Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama
Minat|Asia Tenggara

BATIC: Lebih dari Konferensi, Sebuah Barometer Transformasi Digital

Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) adalah konferensi teknologi internasional yang mempertemukan ribuan pemimpin bisnis, regulator, dan penyedia teknologi untuk membahas masa depan ekonomi digital, mulai dari AI, cloud computing, konektivitas global, hingga infrastruktur digital regional, dengan fokus pada kolaborasi lintas negara dan penguatan ekosistem transformasi digital Asia Pasifik.

BATIC tahun ini memasuki edisi ke-11 dan menyatukan lebih dari 2.700 delegasi yang datang dari 760 perusahaan di lebih dari 67 negara. Angka ini bukan sekadar statistik; ini sinyal bahwa percakapan strategis tentang AI dan cloud computing tidak lagi bisa dipisahkan dari percaturan regional. Dengan tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress”, konferensi ini ingin menggeser narasi dari persaingan ke ko-kreasi digital. Di sini, transformasi digital Asia Pasifik bukan jargon, melainkan proyek bersama yang diukur dari sejauh mana negara dan perusahaan berani berbagi infrastruktur, standar, dan data secara bertanggung jawab.

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

Skala Global, Agenda AI dan Cloud yang Semakin Matang

Jika dulu konferensi sejenis kerap terjebak menjadi ajang promosi produk, BATIC memperluas cakupan menjadi forum strategi digital lintas sektor. Lebih dari 2.300 delegasi dari 600 perusahaan dan 55 negara telah dijadwalkan hadir, dengan komposisi peserta yang mencakup pemimpin perusahaan, penyedia teknologi, regulator, investor, hyperscaler, dan pelaku inovasi digital. Ini menjadikan BATIC salah satu pusat gravitasi baru bagi diskusi transformasi digital Asia Pasifik.

Agenda utama konferensi ini sangat tegas: kecerdasan buatan, konektivitas global, cloud, dan infrastruktur digital. Ini bukan daftar topik populer, melainkan empat mesin yang menggerakkan ekonomi digital regional. Pembahasan mencakup adopsi AI, konektivitas generasi berikutnya, platform digital, hingga kebutuhan membangun infrastruktur digital regional yang lebih tangguh. Satu kalimat kunci dari konferensi pers yang layak dikutip: “Mereka berkumpul untuk membahas empat hal yang kini jadi mesin pertumbuhan ekonomi digital: kecerdasan buatan (AI), konektivitas global, cloud, dan infrastruktur digital.”

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

ignitePRO dan Era Autonomous AI: Dari Eksperimen ke Operasional

Agenda paling visioner dari BATIC adalah ignitePRO, sebuah executive conference yang khusus membedah transformasi enterprise di era Autonomous AI. Di sinilah konferensi ini menunjukkan keberpihakan: AI bukan lagi proyek lab, tetapi mesin operasional yang harus menembus core bisnis. Fokusnya bukan hanya model dan algoritma, melainkan kesiapan infrastruktur cloud, keamanan siber, tata kelola, dan arsitektur sistem enterprise agar AI dapat diimplementasikan dalam skala besar.

Pendekatan ini penting karena banyak organisasi terjebak di fase pilot yang tidak pernah naik kelas. Dengan ignitePRO, BATIC mengirim pesan jelas kepada para pemimpin: tanpa fondasi cloud computing yang solid, AI akan berhenti sebagai demo, bukan nilai nyata. Forum ini memaksa perusahaan menghubungkan strategi data, investasi jaringan, dan kebijakan internal agar transformasi digital tidak berhenti di slide presentasi. Di titik ini, BATIC layak disebut sebagai ruang kurasi praktik terbaik AI dan cloud computing regional, bukan sekadar panggung talkshow.

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

Kabel Laut, Fiber, dan Infrastruktur Digital Regional Sebagai Tulang Punggung

Di balik retorika AI, ada realitas keras yang sering dilupakan: tanpa kabel, tidak ada kecerdasan buatan. BATIC menempatkan infrastruktur konektivitas internasional—khususnya subsea cable dan jaringan fiber—sebagai tulang punggung infrastruktur digital regional. Lonjakan kebutuhan bandwidth akibat adopsi AI dan pembangunan data center menuntut kapasitas sambungan lintas negara yang jauh lebih besar dan andal.

Direktur Wholesale & International Service Telkom menyoroti peran Telin dalam memperkuat kabel laut dan konektivitas lintas batas sebagai fondasi digital masa depan. Di sini terlihat bagaimana konferensi teknologi internasional ini menghubungkan diskusi tingkat kebijakan dengan proyek fisik yang sangat konkret. Tanpa investasi kabel bawah laut dan fiber yang agresif, mimpi transformasi digital Asia Pasifik akan runtuh di bottleneck jaringan. BATIC memaksa pemangku kepentingan mengakui bahwa infrastruktur keras—bukan hanya aplikasi dan platform—yang menentukan apakah ekonomi digital kawasan sanggup naik kelas.

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

Telkom sebagai Orkestrator Kolaborasi Multinasional dan Implikasi Kebijakan

BATIC bukan hadir begitu saja; konferensi ini digagas dan dihelat oleh Telin, anak usaha Telkom yang fokus pada bisnis internasional. TelkomGroup menempatkan diri sebagai hub yang menghubungkan berbagai negara, sekaligus menjadikan konferensi ini cermin bagaimana mereka melihat posisi di peta digital regional. Dengan mempertemukan pelaku industri dari puluhan negara, BATIC diharapkan tidak hanya menjadi konferensi tahunan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas negara.

Implikasinya jelas: regulator, pembuat kebijakan, dan pemimpin teknologi di Asia Pasifik memperoleh satu forum rujukan untuk menyelaraskan agenda transformasi digital Asia Pasifik, mulai dari spektrum kebijakan data hingga standardisasi konektivitas. Dalam konteks ini, BATIC sudah melewati fase seremoni menjadi instrumen geopolitik digital. Kesimpulannya, siapa pun yang mengaku serius membangun masa depan AI, cloud, dan infrastruktur digital regional akan kesulitan mengabaikan BATIC—karena di sinilah narasi, standar, dan aliansi baru sedang dirajut.

BATIC Menghadirkan 2.700 Delegasi: AI, Cloud, dan Konektivitas Jadi Panggung Utama

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!