XPad 30 Pro: Saat “Tablet Kelas Menengah” Tak Lagi Biasa
Infinix XPad 30 Pro adalah tablet kelas menengah dengan layar 2.5K 90Hz, baterai 8.200mAh, chipset Helio G200 Ultimate, serta dukungan keyboard dan stylus yang dirancang untuk menyatukan kebutuhan hiburan, belajar, dan produktivitas dalam satu perangkat serbaguna.
Setelah menghadirkan Xpad 30E di awal tahun, Infinix kembali menggempur pasar lewat XPad 30 Pro yang jelas lebih bertenaga. Ini bukan sekadar penerus, tetapi pernyataan: tablet harga terjangkau tidak harus kompromi di layar, performa, atau baterai. Infinix menargetkan pelajar, profesional muda, hingga pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas sekaligus hiburan visual. Di saat banyak tablet kelas menengah masih bertahan di layar standar dan baterai pas-pasan, XPad 30 Pro datang dengan kombinasi yang biasanya kita temukan di segmen lebih mahal. Kalau selama ini tablet identik dengan perangkat buat Netflix-an atau scroll TikTok, XPad 30 Pro terang-terangan ingin mengubah persepsi tersebut.

Layar 2.5K 90Hz: Pengalaman Visual Flagship di Harga Menengah
Nilai jual paling mencolok dari XPad 30 Pro adalah layarnya: panel IGZO 11 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel) dan refresh rate hingga 90Hz. Untuk sebuah tablet harga terjangkau, ini setara dengan spesifikasi yang sering dipasang produsen sebagai fitur flagship. Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate 90Hz membuat tampilan visual tajam sekaligus scrolling lebih mulus, cocok untuk membaca, browsing, maupun konsumsi multimedia panjang. Kecerahan puncak 550 nits memberi kenyamanan untuk penggunaan indoor, sementara rasio layar ke bodi 85 persen membuat area tampilan terasa luas dan imersif. Sertifikasi TÜV Rheinland untuk low blue light dan flicker‑free menunjukkan perhatian pada kesehatan mata, bukan sekadar angka spesifikasi. Di kelasnya, XPad 30 Pro memindahkan standar: siapa pun yang cari tablet layar 2.5K kini punya tolok ukur baru.

Baterai 8.200mAh dan Helio G200: Tablet Serius untuk Kerja dan Main
Di balik layar tajam, Infinix memasang baterai 8.200mAh dengan pengisian 18W. Kapasitas sebesar ini biasanya identik dengan tablet berat, tetapi di sini ditempatkan dalam bodi setebal 6,6mm dan bobot sekitar 476 gram. Infinix mengklaim baterai ini sanggup memutar video lokal hingga 21,5 jam tanpa henti, klaim yang jika mendekati kenyataan sudah cukup untuk satu hari penuh kombinasi kerja, kuliah, dan hiburan. Di sisi performa, Helio G200 Ultimate menjadi otak utama. Chipset ini dirancang untuk menangani aplikasi harian, aktivitas produktivitas, hingga hiburan, termasuk gaming kasual dan multitasking beberapa aplikasi sekaligus. Dipadukan RAM hingga 8GB plus Extended RAM 8GB, penyimpanan UFS 2.2 256GB, dan slot microSD hingga 2TB, XPad 30 Pro jelas serius mendukung mereka yang butuh tablet untuk lebih dari sekadar streaming.
Portabilitas, Keyboard, dan Stylus: Tablet Serbaguna untuk Pelajar dan Profesional Muda
Yang membuat XPad 30 Pro menarik bukan hanya soal angka spesifikasi, tetapi cara semuanya dirangkai menjadi perangkat serbaguna. Bodi setebal 6,6mm dengan dimensi 254,04 × 165,55 mm dan bobot 476 gram membuatnya cukup ringkas untuk dibawa dalam tas kerja atau ransel kampus tanpa terasa membebani. Dukungan Wet Touch memastikan layar tetap responsif meski jari basah, sekaligus kemampuan menerima input stylus untuk mencatat atau menggambar. X Pencil 20 dan X Keyboard 11 mengubah tablet ini menjadi “laptop mini” yang layak, terutama bagi pelajar, profesional junior, dan content creator yang lebih sering mengetik laporan, mengedit dokumen, atau mencatat ide ketimbang sekadar menonton video. Ditambah XOS 16 dengan fitur seperti secondary display, Three‑Screen Workflow, dan kolaborasi antar perangkat, XPad 30 Pro terasa dirancang untuk alur kerja modern, bukan tablet pasif yang hanya menunggu konten.
Dampak ke Pasar: Menggoyang Batas Tablet Kelas Menengah
Secara strategi, XPad 30 Pro hadir sebagai jawaban atas pasar yang selama ini melihat tablet kelas menengah sebagai perangkat kompromi: layar pas‑pasan, baterai cukup, performa seadanya. Infinix memilih jalur berbeda dengan membawa kombinasi layar 2.5K 90Hz, baterai 8.200mAh, dan Helio G200 Ultimate ke segmen ini. Tablet ini jelas menyasar pelajar, profesional muda, hingga pengguna yang butuh perangkat serbaguna untuk multimedia, membaca, produktivitas, dan penggunaan harian. Varian RAM 4GB/128GB dan 8GB/128GB memberi pilihan bagi pengguna dengan kebutuhan berbeda, sementara disebutkan bahwa paket penjualan tertentu sudah termasuk Protective Case atau X Keyboard 11, yang menambah nilai tanpa harus membeli aksesori terpisah. Infinix XPad 30 Pro hadir sebagai tablet yang menawarkan kombinasi menarik antara layar beresolusi tinggi, performa mumpuni, serta kapasitas baterai jumbo. Bagi pasar, ini artinya standar baru: setelah XPad 30 Pro, sulit untuk memaklumi tablet kelas menengah yang tidak mencoba setidaknya mendekati paket serupa.







