Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kontribusi Ekonomi Kreatif Jakarta Tembus Rp410 Triliun

Kontribusi Ekonomi Kreatif Jakarta Tembus Rp410 Triliun
Minat|Asia Tenggara

Kontribusi besar, target yang harus terasa luas

Ekonomi kreatif adalah kegiatan yang mengandalkan gagasan, kreativitas, dan keterampilan untuk menghasilkan nilai ekonomi melalui karya, layanan, serta pengalaman. Di Jakarta, sektor ini sudah menjadi bagian penting dari perekonomian kota, bukan sekadar pelengkap hiburan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan ekonomi kreatif menyumbang lebih dari Rp410 triliun, atau hampir 11 persen terhadap PDRB Jakarta. Ia menyampaikan angka tersebut saat menjadi pembicara dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober. Besarnya kontribusi itu memberi alasan kuat bagi Pemprov DKI untuk memacu sektor ini, tetapi ukuran keberhasilannya tak boleh berhenti pada nilai transaksi. Pertumbuhan harus membuka penghasilan dan kesempatan kerja yang lebih luas, terutama bagi pelaku usaha kecil yang menjadi bagian dari rantai acara.

Kontribusi Ekonomi Kreatif Jakarta Tembus Rp410 Triliun

Event Jakarta menjadi mesin perputaran ekonomi

Strategi Pramono bertumpu pada posisi Jakarta sebagai pusat penyelenggaraan acara. Kota ini memiliki fasilitas, kemudahan, dan pasar besar; acara kreatif, hiburan, serta festival berskala internasional yang rutin digelar menjadi penggerak ekonomi daerah. Contohnya, Pestapora dan konser The Weeknd menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp250 miliar dalam satu akhir pekan. Jakarta Fair 2026 mencatat nilai transaksi sekitar Rp8,2 triliun dengan 6,1 juta pengunjung, sementara Jakarta Great Sale membukukan transaksi Rp26,8 triliun.

Angka-angka itu menunjukkan bahwa event Jakarta dapat menghidupkan bisnis di luar panggung: hotel, restoran, pariwisata, dan UMKM ikut memperoleh peluang dari ramainya pengunjung. Namun, dampak tersebut tidak otomatis merata. Pemprov perlu memastikan usaha lokal punya akses untuk memasok produk dan layanan, bukan hanya menjadi penonton saat acara besar berlangsung.

Forum internasional dan dukungan yang membangun ekosistem

WCCE 2026, yang menghimpun lebih dari 6.100 peserta dari 80 negara dan menghasilkan dokumen Jakarta Vision, memberi Jakarta panggung untuk memperkenalkan potensi kreatif kepada audiens internasional. Forum semacam ini penting sebagai pembuka jejaring dan peluang kolaborasi, tetapi ambisi menjadi hub kreatif dunia akan dinilai dari dukungan yang bertahan setelah para delegasi pulang.

Pemprov DKI juga memberi keringanan 50 persen atas Pajak Barang dan Jasa Tertentu untuk tontonan film nasional serta memperkuat dukungan industri sinema melalui Jakarta Film Commission dan layanan Filming in Jakarta. Kebijakan ini menunjukkan upaya mengembangkan ekosistem, bukan hanya mendatangkan acara. Tantangannya ialah menjaga agar kemudahan tersebut membantu pekerja dan usaha kreatif lokal, sekaligus memberi kepastian bagi produksi dan penyelenggara.

Agenda besar perlu berujung pada manfaat berkelanjutan

Jakarta juga menyiapkan rangkaian agenda mendatang: Jakarta Running Festival, konser Ye, Guns N’ Roses pada November, BTS pada 26, 27, dan 29 Desember, serta Westlife pada Januari. Deretan acara itu berpotensi mendatangkan pengunjung dan menggerakkan sektor pendukung. Agar manfaatnya tidak berhenti pada hari pertunjukan, pemerintah perlu menghubungkan penyelenggara dengan UMKM, pekerja kreatif, hotel, restoran, dan pelaku wisata.

Dengan kontribusi lebih dari Rp410 triliun, ekonomi kreatif Jakarta sudah memiliki bobot yang layak menjadi prioritas pembangunan. Ambisi menjadi hub kreatif dunia akan lebih meyakinkan bila acara besar dan forum internasional disertai ekosistem yang memberi ruang tumbuh bagi talenta serta usaha lokal. Ukuran kemajuan bukan hanya seberapa ramai kalender acara, melainkan seberapa luas manfaat ekonominya dirasakan warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!