Fashion x Mobilitas: Definisi Baru Premium Lifestyle
Kolaborasi LEPAS Jakarta Fashion Week adalah kemitraan strategis antara merek kendaraan premium bertenaga baru dan platform pekan mode yang bertujuan menyatukan desain otomotif dengan estetika busana kontemporer, sehingga mobil dan pakaian bersama-sama membentuk satu bahasa gaya hidup holistik yang menyasar konsumen urban modern. Kemitraan resmi LEPAS dengan Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 diluncurkan dalam pameran otomotif GIIAS 2026, bukan sebagai gimmick musiman, melainkan pernyataan sikap tentang bagaimana mobilitas harus dibaca sebagai bagian dari lifestyle, bukan sekadar alat pindah dari titik A ke B. Langkah ini mempertegas posisi LEPAS sebagai Premium Lifestyle New Energy Vehicle Brand yang melihat desain sebagai medium ekspresi identitas, karakter, dan rasa percaya diri pemilik kendaraan, selevel dengan cara orang memakai koleksi fashion favorit mereka.
Runway di Booth Mobil: Konvergensi Dua Industri Kreatif
Panggung peragaan busana di dalam paviliun eksklusif LEPAS di GIIAS 2026 menjadi simbol paling jelas dari kolaborasi fashion mobilitas. Para model berjalan di atas runway booth LEPAS dengan karya desainer Othman dan jenama Danjyo Hiyoji, mengenakan busana yang modern, kontemporer, namun tetap elegan—karakter yang sengaja diposisikan sebagai cerminan konsumen LEPAS. Tema busana kekinian tersebut dirancang untuk mewakili kaum urban yang melihat kendaraan elektrifikasi sebagai media berekspresi, bukan lagi benda utilitarian tanpa makna. Di sini, mobil tampil bukan hanya dengan spesifikasi teknis, tetapi sebagai bagian dari narasi visual: siluet bodi, material interior, dan permainan cahaya booth diperlakukan layaknya elemen styling dalam sebuah show. Konvergensi ini menunjukkan bahwa fashion dan mobilitas sudah berbagi panggung yang sama sebagai medium untuk mengekspresikan nilai dan gaya hidup masyarakat modern.
Teknologi, Desain, dan Pengalaman: Isi Nyata Konsep Premium
Kolaborasi ini tidak berhenti di level estetika; isi teknologinya harus sejalan dengan klaim "premium lifestyle". LEPAS memperkenalkan Battery Electric Vehicle pertama, LEPAS E4 EV, dengan harga Rp 339 juta (OTR Jakarta), dibangun di atas LEX Intelligent New Energy Platform. Baterai 67 kWh dan sistem motor listrik terintegrasi dengan efisiensi hingga 90,8% memberi jarak tempuh lebih dari 600 kilometer, sementara DC fast charging 130 kW memungkinkan pengisian daya 80% dalam sekitar 20 menit. Ketahanan bodi terhadap genangan air sampai 525 milimeter menambah rasa percaya diri pemilik saat menghadapi kondisi jalan beragam. Di sisi lain, LEPAS L8 PHEV dibanderol Rp 589 juta, menawarkan perpaduan mesin bensin dan motor listrik dengan daya jelajah hingga 1.300 kilometer, plus mode listrik murni untuk jarak 100 kilometer. Teknologi seperti ini membuat premium tidak berhenti pada tampilan, tetapi menyentuh kenyamanan dan ketenangan pikiran pengguna sehari-hari.
Ekosistem Lifestyle Terintegrasi: Peluang Baru untuk Brand
Dalam perspektif tren lifestyle trend Indonesia, langkah LEPAS x Jakarta Fashion Week patut dibaca sebagai upaya membangun ekosistem gaya hidup terintegrasi, bukan sekadar kolaborasi lintas logo. Dengan menyatukan runway fashion dan booth mobil dalam satu pengalaman, brand mobilitas masuk ke ruang percakapan yang sebelumnya hanya dikuasai fashion: identitas diri, narasi estetika, dan aspirasi sosial. Di sisi lain, Jakarta Fashion Week mendapat medium baru untuk menampilkan karya desainer dalam konteks mobilitas modern—bagaimana pakaian bergerak, berinteraksi dengan interior kendaraan, dan memproyeksikan citra pemilik mobil. "Premium bagi kami bukan sekadar tentang kualitas produk, tetapi tentang pengalaman yang mampu membangun hubungan emosional dengan penggunanya," ujar Chairman JFW, Svida Alisjahbana. Pernyataan ini merangkum peluang besar bagi brand lain: menjangkau audiens yang tertarik pada gaya hidup terintegrasi dengan menawarkan pengalaman lintas kategori, bukan produk tunggal.
Konsumen Urban dan Masa Depan Bahasa Gaya Mobilitas
Bagi konsumen urban, tren menggabungkan estetika kendaraan dengan fashion statement semakin relevan karena kehidupan sehari-hari mereka sarat kurasi: dari feed media sosial hingga pilihan kendaraan di garasi. Fashion dan mobilitas telah berkembang menjadi medium untuk mengekspresikan karakter dan nilai; memiliki mobil elektrifikasi dengan desain elegan kini setara dengan memakai koleksi designer piece di acara penting. Kolaborasi LEPAS Jakarta Fashion Week di GIIAS 2026 mengirim pesan jelas: gaya hidup berkelanjutan tidak harus mengorbankan estetika, dan teknologi cerdas bisa tampil selaras dengan imajinasi kreatif desainer. Jika tren ini berlanjut, kita mungkin akan melihat semakin banyak brand mobil bekerja sama dengan perancang mode untuk menciptakan trim, warna, dan aksesori yang dipikirkan seperti capsule collection. Kesimpulannya, ketika fashion dan mobilitas bersatu, yang tercipta bukan sekadar produk lebih cantik, tetapi bahasa gaya baru yang membingkai cara kita bergerak dan tampil di ruang publik.






