone Duo, meski hasil pembongkaran mereka tidak sama. Perbedaan itu penting: kesamaan arah kecurigaan bukan bukti bahwa kedua teardown menemukan kerusakan yang sama, apalagi bahwa semua layar retak karena satu cacat tertentu. iFixit mengajukan dua kemungkinan mekanis dan secara tegas tidak menyebutnya diagnosis. CuriousHagi, sebaliknya, menemukan komponen patah setelah menguji perangkat secara ekstrem. Karena itu, kesimpulan paling masuk akal saat ini adalah bahwa engsel layak diteliti lebih lanjut—bukan bahwa akar masalahnya sudah terungkap.

Dua pembongkaran, dua petunjuk berbeda

iFixit menyoroti dua kemungkinan. Pelindung layar bagian dalam diduga dapat menekan panel ketika ponsel terlipat, sementara rel lengkung yang memandu gerakan engsel berada lebih tinggi daripada komponen di sekitarnya. Jika rel tidak bergerak sebagaimana mestinya, layar mungkin ikut menerima tekanan. Namun, iFixit menyebut keduanya sebagai kemungkinan, bukan diagnosis pasti. Lembaga itu juga mendapati debu halus dapat masuk ke mekanisme meski perangkat memiliki sertifikasi IP68; jumlahnya lebih sedikit daripada pada ponsel lipat pesaing yang diuji. CuriousHagi mengambil pendekatan berbeda: setelah engsel terpapar debu dan ponsel ditekuk ke arah sebaliknya, perangkat tak lagi menutup rapat dan layar dalam menunjukkan bercak putih besar. Pembongkaran kemudian menemukan tautan engsel tengah patah pada takik kecil, di lokasi yang sama dengan awal retakan layar. Ini petunjuk yang menarik, tetapi muncul setelah uji ekstrem, bukan pemakaian normal. Temuan itu belum membuktikan kerusakan serupa terjadi pada perangkat konsumen.

Bagian dalam rumit, perbaikan tidak merata

Pembongkaran perangkat memberi konteks mengapa hubungan antara engsel dan panel sulit dipastikan. Teardown iPhone lipat yang dilakukan teknisi beberapa hari setelah peluncuran memperlihatkan arsitektur yang berbeda dari iPhone biasa: dua baterai ditempatkan di masing-masing sisi, berkapasitas 2.962 mAh dan 1.921 mAh, dengan total 4.883 mAh. Papan utama yang ringkas menempatkan chip A20 Pro berdekatan dengan RAM 12 GB, sementara papan sekunder menghubungkan kedua sisi melalui kabel fleksibel. Sebagian komponen relatif mudah diakses—port USB-C modular ditahan sekrup dan kamera belakang dapat dilepas tanpa membongkar seluruh struktur. Sebaliknya, layar iPhone lipat bagian dalam sulit dijangkau: teknisi harus melepas panel belakang dan layar luar terlebih dahulu. Panel OLED menggunakan banyak perekat dan terhubung dengan kabel pita tipis yang juga mendukung kamera swafoto di bawah layar. Kompleksitas itu membuat pemeriksaan maupun perbaikan panel berisiko lebih rumit.

Teardown iPhone Lipat Mengarah ke Engsel, tetapi Belum Membuktikan Penyebab Retak

Bukti belum cukup untuk menunjuk satu komponen

Engsel iPhone Duo sendiri terdiri atas lebih dari 100 komponen yang dipasok sejumlah perusahaan, menurut Apple. Kerumitan ini membuat penyebab sulit ditudingkan pada satu bagian atau pemasok. Fine M-Tec, yang disebut sebagai pemasok pelat engsel, menyatakan masalah kualitas yang dilaporkan bukan berasal dari komponen yang dipasoknya, tetapi pernyataan itu tidak menyebut Apple ataupun iPhone Duo secara langsung. Bagi pemilik, bukti yang tersedia lebih mendukung kehati-hatian daripada kepanikan. Apple menyarankan membaca panduan penggunaan engsel, melepas casing atau pelindung layar pihak ketiga, serta memeriksa debu di sepanjang engsel. Saran praktis tersebut tidak mengonfirmasi penyebab retak, tetapi masuk akal selama hubungan antara tekanan layar, rel engsel, debu, dan kerusakan komponen belum dipastikan. Dua teardown telah mengungkap titik yang patut diperiksa, bukan putusan final. Sampai ada bukti dari kerusakan dalam pemakaian biasa, dugaan bahwa engsel memicu retak harus tetap diperlakukan sebagai hipotesis.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!