Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Pertolongan Pertama hingga Aksi Kemanusiaan, PMR Belajar Melayani

Dari Pertolongan Pertama hingga Aksi Kemanusiaan, PMR Belajar Melayani
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Belajar melayani dimulai dari pengalaman

PMR sekolah adalah wadah bagi siswa untuk mengenal nilai kemanusiaan dan belajar membantu sesama melalui pengetahuan serta pengalaman kepalangmerahan. Karena itu, kunjungan ke markas PMI bukan sekadar perjalanan keluar kelas: kegiatan semacam ini menghubungkan pelajaran dengan layanan nyata yang dibutuhkan masyarakat. Anggota PMR SDN Kalibaru 01 mengikuti eduwisata di Markas PMI Jakarta Utara pada 29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas wawasan siswa tentang kepalangmerahan, pelayanan kemanusiaan, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana. Bagi anak usia sekolah dasar, melihat langsung peran organisasi kemanusiaan dapat membuat gagasan seperti peduli dan menolong terasa lebih dekat daripada sekadar istilah dalam materi pelajaran.

Dari nilai kepedulian menuju keterampilan

Kunjungan siswa SDN Kalibaru 01 menekankan pengenalan: mereka mendapat materi mengenai penanggulangan bencana, kesehatan diri, dan kesehatan lingkungan. Pengalaman langsung di markas PMI memberi konteks pada pembelajaran itu, sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk bertanya dan mengamati layanan kemanusiaan. Langkah awal seperti ini penting karena kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis, tetapi juga pada kebiasaan memperhatikan orang lain. Guru pembina Fetty Chotimah berharap pengalaman tersebut menumbuhkan semangat mengikuti PMR dan kepedulian sosial. PMI Jakarta Utara juga berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan siswa di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ukuran keberhasilannya bukan seberapa banyak istilah yang diingat, melainkan apakah anak mulai memahami bahwa menjaga kesehatan dan membantu sesama adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.

Siswa SMA diajak memahami respons darurat

Pada 3 November 2026, siswa PMR SMA Negeri 72 Jakarta mengikuti edukasi kepalangmerahan di markas PMI yang sama. Materinya mencakup layanan kemanusiaan, ambulans, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan bencana. Dibandingkan pengenalan yang diterima siswa SD, pembahasan untuk kelompok SMA lebih menonjolkan pemahaman praktis tentang respons terhadap keadaan darurat. Peserta Chelsy Rasqi Detullah menyebut praktik langsung membantu siswa memahami materi. PMI berharap mereka mengembangkan keterampilan pertolongan pertama dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan. Penanganan bencana dan pertolongan pertama memang bukan bekal untuk menggantikan tenaga profesional, tetapi pengenalan yang tepat dapat membantu siswa memahami tindakan awal dan pentingnya kesiapan sebelum bantuan datang.

Dari Pertolongan Pertama hingga Aksi Kemanusiaan, PMR Belajar Melayani

Tahapan belajar yang memperluas manfaat

Kedua kunjungan memperlihatkan pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi: siswa SD diajak mengenal nilai kemanusiaan, kesehatan, dan kepedulian; siswa SMA mendapat pengenalan lebih terarah pada keterampilan pertolongan pertama serta kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pembelajaran kepalangmerahan akan lebih bermakna bila perkembangan ini berlanjut, dari memahami alasan untuk menolong hingga mengetahui cara merespons dengan aman. Materi juga membuat layanan PMI lebih mudah dipahami sebagai bagian dari kehidupan warga. PMI Jakarta Utara menyediakan ambulans medis dan ambulans jenazah gratis bagi masyarakat di DKI Jakarta, serta layanan klinik kesehatan gratis di Jakarta Utara. Edukasi kemanusiaan di sekolah pada akhirnya perlu berujung pada kepedulian yang bisa dipraktikkan: mengenali kebutuhan sekitar, menjaga kesiapan, dan membantu dengan cara yang sesuai kemampuan.

Intinya, kegiatan PMR di SD dan SMA bukan pengulangan materi yang sama, melainkan tahap belajar yang dapat membangun kepedulian sekaligus kesiapsiagaan. Jika pengetahuan dari kunjungan diterapkan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, pengalaman di markas PMI akan melampaui agenda eduwisata dan menjadi bekal untuk melayani sesama.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!