Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ribuan Anak PAUD Bergerak Aktif, Komunitas Ikut Tumbuh Sehat

Ribuan Anak PAUD Bergerak Aktif, Komunitas Ikut Tumbuh Sehat
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Aktivitas fisik PAUD: lebih dari sekadar bermain bersama

Aktivitas fisik PAUD adalah rangkaian gerak terencana seperti senam, tari, permainan kelompok, dan latihan gerak dasar yang dirancang khusus untuk anak usia dini guna membantu tumbuh kembang, membentuk kebiasaan sehat, sekaligus menanamkan rasa gembira saat bergerak dalam lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Dalam dua gelaran besar di Sidoarjo dan Surabaya, definisi ini hidup dalam wujud konkret: GOR Serbaguna Sidoarjo berubah menjadi ruang bermain bagi 2.559 anak kelompok bermain yang merayakan HUT ke-21 HIMPAUDI Sidoarjo, sementara di Surabaya, anak-anak PAUD diajak merayakan kemerdekaan melalui kegiatan Gerak Cermat Frisian Flag yang memadukan aktivitas bermain, bergerak, dan belajar bersama. Dua momentum ini menegaskan satu pesan tajam: anak usia dini berhak atas panggung besar untuk bergerak, bukan hanya duduk diam menatap layar.

Ribuan anak, satu ritme: kekuatan event gerak bersama anak

Ketika 2.559 anak PAUD berkumpul dalam satu event gerak bersama yang terstruktur di GOR Serbaguna Sidoarjo, suasana ruang olahraga berubah total menjadi lautan energi positif dan tawa anak-anak. Event gerak bersama anak seperti ini bukan hiasan kalender, melainkan pernyataan sikap: masa kecil layak diisi dengan aktivitas fisik PAUD yang terarah, bukan pasrah pada hiburan pasif. Di sisi lain, Surabaya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di lima kota—Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Kabupaten Malang—yang secara total melibatkan lebih dari 10.000 anak PAUD dalam aktivitas bermain dan bergerak bersama. Partisipasi massal ini menghadirkan efek domino: anak lebih berani bergerak karena melihat ribuan teman sebaya menikmati aktivitas yang sama, sementara guru dan orang tua melihat bukti nyata bahwa gerak aktif dapat dikemas sebagai perayaan yang menyenangkan.

Dari tari sampai pesan tentang gawai: hiburan yang mendidik

Perayaan HUT ke-21 HIMPAUDI Sidoarjo tidak berhenti pada keriuhan panggung; ia menjadi contoh bagaimana hiburan dan edukasi kesehatan anak usia dini bisa berjalan beriringan. Bunda PAUD Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, turun langsung menari dan bermain bersama anak-anak, menjadikan gerak sebagai bahasa kasih sayang yang mudah dipahami peserta. Namun di sela keceriaan itu, ia menyentil persoalan yang sering diabaikan: kedekatan anak dengan gawai. Ia mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan perangkat elektronik sebagai pengganti pendampingan, menekankan pentingnya membatasi durasi penggunaan gawai dan tetap berada di sisi anak saat perangkat digunakan. Di sinilah nilai tambah event semacam ini: anak mendapatkan pengalaman motorik yang kaya, sementara orang tua pulang membawa pesan jelas tentang batas penggunaan gadget dan pentingnya hadir secara fisik, bukan hanya menghadiahkan layar.

Perkembangan motorik anak lahir dari kebiasaan, bukan kebetulan

Tumbuh kembang dan kesehatan anak usia dini tidak akan optimal jika hanya diserahkan pada buku kerja dan lembar tugas. Perkembangan motorik anak membutuhkan pengalaman gerak berulang, lingkungan yang aman, dan orang dewasa yang mau terlibat. Dalam kegiatan Gerak Cermat Frisian Flag di Surabaya, Senior Brand Manager FFI menegaskan bahwa tumbuh kembang anak yang optimal tidak hanya ditentukan pemenuhan nutrisi, tetapi juga kesempatan untuk aktif bergerak setiap hari. Sementara itu, peringatan HUT HIMPAUDI Sidoarjo diingatkan sebagai momentum untuk menegaskan lagi pentingnya lingkungan pendidikan yang mampu membangun tumbuh kembang anak secara optimal. Pendidikan anak usia dini perlu berkesinambungan antara rumah dan sekolah, agar pembentukan karakter, kecerdasan, serta akhlak berkembang seimbang. Artinya, aktivitas fisik PAUD tidak boleh berhenti di GOR atau lapangan; ia harus berlanjut ke ruang tamu dan halaman rumah.

Sinergi brand, HIMPAUDI, dan pemerintah: ekosistem gerak yang adil diakses

Kisah di Surabaya dan Sidoarjo membuktikan satu hal: akses terhadap aktivitas fisik PAUD yang berkualitas lahir dari kolaborasi, bukan kerja individu. Di Surabaya, Frisian Flag Indonesia bekerja bersama HIMPAUDI Kota Surabaya mengajak anak-anak PAUD merayakan kemerdekaan lewat kegiatan Gerak Cermat Frisian Flag yang memadukan bermain, bergerak, dan belajar bersama. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pendidik, keluarga, dan dunia usaha dalam membangun kebiasaan baik sejak usia dini. Di Sidoarjo, Bunda PAUD mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha demi ekosistem PAUD yang kokoh. Kolaborasi ini tidak boleh berhenti pada seremoni; ia perlu diterjemahkan menjadi program rutin aktivitas fisik, event gerak bersama anak di berbagai kecamatan, dan kebijakan yang memberi ruang bagi guru PAUD untuk terus inovatif menggerakkan kelasnya. Jika ribuan anak bisa bergerak serempak hari ini, tugas orang dewasa adalah memastikan ritme itu tidak padam besok.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!