Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Mitoni hingga Menjaga Kondisi: Dua Wajah Kehamilan Selebriti

Dari Mitoni hingga Menjaga Kondisi: Dua Wajah Kehamilan Selebriti
Minat|Pengetahuan Parenting

Dua cara menyambut trimester akhir

Kehamilan tujuh bulan adalah fase ketika calon orang tua memasuki penghujung masa kehamilan, dengan pengalaman fisik dan cara merayakannya yang dapat berbeda pada setiap keluarga. Perbedaan itu terlihat pada Maudy Ayunda dan Brisia Jodie: yang satu menandai momen dengan tradisi keluarga, sementara yang lain menceritakan perubahan kondisi tubuhnya. Maudy membagikan suasana mitoni pada Senin, 3 November 2026, dalam perayaan tertutup bersama keluarga dan sahabat dekat. Acara tujuh bulanan itu menjadi ungkapan syukur Maudy dan Jesse Choi menjelang kelahiran anak pertama mereka. Sebaliknya, kisah Jodie memberi perhatian pada keseharian memasuki bulan ketujuh: ia mengaku mulai gampang lelah, meski perjalanan kehamilannya sejauh ini tidak disertai mual. Kedua cerita ini bukan ukuran untuk membandingkan siapa yang lebih siap. Justru, keduanya menunjukkan bahwa momen menjelang kelahiran bisa dimaknai melalui tradisi maupun dengan mengenali kebutuhan tubuh.

Mitoni sebagai perayaan keluarga

Pilihan Maudy menggelar mitoni secara intim terasa selaras dengan sifat perayaan itu: bukan tontonan besar, melainkan ruang syukur bagi keluarga dekat menjelang hadirnya anak pertama. Jesse Choi mendampinginya sepanjang prosesi dan ikut mengguyurkan air kembang saat siraman, bagian dari tradisi Jawa yang menyertai acara tersebut. Nuansa adat juga tampak pada kebaya kutubaru ungu lilac, kain jumputan yang dikenakan sebagai dodotan, serta sanggul dengan roncean melati. Detail ini membuat acara tujuh bulanan Maudy terasa personal tanpa kehilangan akar tradisinya. Ada nilai yang lebih menarik daripada busananya: keluarga memilih memberi makna pada masa menunggu melalui ritual bersama. Maudy sebelumnya mengumumkan kehamilan anak pertamanya lewat Instagram pada 19 Oktober 2026, dengan membagikan foto USG dan potret baby bump. Mitoni kemudian menjadi penanda lanjutan dalam perjalanan yang ia bagikan kepada publik.

Jodie menyoroti sinyal tubuh

Cerita Brisia Jodie memperlihatkan sisi yang lebih praktis dari kehamilan trimester akhir. Ia mengatakan tidak mengalami mual sejak awal dan tidak merasakan perubahan suasana hati berlebihan, tetapi memasuki usia tujuh bulan mulai gampang lelah. Ia juga menyebut asam lambung bisa terasa ketika kecapekan atau terlambat makan. Pengalamannya mengingatkan bahwa kehamilan yang terasa santai pada satu tahap tidak berarti kondisi tubuh akan selalu sama. Jodie menggambarkan dirinya tetap bisa makan beragam makanan, namun perubahan energi tetap menjadi bagian dari kisahnya. Jonathan Alden menyebut Jodie kini makin dijaga saat usia kandungan membesar dan memastikan kondisinya baik. Dibandingkan perayaan mitoni Maudy, cerita Jodie tidak berpusat pada prosesi, melainkan pada penyesuaian sehari-hari. Keduanya sama-sama penting: ritual memberi ruang bagi rasa syukur, sedangkan perhatian pada kondisi tubuh membantu pasangan merespons kebutuhan yang berubah.

Dari Mitoni hingga Menjaga Kondisi: Dua Wajah Kehamilan Selebriti

Makna yang berbeda, tujuan yang sama

Perbedaan pengalaman Maudy dan Jodie sebaiknya dibaca sebagai dua potret personal, bukan sebagai pola yang harus diikuti semua calon ibu. Maudy memilih merayakan kehamilan tujuh bulan dengan keluarga dan tradisi Jawa; Jodie lebih banyak mengungkap perubahan yang ia rasakan saat memasuki usia kandungan yang sama. Keduanya menunjukkan bahwa masa menjelang kelahiran bukan hanya soal acara atau kabar bahagia, tetapi juga tentang cara pasangan memberi perhatian pada fase yang sedang dijalani. Mitoni Maudy menegaskan pentingnya kebersamaan dan rasa syukur, sedangkan pengalaman Jodie menyoroti perlunya peka terhadap tubuh yang mulai mudah lelah. Tidak ada satu bentuk persiapan yang lebih sah daripada yang lain. Kesimpulannya, nilai dari kedua kisah ini terletak pada pilihan yang sesuai bagi masing-masing keluarga: merawat makna tradisi, mendengarkan kondisi diri, atau menggabungkan keduanya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!