BATIC Pertemukan 2.300 Delegasi untuk Kolaborasi AI dan Infrastruktur Digital

BATIC Pertemukan 2.300 Delegasi untuk Kolaborasi AI dan Infrastruktur Digital
Minat|Asia Tenggara

BATIC 2026 Bali: Lebih dari Konferensi, Sebuah Posisi Strategis

BATIC 2026 Bali adalah konferensi AI infrastruktur dan konektivitas digital yang menyatukan ribuan pemimpin teknologi, bisnis, dan pembuat kebijakan untuk membahas masa depan transformasi digital Asia Pasifik secara kolaboratif dan terarah.

Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 akan digelar pada 24–28 Agustus di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, menghadirkan lebih dari 2.300 delegasi yang mewakili lebih dari 600 perusahaan dari 55 negara. Fakta bahwa forum ini telah memasuki penyelenggaraan ke-11 dengan tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress” menunjukkan satu hal: transformasi digital tidak mungkin dibangun sendirian. Dengan kata lain, BATIC 2026 Bali adalah panggung di mana konektivitas, AI, dan cloud computing regional diperlakukan sebagai agenda geopolitik baru, bukan sekadar proyek teknologi.

Kehadiran 2.300 delegasi dari 55 negara adalah pernyataan politik digital: pusat gravitasi ekosistem data dan konektivitas sedang bergeser, dan BATIC memilih berdiri di titik pergeseran itu.

Fokus AI, Cloud, dan Kabel Bawah Laut: Infrastruktur Bukan Lagi “Backstage”

BATIC 2026 menempatkan AI, cloud computing, konektivitas generasi berikutnya, dan infrastruktur digital sebagai fokus utama, termasuk pengembangan subsea cable dan jaringan fiber. Ini penting karena diskusi tentang transformasi digital sering terjebak di level aplikasi, padahal masa depan ekonomi digital ditentukan oleh siapa yang mengendalikan pipa data, bukan hanya aplikasi di atasnya.

Topik yang akan dibahas mencakup pengembangan subsea cable, jaringan fiber, komunikasi berbasis AI, inovasi cloud, platform digital, serta kemitraan strategis yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam konteks konferensi AI infrastruktur, langkah ini mengirim pesan jelas: AI tanpa jaringan tepercaya dan infrastruktur kabel bawah laut yang kuat hanya akan melahirkan kesenjangan baru, bukan kemajuan.

Penting pula bahwa forum ini eksplisit membahas keamanan siber, tata kelola, dan ekosistem cloud sebagai fondasi penerapan AI. “BATIC 2026 akan mempertemukan pemimpin bisnis dan pakar teknologi global untuk membahas penerapan AI dalam dunia usaha,” adalah pernyataan yang mengingatkan bahwa AI seharusnya dibangun dengan disiplin infrastruktur, bukan dengan euforia sesaat.

ignitePRO: Laboratorium Strategi untuk Enterprise Berbasis AI

Salah satu manuver paling menarik di BATIC 2026 adalah kehadiran ignitePRO, sebuah executive conference yang secara khusus membahas transformasi global enterprise di era Autonomous AI. Di sinilah konferensi ini menunjukkan giginya: bukan hanya pameran teknologi, tetapi ruang strategi untuk level pengambil keputusan tertinggi.

Melalui ignitePRO, pemimpin bisnis dan pakar teknologi global akan membahas penerapan sistem enterprise berbasis AI, kesiapan infrastruktur digital, keamanan siber, tata kelola, dan pengembangan ekosistem cloud sebagai fondasi percepatan implementasi AI dari tahap eksplorasi ke transformasi bisnis. Ini penting karena banyak organisasi terpaku pada pilot project AI tanpa arah bisnis yang jelas. ignitePRO, bila dijalankan konsisten, berpotensi menjadi ruang “kurasi” ide yang memisahkan hype dari solusi yang betul-betul produktif.

Poin kuncinya: enterprise AI tidak lahir di ruang laboratorium tertutup, tetapi di meja dialog antara CIO, regulator, dan penyedia cloud computing regional. BATIC 2026 dengan ignitePRO mengakui kenyataan tersebut lebih jujur dibanding banyak konferensi teknologi lain.

Peran Telin dan TelkomGroup: Dari Pemain Infrastruktur ke Orkestrator Ekosistem

Telin dan TelkomGroup tidak memposisikan BATIC 2026 sekadar sebagai acara rutin, tetapi sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi digital nasional melalui transformasi enterprise dan kolaborasi regional. Ini mencerminkan pergeseran peran: dari penyedia infrastruktur menjadi orkestrator ekosistem digital.

Forum ini tidak lagi hanya milik industri telekomunikasi. BATIC kini berkembang menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemimpin perusahaan, penyedia teknologi, regulator, investor, hyperscaler, hingga pelaku inovasi digital dari berbagai belahan dunia. Dengan format baru seperti Expert Spotlight Sessions, workshop teknis, executive roundtable, dan sesi yang dipimpin komunitas, Telin mengirim sinyal bahwa masa depan konektivitas adalah permainan kolektif, bukan monopoli.

Di sini opini yang tak bisa dihindari: bila Telin berhasil menjadikan BATIC sebagai titik temu utama ekosistem cloud computing regional dan konektivitas global, maka perusahaannya akan bergerak dari sekadar operator menjadi referensi strategis bagi transformasi digital Asia Pasifik. Itu bukan tugas ringan, tetapi BATIC memberi panggung yang tepat.

Menguatkan Ekosistem Digital Asia Pasifik: Mengapa BATIC Tidak Boleh Disia-siakan

BATIC 2026 jelas memposisikan diri sebagai forum yang mengangkat isu-isu strategis fondasi ekonomi dan transformasi digital Asia Pasifik. Dengan fokus pada subsea cable, jaringan fiber, platform digital, serta kemitraan ekosistem, forum ini ingin memastikan bahwa pertumbuhan digital di kawasan berjalan inklusif dan berkelanjutan.

Menurut penyelenggara, negara tuan rumah dipilih karena pertumbuhan ekonomi digitalnya yang kuat dan semakin strategis di kawasan, menjadikannya titik temu ideal bagi ekosistem digital regional dan global. Ini menegaskan bahwa BATIC adalah platform kolaborasi global, bukan ajang seremonial lokal. “Melalui BATIC 2026 dan ignitePRO, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi yang mampu menginspirasi inovasi dan memperkuat kemitraan strategis,” kata Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori.

Kesimpulannya tegas: siapa pun yang mengklaim serius di ranah AI, cloud, atau infrastruktur konektivitas di Asia Pasifik tidak bisa mengabaikan BATIC 2026 Bali. Di sinilah standar baru ekonomi digital kawasan sedang dinegosiasikan – di ruang tatap muka, bukan hanya di dokumen strategi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!