Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Guru Mancanegara Membawa Budaya Dunia ke Ruang Kelas

Guru Mancanegara Membawa Budaya Dunia ke Ruang Kelas
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Belajar lintas budaya sejak dini

Pembelajaran lintas budaya adalah proses mengenal tradisi, bahasa, kebiasaan, dan cara hidup masyarakat lain melalui interaksi yang mendorong pemahaman serta penghargaan terhadap perbedaan. Pendekatan ini penting karena wawasan global tidak tumbuh dari hafalan semata, melainkan dari kesempatan mendengar dan bertanya langsung. Pada 28–29 Oktober 2026, SDII Al Abidin Yogyakarta mengadakan kegiatan Cross Culture Understanding sebagai bagian dari Cambridge Class Program untuk mengenalkan keberagaman kepada siswa. Kegiatan tersebut memberi makna konkret pada pelajaran tentang dunia: siswa berhadapan dengan orang yang membawa pengalaman budaya berbeda, bukan hanya membaca deskripsi di buku. Untuk anak usia sekolah, pengalaman semacam ini dapat menjadi pijakan awal membangun sikap terbuka dan kemampuan berkomunikasi lintas budaya.

Empat pengajar, beragam sudut pandang

Kegiatan itu menghadirkan empat guru tamu: Madu dari Pakistan, Oisha dari Tajikistan, Momoka dari Jepang, dan Fahmida dari Bangladesh. Mereka mengajak siswa mengenal tradisi, bahasa, kebiasaan, serta kehidupan masyarakat di negara masing-masing. Inilah bentuk budaya dunia di sekolah yang lebih bernilai daripada sekadar menampilkan simbol atau mengenalkan nama negara: siswa mendapat ruang untuk bertanya dan mendengar cerita langsung. Dalam sesi interaktif, mereka berdiskusi dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Cara belajar ini mengubah perbedaan dari konsep yang jauh menjadi percakapan yang bisa diikuti. Sekaligus, bahasa Inggris menjadi alat untuk bertukar pikiran, bukan tujuan yang berdiri sendiri. Kualitas pengalaman lintas budaya tampak dari keterlibatan siswa, bukan hanya dari banyaknya informasi yang disampaikan.

Dari rasa ingin tahu menuju sikap menghargai

Kepala SDII Al Abidin Yogyakarta, Kartika Desi Purwanti, menyampaikan bahwa interaksi dengan pengajar mancanegara diharapkan membuat siswa lebih percaya diri berkomunikasi, memperluas pengetahuan, dan mampu menghargai perbedaan budaya. Harapan itu penting, sebab keberanian berbicara tumbuh ketika siswa mendapat kesempatan berlatih dalam suasana yang mendukung. Namun, manfaat yang lebih panjang adalah belajar mendengarkan tanpa buru-buru menilai. Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong toleransi, keterbukaan, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan yang beragam. Dengan demikian, wawasan global siswa bukan hanya soal mengetahui kehidupan di tempat lain, tetapi juga memahami bahwa kebiasaan yang berbeda layak dipelajari dan dihormati. Pengalaman semacam ini memberi bekal sosial yang tidak kalah penting dari kemampuan akademik.

Pengalaman global yang seharusnya menjadi bagian belajar

Cross Culture Understanding menunjukkan bahwa sekolah dapat menghubungkan pembelajaran di kelas dengan pengalaman global tanpa menjadikan budaya lain sekadar tontonan. Nilai utamanya ada pada perjumpaan: siswa bertanya, mendengar, mencoba berkomunikasi, lalu membandingkan perspektif dengan rasa ingin tahu. Pendekatan ini patut dipandang sebagai bagian penting pendidikan, sebab hidup dalam masyarakat yang beragam menuntut lebih dari kemampuan bahasa; siswa juga perlu sikap terbuka dan kemampuan beradaptasi. Kegiatan SDII Al Abidin Yogyakarta memberi contoh bagaimana pembelajaran lintas budaya dapat membangun bekal tersebut sejak dini. Kesimpulannya, mengenalkan budaya dunia secara langsung bukan pelengkap yang bersifat seremonial. Jika dirancang sebagai dialog yang melibatkan siswa, kegiatan seperti ini dapat memperkuat kepercayaan diri, memperluas wawasan, dan menumbuhkan penghargaan terhadap perbedaan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!