Retak sebelum pemilik sempat menikmati perangkat
Layar iPhone lipat adalah panel internal fleksibel yang harus berulang kali menekuk mengikuti engsel, sehingga ketahanannya bergantung pada rancangan dan ketepatan komponen mekanis. Karena itu, kerusakan setelah pemakaian singkat bukan sekadar insiden kecil: ia menguji janji daya tahan sebuah perangkat premium. Seorang pengguna Reddit bernama chimchambam mengatakan telah memesan iPhone Duo melalui Verizon pada 16 Oktober; sekitar tiga jam setelah mulai menggunakannya, layar internal ponsel itu rusak. Pemilik tersebut menyebut kerusakan terjadi ketika ia membuka perangkat seperti biasa, setelah merasakan hambatan dan mendengar bunyi klik. Cerita itu belum membuktikan adanya cacat produksi, tetapi cukup untuk menuntut pemeriksaan yang transparan. Bagi pembeli ponsel lipat, kepercayaan tidak hanya dibangun oleh desain yang menarik, melainkan juga oleh kemampuan perangkat bertahan dalam penggunaan normal.

Penolakan garansi menyisakan tanda tanya
Menurut pemiliknya, Apple menolak menangani kerusakan melalui garansi iPhone Duo setelah pemeriksaan menyimpulkan perangkat menunjukkan tanda-tanda pernah terjatuh. Perbedaan antara keterangan pengguna dan hasil pemeriksaan menjadi inti persoalan: pemilik mengatakan layar rusak saat dibuka secara normal, sedangkan penilaian teknisi mengarah pada benturan. Informasi independen yang tersedia belum cukup untuk memastikan penyebabnya, sehingga tidak adil menyebut kasus ini sebagai bukti pasti cacat desain ataupun kesalahan layanan. Namun, keputusan menolak garansi tanpa penjelasan yang dapat dipahami konsumen berisiko memperburuk kekecewaan, terutama ketika perangkat baru dipakai beberapa jam. Laporan juga menyebut adanya tawaran paket asuransi retroaktif, tetapi syarat dan kelayakannya tidak dijelaskan. Dalam situasi seperti ini, Apple seharusnya memberi dasar pemeriksaan yang terang dan jalur peninjauan yang masuk akal, bukan membiarkan pelanggan menebak-nebak.

Engsel dan panel lipat perlu pembuktian
Kasus tunggal tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa engsel iPhone Duo bermasalah, tetapi laporan kerusakan serupa membuat pertanyaan tentang daya tahan layak ditanggapi serius. Sejak perangkat dirilis pada 23 Oktober, disebut ada sekitar sepuluh laporan individual mengenai layar internal yang retak, dengan sebagian keluhan menggambarkan retakan sepanjang engsel dan garis piksel putih. Salah satu teori teknis yang beredar adalah kemungkinan ketidaksejajaran saat perakitan membuat engsel menekan lapisan fleksibel ketika perangkat dibuka atau dilipat. Itu masih berupa dugaan, bukan kesimpulan pemeriksaan menyeluruh. Justru karena layar lipat dan engsel bekerja sebagai satu sistem, Apple perlu menjelaskan apakah laporan-laporan tersebut berkaitan atau hanya insiden terpisah. Tanpa data yang lebih lengkap, konsumen hanya bisa menilai berdasarkan pengalaman yang beredar—situasi yang tidak seharusnya menjadi dasar utama untuk membeli perangkat mahal.
Biaya perbaikan memperbesar risiko pemilik
Jika klaim garansi ditolak, biaya ganti layar dapat menjadi beban besar bagi pemilik ponsel lipat. Sumber menyebut penggantian layar di luar garansi dapat mencapai $999, sementara penggantian yang memenuhi perlindungan AppleCare+ tercantum sebesar $99. Angka tersebut menunjukkan mengapa keputusan garansi harus disertai alasan yang jelas: kerusakan pada panel lipat dapat membuat kepemilikan perangkat terasa jauh lebih berisiko daripada ponsel biasa. Untuk sementara, pengguna disarankan berhenti membuka dan menutup perangkat jika menemukan engsel yang kaku, bunyi tidak wajar, atau garis terang pada area engsel, lalu meminta pemeriksaan pusat layanan resmi. Apple belum memberikan komentar resmi mengenai masalah ini. Kesimpulannya, kasus ini belum membuktikan kelemahan desain, tetapi sudah menegaskan bahwa daya tahan engsel dan konsistensi layanan purna jual sama pentingnya. Apple perlu memberi penjelasan terbuka agar calon pemilik dapat menilai risiko dengan informasi yang memadai.







