Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ribuan Anak PAUD Berkumpul untuk Gerak Bersama

Ribuan Anak PAUD Berkumpul untuk Gerak Bersama
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Gerak Bersama: Ketika Aktivitas PAUD Menjadi Ruang Belajar Kolektif

Gerak bersama anak PAUD adalah aktivitas PAUD bersama yang menggabungkan permainan, gerak fisik anak usia dini, dan edukasi kesehatan sebagai pengalaman belajar kolaboratif yang dirancang terstruktur, menyenangkan, dan aman, sehingga anak dapat mengembangkan kemampuan motorik, sosial, dan emosionalnya sambil bermain aktif dalam kelompok besar yang inklusif dan penuh dukungan orang dewasa di sekeliling mereka. Dalam beberapa pekan terakhir, konsep ini terlihat nyata lewat rangkaian event komunitas PAUD berskala besar yang melibatkan Himpaudi, pemerintah daerah, brand, dan orang tua. Lebih dari 2.500 anak usia kelompok bermain berkumpul di satu GOR untuk menari, bergerak, dan merayakan ulang tahun Himpaudi dengan cara yang jauh dari layar gawai dan dekat dengan lantai, musik, serta tawa bersama. Momentum seperti ini layak dibaca bukan sekadar sebagai acara seremonial, tetapi sebagai pernyataan sikap kolektif: anak usia dini membutuhkan ruang gerak, bukan hanya layar.

Ribuan Anak PAUD Berkumpul untuk Gerak Bersama

Ribuan Anak Menari: Energi Komunitas dan Pesan Anti Gadget

Di GOR Serbaguna Sidoarjo, 2.559 anak usia kelompok bermain hadir dalam perayaan HUT ke-21 Himpaudi Sidoarjo, menjadikan ruangan itu lautan warna, kostum lucu, dan koreografi sederhana yang diikuti dengan penuh semangat. Bunda PAUD dr Sriatun Subandi tidak sekadar hadir sebagai pejabat; ia turun langsung menari, bermain, dan menyapa satu per satu guru serta orang tua. Gestur ini penting: ia menunjukkan bahwa gerak fisik anak usia dini bukan urusan sekolah saja, melainkan komitmen keluarga dan pemerintah. Di tengah keceriaan, Sriatun menyampaikan pesan tegas tentang bahaya gadget bagi anak usia dini, mengingatkan bahwa gawai tidak boleh menjadi “alat penenang” saat anak rewel tanpa pendampingan karena mereka belum bisa memilah konten sesuai usia. Di sini, tumbuh kembang melalui bermain diposisikan sebagai alternatif sehat yang konkret: lantai GOR lebih menyehatkan daripada layar ponsel.

Ribuan Anak PAUD Berkumpul untuk Gerak Bersama

Gerak Cermat: Bukti Kolaborasi Sehat Antar Brand dan Pendidik PAUD

Di kota lain, semangat yang sama hadir lewat kegiatan Gerak Cermat Frisian Flag bersama Himpaudi, yang mengajak anak-anak PAUD merayakan kemerdekaan melalui aktivitas bermain, bergerak, dan belajar bersama. Surabaya hanyalah satu titik dari rangkaian lima kota—Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Kabupaten Malang—yang secara total melibatkan lebih dari 10.000 anak PAUD. Menurut Ketua Himpaudi Kota Surabaya, Widyani Kusumayanti, kolaborasi berbagai pihak penting untuk membangun kebiasaan sehat sejak dini. Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, menilai ketika anak berani tampil, mengikuti gerakan bersama, bekerja sama dengan teman, dan bergembira, mereka sedang belajar banyak hal sekaligus. Pernyataan ini sebenarnya menggarisbawahi satu hal: gerak fisik anak usia dini yang terstruktur adalah investasi karakter. Brand susu hadir bukan sebagai pengganti peran pendidik, tetapi sebagai mitra yang melengkapi dengan edukasi gizi dan dukungan nutrisi. Anak belajar bahwa tubuh yang kuat lahir dari bergerak aktif dan makan bergizi, bukan dari duduk diam menatap layar.

Tumbuh Kembang Melalui Bermain: Dari Lantai GOR ke Ruang Keluarga

Pesan tersembunyi dari rangkaian event komunitas PAUD ini sesungguhnya sederhana: waktu belajar terbaik anak adalah saat mereka bermain. Sayangnya, kebiasaan di rumah kerap bertolak belakang; banyak orang tua mengandalkan gadget sebagai pengalih perhatian, padahal Himpaudi dan Bunda PAUD sudah mengingatkan agar penggunaan gawai didampingi dan dibatasi durasinya. Aktivitas PAUD bersama yang mengutamakan gerak, seperti menari massal, permainan berkelompok, dan gerak cermat, seharusnya menjadi inspirasi untuk pola asuh di rumah. Tumbuh kembang melalui bermain bukan slogan; ia menuntut keberanian orang tua mematikan televisi dan ponsel, lalu ikut duduk di lantai, menggambar, berlari kecil di halaman, atau menari mengikuti lagu sederhana. Ketika anak terbiasa berinteraksi dengan manusia, bukan layar, mereka belajar komunikasi, empati, dan disiplin lebih efektif daripada tutorial animasi.

Gerak Fisik Kolaboratif sebagai Ekosistem Belajar Inklusif

Dalam dua acara besar ini, terlihat jelas bahwa gerak fisik anak usia dini menjadi titik temu banyak kepentingan: kesehatan, pendidikan, dan kebijakan publik. Bunda PAUD Sidoarjo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha untuk membangun ekosistem PAUD yang kokoh. Di Surabaya, pemerintah kota menyatakan akan terus mendorong kebiasaan berolahraga serta makan sehat dan bergizi bagi anak, sambil mengapresiasi kolaborasi dengan dunia usaha dan pendidik. Kolaborasi antara brand, organisasi PAUD, dan komunitas lokal membuka ruang pembelajaran yang inklusif: anak dari berbagai latar belakang bisa merasakan pengalaman yang sama—menari, bermain, dan belajar tentang tubuhnya. Kesimpulannya, jika kita serius ingin melindungi generasi awal dari ketergantungan gadget, solusi terbaik bukan sekadar larangan, melainkan menyediakan alternatif yang jauh lebih menarik: ruang gerak kolektif yang hangat, aman, dan penuh dukungan orang dewasa.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!