Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Instagram Features: Video 90 Menit Tantang Pola Tonton

Instagram Features: Video 90 Menit Tantang Pola Tonton
Minat|Aplikasi Ponsel

Dari cuplikan Reels ke video utuh

Features adalah format video horizontal Instagram berdurasi hingga 90 menit yang dirancang agar pengguna dapat menonton podcast dan konten panjang tanpa meninggalkan aplikasi. Uji coba terbatasnya kini menyasar sejumlah kreator terpilih di Amerika Serikat, setelah lebih dahulu dicoba bersama kreator di Brasil. Fitur video Instagram 90 menit ini menandai perubahan ambisi: Instagram tak lagi hanya ingin menjadi tempat orang menemukan potongan menarik, tetapi juga tempat mereka menyimak tayangan lengkap. Format Instagram Features podcast memberi ruang untuk episode penuh maupun klip berdurasi lebih panjang, alih-alih memaksa kreator mengandalkan rangkaian unggahan pendek. Langkah ini masuk akal karena cuplikan singkat dapat memancing rasa ingin tahu, tetapi tidak selalu memberi ruang untuk percakapan atau cerita yang utuh. Tantangannya adalah membujuk pengguna yang terbiasa menggulir cepat agar bersedia tinggal lebih lama. Features menyediakan formatnya; kualitas rekomendasi dan pengalaman menonton akan menentukan apakah kebiasaan itu berubah.

Instagram Features: Video 90 Menit Tantang Pola Tonton

Reels menjadi pintu masuk, bukan tujuan akhir

Alur menonton dibuat sederhana: klip video panjang Instagram Reels dapat ditautkan ke versi lengkap, lalu penonton menekan tombol “Watch full video” untuk melanjutkan di aplikasi yang sama. Klip yang tampil di tab Explore dengan demikian berfungsi sebagai pengantar, bukan pengganti episode utuh. Bagi pengguna, keuntungannya jelas: tidak perlu berpindah aplikasi atau mencari ulang judul podcast setelah menemukan cuplikannya. Bagi kreator, Reels dapat menjadi saluran penemuan audiens sekaligus pengarah ke konten berdurasi panjang. Ini strategi distribusi yang lebih berguna daripada sekadar menambah batas durasi unggahan. Namun, tautan ant format saja tidak menjamin orang akan menonton sampai selesai. Instagram perlu memastikan pengguna mudah menemukan video penuh dan nyaman menontonnya. Pada tahap awal, Features tersedia melalui aplikasi seluler; dukungan Instagram for TV direncanakan menyusul, tetapi belum hadir dalam uji coba ini.

Instagram Features: Video 90 Menit Tantang Pola Tonton

Persaingan bukan sekadar soal durasi

Dengan Features, Instagram memperluas layanan videonya untuk bersaing dengan YouTube, yang telah menjadi tujuan bagi podcast video, wawancara, komedi, dan tayangan panjang. Keunggulan Instagram adalah basis penonton Reels dan jalur langsung dari klip ke episode penuh. Akan tetapi, merebut waktu tonton bukan perkara menambahkan tombol baru. Instagram pernah memperkenalkan IGTV pada 2018 sebagai wadah video berdurasi lebih panjang, tetapi produk itu tidak berhasil membangun daya tarik yang cukup kuat sebagai layanan tersendiri. Pengalaman tersebut seharusnya menjadi pengingat: kreator dan penonton membutuhkan alasan berulang untuk kembali, bukan hanya format baru. Monetisasi juga ikut menentukan pilihan distribusi. YouTube menawarkan pembagian 55% dari pendapatan iklan tertentu kepada kreator yang memenuhi persyaratan programnya. Instagram belum mengumumkan skema pembagian pendapatan khusus Features. Karena itu, persaingannya belum bisa dinilai dari durasi saja: kemudahan penemuan perlu dibarengi aturan komersial yang terang dan menarik bagi kreator.

Peluang iklan ada, kepastian pendapatan belum

Instagram sedang menjajaki kerja sama komersial dengan kreator peserta uji coba. Kreator yang sudah memiliki kesepakatan iklan juga dapat menempatkan materi komersial dalam video panjangnya. Ini membuka ruang bagi kreator konten Instagram untuk memonetisasi podcast melalui format yang lebih utuh, tetapi belum berarti ada sumber penghasilan baru yang terjamin. Platform belum menjelaskan skema pembagian pendapatan iklan Features maupun besaran penghasilan kreator. Selain itu, tidak ada kewajiban eksklusif dalam informasi yang tersedia, sehingga kreator masih dapat mendistribusikan konten yang sama di layanan lain. Bagi kreator lokal, sikap paling masuk akal adalah melihat Features sebagai kanal tambahan jika kelak tersedia, bukan menggantungkan strategi pada janji pendapatan yang belum dirinci. Untuk sekarang, uji coba masih terbatas. Instagram memperkirakan format ini akan diperluas ke seluruh pengguna di Amerika Serikat pada akhir tahun ini atau awal tahun depan; jadwal untuk pasar lain belum dipastikan. Kesimpulannya, Features punya potensi memperpanjang perjalanan penonton dari Reels ke podcast, tetapi keberhasilan komersialnya akan bergantung pada jangkauan, kebiasaan menonton, dan kejelasan monetisasi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!