Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota
Minat|Asia Tenggara

Operasi Masif Pemkab: Penertiban Ruang Publik yang Mengubah Peta Jalan

Operasi masif pembongkaran bangunan liar Sidoarjo adalah rangkaian tindakan terencana pemerintah daerah untuk merobohkan struktur ilegal di sepanjang frontage road strategis, dengan tujuan mengembalikan fungsi ruang publik, mengurai kemacetan, dan menata ulang wajah kota agar lebih tertib, aman, dan layak digunakan pengguna jalan sehari-hari. Di koridor Waru–Gedangan–Buduran, Pemkab mengerahkan 600 personel gabungan untuk meratakan 67 bangunan liar di frontage road pada Rabu, 21 Oktober 2026. Langkah ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi pernyataan politik ruang: jalan bukan lagi boleh diperlakukan sebagai perpanjangan teras toko. Dengan dua ekskavator yang bekerja simultan, pesan yang disampaikan jelas—kepentingan publik di atas kepentingan individu yang mengokupasi bahu jalan tanpa izin.

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota

Dari Waru ke Gedangan: Konsistensi atau Sekadar Aksi Sesaat?

Operasi ini bukan tembakan pertama. Sebelumnya, 32 bangunan liar di sekitar frontage road Gedangan juga dibongkar petugas gabungan pada hari yang sama, Rabu 21 Oktober 2026. Di titik ini, pola mulai terlihat: penertiban ruang publik dilakukan bertahap, dimulai dari Waru, berlanjut ke Gedangan, dan direncanakan menyentuh segmen Buduran dalam dua pekan berikutnya. Dari pendataan awal, lebih dari 100 bangunan masuk rencana penertiban, namun target menyusut menjadi 32 karena sebagian pemilik memilih membongkar sendiri dan sebagian lain berdiri di atas lahan privat bersertifikat. Ini menunjukkan Pemkab tidak membabi buta. Ada garis tegas antara pembongkaran struktur ilegal dan penghormatan terhadap hak pemilik lahan SHM, yang penataannya dipilih melalui dialog, bukan ekskavator.

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota

Kemacetan, Parkir Liar, dan Harga Mahal dari Pembiaran

Inti persoalan bangunan liar Sidoarjo di frontage road adalah pembiaran fungsi jalan berubah menjadi deretan kios dan area parkir liar. Kepala Satpol PP menegaskan, keberadaan puluhan bangunan liar di sepanjang jalur itu selama ini menjadi salah satu pemicu utama kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas. Bahu jalan yang seharusnya menjadi ruang aman darurat berubah menjadi kantong parkir dan area bongkar muat. Akibatnya, pengendara terpaksa melawan arus atau menyalip di ruang sempit—resep klasik kecelakaan. Tujuan penertiban ini jelas: agar frontage road yang dibangun Pemkab bisa dimanfaatkan optimal untuk mengurai kemacetan, bukan dikapling segelintir pelaku usaha. Jika jalur Waru–Buduran bersih, arus Surabaya–Sidoarjo diharapkan mengalir lebih lancar dan aman bagi pengguna harian.

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota

Antara Ketegasan, Keadilan, dan Sentuhan Humanis

Operasi masif Pemkab ini memperlihatkan kombinasi ketegasan dan kompromi. Di satu sisi, 600 personel lintas instansi—dari TNI, kepolisian, PT KAI, PLN, hingga dinas teknis—diturunkan untuk mengeksekusi pembongkaran struktur ilegal tanpa ruang tawar-menawar di aset negara dan daerah. Di sisi lain, sekitar 50 bangunan di lahan bersertifikat hak milik tidak dibongkar paksa; penanganannya ditempuh lewat koordinasi dan dialog lanjutan. Sikap legislatif yang menyatakan tidak akan menerima pengaduan pembela bangunan liar memperkuat pesan bahwa era toleransi terhadap pelanggaran ruang publik sudah selesai. Namun, seruan agar petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis mengingatkan bahwa di balik setiap bangunan yang rubuh ada keluarga dan mata pencaharian yang perlu difasilitasi transisinya, bukan diabaikan.

67 Bangunan Liar Dibongkar: Taruhan Besar Sidoarjo Atur Ulang Ruang Kota

Apa Berikutnya: Dari Pembongkaran ke Penataan Berkelanjutan

Pembongkaran hanyalah bab pertama. Setelah pembersihan, Pemkab berencana melanjutkan dengan penataan kawasan dan penghijauan di sepanjang frontage road. Jika konsisten, ini bisa mengubah koridor Waru–Gedangan–Buduran menjadi etalase tata ruang kota yang lebih tertib, bukan sekadar jalan alternatif. Pemerintah juga sudah menegaskan aturan bagi pemilik lahan SHM: lahan mereka tidak disentuh, tetapi area depan dilarang keras dipakai berjualan atau parkir hingga memakan badan jalan. Di Gedangan, bangunan di lahan SHM akan diatur melalui dialog, bukan pemaksaan sepihak. Kuncinya sekarang ada pada pengawasan jangka panjang. Tanpa patroli rutin dan sanksi tegas, bangunan liar baru akan tumbuh lagi. Operasi masif Pemkab hanya akan bermakna jika diikuti budaya tertib ruang publik, baik dari pemerintah maupun warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!