Pemeriksaan yang dinanti untuk menjawab tuduhan
Pemeriksaan terdakwa adalah tahap persidangan ketika seorang terdakwa memberikan keterangan di hadapan hakim, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pembelaan atas perkara yang dihadapinya. Bagi Richard Lee, agenda ini menjadi kesempatan penting untuk memaparkan versinya dalam perkara terkait laporan Doktif.
Richard dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tangerang pada Kamis, 29 Oktober 2026, dalam perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Kuasa hukumnya, Faizal Hafied, menyebut agenda itu sebagai momen yang telah lama dinantikan karena Richard bisa menjelaskan duduk perkara dan memberikan pembelaan. Ia diharapkan menjawab pertanyaan dari tim penasihat hukum, jaksa penuntut umum, dan majelis hakim.
Kesempatan berbicara di persidangan penting, tetapi hasilnya tetap bergantung pada keterangan dan bukti yang dinilai majelis hakim. Karena itu, pemeriksaan ini bukan sekadar panggung untuk membantah tuduhan: ia menjadi bagian dari proses hukum yang harus diuji secara terbuka.

Tiga hari tiga malam mempelajari berkas
Richard mengaku menghabiskan tiga hari tiga malam untuk mempelajari kembali berkas perkara dengan pendampingan tim kuasa hukumnya. Ia menyebut harus membuka dan mengulik dokumen lama, sebuah persiapan yang menurutnya menguras waktu dan tenaga.
“Saya sudah tiga hari tiga malam belajar, dipandu oleh tim kuasa hukum saya juga,” ujar Richard saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang pada Kamis, 29 Oktober 2026. Faizal mengatakan persiapan itu diperlukan agar kliennya dapat menguraikan fakta hukum secara runtut di persidangan.
Kerja keras menelaah berkas dapat membantu Richard mengingat kronologi dan menanggapi pertanyaan dengan lebih terarah, tetapi persiapan intensif saja tidak membuktikan benar atau salahnya tuduhan. Yang menentukan adalah apakah keterangannya konsisten dan didukung bukti. Richard menyatakan siap mengikuti sidang dan meminta doa, sementara perkaranya masih bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang hingga akhir Oktober 2026.

Kondisi kesehatan ikut menjadi perhatian
Persiapan persidangan berlangsung di tengah perhatian terhadap kondisi kesehatan Richard. Ia sebelumnya memperoleh penangguhan penahanan setelah permohonannya dikabulkan majelis hakim; keputusan itu memungkinkan dirinya menjalani pengobatan di luar tahanan setelah kondisi kesehatannya dilaporkan menurun.
Faizal berharap keadaan Richard tetap stabil dan menyampaikan bahwa kondisi psikologisnya mulai membaik. Ia juga menggambarkan Richard dalam suasana hati yang baik. Namun, keterangan tersebut merupakan gambaran dari kuasa hukum, bukan penilaian medis terperinci. Menjaga kesehatan tetap penting agar Richard dapat menjalani proses persidangan dengan baik.
Perkara ini berawal dari ulasan laboratorium Dokter Detektif yang menuding produk kecantikan Richard melakukan klaim bahan berlebihan, tidak steril, dan dikemas ulang secara ilegal; tuduhan itu masih harus diuji dalam proses hukum. Kesimpulannya, persiapan belajar dan perhatian pada kesehatan sama-sama penting, tetapi keduanya tidak menggantikan pembuktian. Pemeriksaan terdakwa menjadi kesempatan bagi Richard untuk menyampaikan keterangannya, sementara putusan tetap berada di tangan majelis hakim.






