Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Truk ODOL dan Kerusakan Jalan: Bengkulu Desak Kepatuhan

Truk ODOL dan Kerusakan Jalan: Bengkulu Desak Kepatuhan
Minat|Asia Tenggara

ODOL membebani jalan dan penggunanya

Truk ODOL adalah kendaraan yang melampaui ketentuan dimensi atau kapasitas muatan, sehingga beban yang dibawanya tidak sesuai dengan kemampuan jalan yang dilalui. Di Bengkulu, Pemprov menyoroti truk angkutan batu bara, tandan buah segar (TBS) sawit, dan minyak sawit mentah (CPO) yang tetap melintas dengan muatan berlebih. Peringatan ini bukan soal administrasi belaka: kendaraan berat berisiko membahayakan pengguna jalan lain dan mempercepat kerusakan infrastruktur. Karena itu, penindakan perlu dipandang sebagai perlindungan bagi masyarakat, bukan sekadar hambatan bagi kegiatan usaha. Jalan yang rusak berarti perjalanan makin sulit dan hasil perbaikan publik tak bertahan lama. Persoalan truk ODOL Bengkulu menunjukkan bahwa memperbaiki jalan tanpa mengendalikan beban kendaraan sama saja membiarkan kerusakan berulang.

Truk ODOL dan Kerusakan Jalan: Bengkulu Desak Kepatuhan

Selisih tonase menjelaskan kerusakan berulang

Kesenjangan antara kemampuan jalan dan beban kendaraan membuat kerusakan jalan Bengkulu sulit ditangani hanya dengan pekerjaan fisik. Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menyebut batas tonase pada jalan nasional yang menjadi perhatian sekitar 12 ton, sedangkan kendaraan yang melintas dapat mencapai 25–26 ton. Beban sebesar itu membantu menjelaskan mengapa ruas yang sudah diperbaiki dapat kembali rusak. Tejo juga mengatakan kendaraan tambang dan perkebunan semestinya membangun jalan sendiri, tetapi pada kenyataannya masih menggunakan jalan yang tersedia dan tonasenya sulit dikontrol. Artinya, perbaikan tanpa pengawasan muatan hanya menangani gejala, bukan penyebab. Masyarakat menanggung dampaknya melalui jalan yang cepat memburuk, sementara kendaraan yang melebihi kapasitas terus melintas.

Peringatan Dishub harus diikuti kepatuhan

Pada Selasa, 27 Oktober 2026, Kepala Dishub Provinsi Bengkulu Hendri memperingatkan perusahaan angkutan batu bara dan hasil perkebunan dalam rapat koordinasi pemegang IUP dan IUJP di kantor Dishub. Ia menegaskan bahwa perusahaan dan operator wajib mematuhi aturan dimensi, muatan, serta kelas jalan. Pesannya tepat, tetapi peringatan saja tidak cukup bila kendaraan tetap membawa muatan truk berlebih tanpa pengendalian yang konsisten. Pemprov dan Kementerian PU disebut telah beberapa kali menggelar rapat serta razia, sementara pengawasan tonase masih menjadi tantangan. Perusahaan harus memastikan kendaraan sesuai kapasitas sebelum berangkat, dan penegakan aturan perlu menjangkau operasi sehari-hari. Angkutan batu bara dan komoditas sawit penting bagi kegiatan ekonomi, tetapi manfaatnya tidak seharusnya dibayar dengan risiko keselamatan dan jalan publik yang cepat rusak.

Menjaga jalan perlu pengawasan bersama

Perbaikan pada titik jalan rusak berat, pekerjaan beton di sejumlah kawasan, serta penanganan darurat longsor di jalur Bengkulu–Mukomuko tetap diperlukan. Namun, pekerjaan itu akan cepat kehilangan manfaat jika truk bermuatan berlebih dibiarkan mengulangi pola yang sama. PUPR Bengkulu mengimbau masyarakat ikut mengawasi kendaraan yang melintas, sementara koordinasi lintas instansi mendorong perusahaan tambang dan operator angkutan hasil perkebunan menaati aturan. Pengawasan publik bukan pengganti tugas aparat, melainkan dorongan agar pelanggaran lebih mudah diketahui dan ditindak. Kesimpulannya, menjaga jalan bukan hanya urusan memperbaiki permukaan aspal: kapasitas kendaraan harus dihormati, pengawasan harus berjalan, dan perusahaan perlu bertanggung jawab atas muatannya. Tanpa itu, kerusakan akan berulang dan pengguna jalan terus menanggung akibatnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!