Verdict Singkat: Tablet murah Rp3 juta yang terasa serius
Infinix XPad Edge adalah tablet layar besar ultra slim dengan panel 13,2 inci 2.4K, refresh rate tinggi, dan chipset Snapdragon yang dirancang untuk mendukung produktivitas, belajar, hiburan, dan gaming kasual dalam satu perangkat serbaguna. Di kelas tablet murah Rp3 juta, XPad Edge terasa seperti langkah agresif: desain metal tipis, bobot sekitar 588 gram, layar 90Hz yang halus, dan paket penjualan yang sudah menyertakan keyboard fisik. Dari pengalaman penggunaan, perangkat ini paling masuk akal untuk pelajar, pekerja kreatif ringan, dan pengguna kantoran yang butuh tablet multitasking dengan rasa “setengah laptop” tanpa biaya premium. Namun, kompromi tetap ada: performa gamingnya lebih cocok untuk pemain kasual, bukan pemburu frame rate tinggi, dan ukuran layar 13,2 inci bisa terasa terlalu besar bagi yang terbiasa dengan tablet 10 inci.

Desain dan layar: Ultra slim mewah dengan panel 90Hz 13,2 inci
XPad Edge mengadopsi desain unibody berbahan metal yang tipis dan ringan, dengan bobot sekitar 588 gram sehingga mudah dibawa ke ruang kerja, kampus, atau saat perjalanan jauh tanpa cepat membuat tangan pegal. Desainnya yang mewah, tipis, dan kokoh juga membuatnya cukup percaya diri dibawa nongkrong di coffee shop atau dibentang di depan kelas saat presentasi. Panel 13,2 inci 2.4K Eye Protection Display menawarkan tampilan tajam dan luas, memberi ruang kerja yang lapang untuk dokumen, timeline video, hingga kanvas gambar, sekaligus klaim proteksi mata untuk mengurangi kelelahan saat dipakai lama. Refresh rate 90Hz pada tablet layar 90Hz ini membuat animasi, transisi menu, dan scrolling media sosial terasa mulus dan menyenangkan, sesuatu yang masih jarang di segmen tablet gaming budget kelas menengah.
| Infinix XPad Edge spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Ukuran layar | 13,2 inci 2.4K Eye Protection Display |
| Refresh rate | 90Hz |
| Material dan bodi | Unibody metal, ultra slim |
| Bobot | Sekitar 588 gram |
| Chipset | Snapdragon 685 |
| RAM | 8 GB |
Performa dan multitasking: Snapdragon 685 untuk kerja dan gaming kasual
Di balik tampilan mewah, Infinix XPad Edge mengandalkan Snapdragon 685 yang dipasangkan dengan RAM 8 GB. Chipset tangguh di kelasnya ini memberi cukup tenaga untuk membuka beberapa aplikasi produktivitas sekaligus, berpindah dari dokumen, browser, hingga aplikasi komunikasi tanpa drama lag berarti. Fitur multitasking canggih seperti split screen, parallel windows, dan drag and drop membuat pengalaman kerja mendekati PC: dua atau tiga aplikasi bisa berjalan berdampingan, cocok untuk menulis sambil referensi, belajar sambil nonton video, atau mengelola spreadsheet sambil chat. Sebagai tablet gaming budget, XPad Edge terasa paling nyaman untuk pemain game kasual: judul-judul populer ringan bisa dilahap sambil tetap membuka aplikasi lain di latar belakang, meski gamer kompetitif mungkin akan mendapati batasan pada setting grafis atau kestabilan frame rate dibanding perangkat gaming kelas atas.
Konektivitas, aksesori, dan nilai jual: Tablet murah Rp3 juta yang siap kerja
Menurut keterangan resmi, XPad Edge dirancang untuk mendukung produktivitas tinggi dan mobilitas tanpa hambatan, dengan fitur dan spesifikasi yang memadai untuk aktivitas bekerja, belajar, dan hiburan. Setiap pembelian sudah termasuk X Keyboard dalam paket penjualan, sehingga tablet ini sejak awal terasa seperti laptop tipis yang siap diajak mengetik tugas panjang, laporan kerja, atau email maraton tanpa perlu beli aksesori tambahan. Tablet ini juga kompatibel dengan X Pencil 20 yang dijual terpisah seharga Rp 299.000, memberikan pengalaman menulis dan menggambar yang presisi bagi pelajar, ilustrator pemula, atau content creator ringan. Pasar tablet kelas menengah selama ini didominasi pemain lama, dan langkah Infinix dengan strategi harga agresif bertujuan mendefinisikan ulang ekspektasi konsumen terhadap tablet besar yang biasanya butuh biaya tinggi untuk spesifikasi mumpuni. Dengan kombinasi tablet layar 90Hz, desain metal tipis, dan dapur pacu yang solid, posisi XPad Edge di segmen ini terasa cukup mengguncang.
Kelebihan
- Desain metal tipis, kokoh, dan ringan sekitar 588 gram sehingga mudah dibawa ke mana-mana.
- Layar 13,2 inci 2.4K dengan refresh rate 90Hz membuat tampilan luas dan mulus untuk kerja dan hiburan.
- Paket penjualan sudah termasuk X Keyboard, praktis untuk produktivitas setara PC tanpa beli aksesori tambahan.
- Chipset Snapdragon 685 dan RAM 8 GB cukup untuk multitasking kerja dan gaming kasual tanpa kendala berarti.
Kekurangan
- Ukuran 13,2 inci bisa terasa terlalu besar dan kurang praktis bagi pengguna yang terbiasa tablet 10 inci.
- Performa gaming masih lebih cocok untuk pemain kasual; gamer kompetitif mungkin mencari chipset kelas lebih tinggi.
Buy if / Skip if
- Buy the Infinix XPad Edge if kamu mencari tablet murah Rp3 juta dengan layar besar 13,2 inci 2.4K dan refresh rate 90Hz untuk pengalaman visual yang mulus saat kerja dan hiburan.
- Skip the Infinix XPad Edge if kamu lebih suka tablet kecil yang ringkas dan mudah dioperasikan dengan satu tangan, terutama di ruang sempit atau saat mobilitas ekstrem.
- Buy the Infinix XPad Edge if kamu pelajar atau pekerja yang butuh perangkat multitasking dengan fitur split screen, parallel windows, dan drag and drop untuk mendekati pengalaman PC portabel.
- Skip the Infinix XPad Edge if prioritasmu adalah gaming kompetitif dengan grafis dan frame rate tinggi yang konsisten pada level perangkat khusus gaming.
- Buy the Infinix XPad Edge if kamu ingin tablet gaming budget yang sanggup melahap tugas berat dan game kasual tanpa lag berarti, berkat Snapdragon 685 dan RAM 8 GB
- Skip the Infinix XPad Edge if kamu tidak membutuhkan layar 13,2 inci atau keyboard fisik dan lebih memilih tablet sederhana untuk konsumsi konten semata.





