Desain mobil melangkah ke panggung fashion
Leopard Aesthetics LEPAS adalah pendekatan desain yang memadukan tampilan kuat dengan sentuhan elegan, lalu membawa karakter otomotif itu ke fashion sebagai cara untuk mengekspresikan identitas dan gaya hidup modern. Di Jakarta Fashion Week (JFW) 2027, LEPAS menghubungkan dua ranah yang sering dianggap terpisah, tetapi sama-sama berbicara melalui bentuk, detail, dan karakter. Semangat Drive Your Elegance menjadi benang merahnya: desain kendaraan tidak berhenti pada tampilan, melainkan dapat menjadi bahasa gaya personal. Langkah ini terasa lebih menarik daripada sekadar menempatkan mobil di acara mode karena memberi audiens cara berbeda untuk membaca identitas merek. Melalui kolaborasi otomotif fashion, LEPAS mengajak publik melihat bagaimana estetika yang lahir dari kendaraan dapat ditafsirkan ulang dalam busana.

Dua label, dua tafsir karakter
Kolaborasi Danjyo Hiyoji OTHMAN memberi pendekatan ini ruang untuk berkembang lewat karakter yang berbeda. Danjyo Hiyoji dikenal dengan busana kontemporer yang ekspresif, sementara OTHMAN membawa gaya busana pria dengan pendekatan modern. Perbedaan tersebut penting: jika kedua label hanya mengulang satu gambaran tentang keanggunan, gagasan Leopard Aesthetics akan terasa sebagai slogan. Sebaliknya, permainan siluet, material, proporsi, dan detail membuka kemungkinan bagi masing-masing label untuk mengolah identitasnya sendiri. Dalam fashion, karakter tampak dari potongan dan bahan; dalam otomotif, ia hadir melalui bentuk dan proporsi kendaraan. Persinggungan itu membuat desain terasa sebagai pengalaman, bukan sekadar hiasan. LEPAS pun dapat memperkenalkan perspektifnya kepada audiens yang tertarik pada estetika dan gaya hidup urban, tanpa mengharuskan mereka memulai percakapan dari spesifikasi kendaraan.
Dari filosofi desain ke pengalaman berkendara
Fashion dapat memperluas cara masyarakat memahami desain otomotif LEPAS, tetapi gagasan itu akan lebih kuat ketika bertemu produk nyata. LEPAS L8 PHEV menampilkan karakter elegan dan berkelas, dengan kenyamanan yang ditujukan bagi kebutuhan profesional maupun keluarga modern. LEPAS E4 EV mengambil arah lebih dinamis dan ekspresif untuk mobilitas perkotaan yang aktif. Keduanya memperlihatkan bahwa satu bahasa desain bisa diterjemahkan berbeda sesuai karakter dan kebutuhan pengguna. Bagi calon pengunjung, pameran di PIM 3, Pondok Indah Mall, Jakarta, pada 26 Oktober hingga 1 November 2026 menjadi kesempatan untuk melihat kedua model dan mengenal filosofi Drive Your Elegance secara langsung. Dengan demikian, hubungan antara busana, kendaraan, dan gaya hidup tidak hanya berhenti sebagai konsep panggung.

Fashion sebagai perluasan, bukan tempelan
Nilai utama partisipasi LEPAS di Jakarta Fashion Week bukan pada klaim bahwa mobil dan busana adalah hal yang sama, melainkan pada cara desain menjadi titik temu untuk membahas karakter. Kolaborasi ini memperluas interaksi merek dengan masyarakat yang menyukai kreativitas dan gaya hidup modern, sekaligus menguji apakah identitas otomotif dapat tetap terbaca ketika berpindah medium. Jawabannya bergantung pada kekuatan penerjemahan: detail dan siluet perlu membawa semangat Leopard and Passion tanpa membuat busana terasa seperti materi promosi. Jika keseimbangan itu tercapai, fashion menjadi medium yang efektif untuk membuka tafsir baru atas desain kendaraan. Jika tidak, kolaborasi berisiko hanya menjadi latar acara. Untuk saat ini, kerja bersama Danjyo Hiyoji dan OTHMAN menawarkan kerangka yang menarik: elegansi bukan satu bentuk baku, melainkan karakter yang dapat hadir dalam beragam ekspresi.






