Format panjang untuk kebutuhan kreator
Features adalah fitur uji Instagram yang memungkinkan kreator mengunggah video berformat horizontal dengan durasi hingga 90 menit, sehingga episode panjang dapat dibagikan langsung di platform. Instagram menguji fitur ini pada akhir Oktober 2026, setelah lebih dulu mencobanya bersama kreator di Brasil. Langkah ini menandai upaya Instagram memperluas peran videonya di tengah persaingan platform media sosial. Batas 90 menit memberi ruang bagi format yang tidak cocok dipadatkan menjadi unggahan singkat, terutama siniar dan percakapan panjang. Namun, angka tersebut adalah batas kemampuan fitur, bukan tanda bahwa semua pengguna sudah dapat memakainya. Untuk saat ini, aksesnya masih terbatas pada pembuat konten terpilih di Amerika Serikat. Karena itu, video Instagram panjang melalui Features lebih tepat dipandang sebagai eksperimen terarah daripada perubahan yang sudah tersedia bagi semua akun.

Horizontal dan berdurasi panjang: pilihan format yang berbeda
Daya tarik fitur ini bukan semata-mata durasinya, melainkan kombinasi durasi panjang dan orientasi horizontal. Video horizontal Instagram hingga 90 menit memberi kreator pilihan untuk menayangkan materi yang memerlukan konteks dan alur utuh, alih-alih hanya mengandalkan potongan pendek. Bagi podcaster, format ini membuka kemungkinan membagikan episode penuh maupun klip yang lebih panjang tanpa memecah seluruh materi menjadi unggahan singkat. Adam Mosseri menyebut pembuat siniar sebagai sasaran utama format tersebut. Ini pilihan yang masuk akal: kreator dapat membawa konten berdurasi panjang ke Instagram, sementara penonton tetap menemukan video melalui pengalaman penelusuran yang sudah dikenal. Meski begitu, fitur ini tidak berarti seluruh jenis video Instagram atau seluruh kreator otomatis memperoleh batas durasi baru. Perubahan pada durasi video Instagram masih terikat pada pengujian Features.
Pratinjau menjadi pintu masuk penonton
Dalam pengujian awal, video panjang ditampilkan sebagai pratinjau klip singkat di tab Explore. Penonton yang ingin melihat versi utuh dapat mengetuk tombol “Tonton video selengkapnya” pada pratinjau tersebut. Pola ini memberi dua fungsi: klip pendek membantu menarik perhatian, sedangkan tombol itu menjadi jalur menuju tayangan lengkap. Bagi kreator, pendekatan tersebut berpotensi mempertemukan materi panjang dengan pengguna yang sedang menjelajah, tanpa mengharuskan penonton langsung berkomitmen pada satu episode penuh. Namun, keberhasilan format ini tetap bergantung pada apakah pratinjau cukup menarik untuk mendorong orang melanjutkan menonton. Belum ada dasar untuk menganggap fitur ini membawa alat distribusi tambahan atau menjamin jangkauan lebih luas. Nilai praktisnya saat ini lebih sederhana: menyediakan cara untuk menemukan dan membuka video panjang di dalam Instagram.
Peluang nyata, tetapi belum untuk semua kreator
Bagi kreator siniar yang terpilih dalam pengujian, Features dapat mengurangi kebutuhan mengarahkan audiens ke tempat lain hanya untuk menonton episode penuh. Kreator juga bisa mempertimbangkan klip yang lebih panjang sebagai materi pengantar atau bagian mandiri, sesuai isi programnya. Namun, peluang tersebut belum berlaku luas: Instagram masih membatasi pengujian kepada kreator terpilih di Amerika Serikat setelah uji coba sebelumnya di Brasil. Rencana yang dilaporkan adalah memulai peluncuran melalui aplikasi seluler sebelum memperluasnya ke aplikasi Instagram untuk perangkat televisi. Perusahaan memperkirakan akses bagi seluruh pengguna di Amerika Serikat dapat diperluas pada akhir tahun itu atau awal tahun berikutnya. Jadwal tersebut merupakan perkiraan, bukan kepastian ketersediaan global. Kreator di luar kelompok uji sebaiknya melihat Features sebagai kemungkinan format mendatang, bukan sebagai opsi yang sudah siap digunakan.
Kesimpulan: perubahan penting, dengan batas yang jelas
Features menawarkan jawaban yang cukup jelas bagi kreator yang ingin mengunggah video horizontal berdurasi hingga 90 menit: Instagram sedang menguji ruang untuk konten yang lebih panjang, terutama siniar. Batas durasi itu memperluas pilihan format, sementara pratinjau di Explore menyediakan jalur bagi penonton untuk menemukan tayangan penuh. Meski demikian, nilai fitur ini belum bisa dinilai dari angka durasi saja. Akses yang terbatas membuat dampaknya terhadap kreator secara luas masih belum pasti, dan rencana perluasan belum sama dengan ketersediaan umum. Untuk saat ini, Features adalah sinyal bahwa Instagram ingin menampung konten berdurasi panjang, bukan alasan untuk menganggap kebiasaan menonton atau aturan unggah semua pengguna telah berubah. Kreator sebaiknya mencermati perkembangan uji coba sebelum merancang strategi berdasarkan fitur tersebut.






