Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

BNI Bantu 136 Siswa Sekolah Rakyat dengan Saldo Tabungan

BNI Bantu 136 Siswa Sekolah Rakyat dengan Saldo Tabungan
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Saldo awal yang mengajarkan kebiasaan

Bantuan saldo tabungan bagi siswa Sekolah Rakyat adalah dukungan pendidikan berupa dana awal sekaligus kesempatan belajar mengelola uang sejak dini. Di Kendari, 136 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi II menerima saldo dari BNI sebesar Rp80 ribu per siswa, yang diserahkan Wakil Wali Kota Sudirman pada Jumat (30/10/2026).

Bantuan BNI siswa ini merupakan bagian dari program BNI Sahabat Sekolah Rakyat, yang menggabungkan bantuan tabungan dengan edukasi keuangan. Saldo awal diharapkan mendorong anak-anak menyisihkan uang dan memahami pengelolaan keuangan sederhana. Nilainya memang terbatas, tetapi manfaat utamanya bukan terletak pada besaran saldo: yang penting ialah siswa mendapat pengalaman praktis membangun kebiasaan menabung.

Sudirman mengajak para siswa agar tidak langsung menghabiskan saldo tersebut dan menjadikannya motivasi untuk menabung secara rutin. Ia juga mengingatkan mereka menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan fasilitas sekolah dengan bertanggung jawab. Pesan-pesan itu menghubungkan literasi keuangan dengan tanggung jawab sehari-hari, sehingga tabungan siswa sekolah menjadi bagian dari pembelajaran yang lebih luas.

Dukungan pendidikan perlu menjangkau lebih dari satu kebutuhan

Bantuan tabungan di Kendari patut dilihat sebagai pintu masuk, bukan ukuran lengkap dukungan yang dibutuhkan siswa. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kendari, Ferdinan Nicolas Bonde, menyebut sekolah ini membuka kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Ia menilai sinergi pemerintah, sekolah, dan pihak swasta penting agar pendidikan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan.

Cakupan dukungan pendidikan BNI juga terlihat dalam program tanggung jawab sosial di Natuna. Pimpinan BNI Cabang Natuna, Rahmad Tri Saputra, menjelaskan bahwa program pendidikan perusahaan mencakup peningkatan kemampuan belajar, literasi keuangan, dan dukungan terhadap kebutuhan sekolah. Inisiatif Program Sekolahku meliputi Cerdas Belajar, Cerdas Pengelolaan Keuangan, dan Cerdas Sekolah.

Ragam dukungan ini lebih berarti daripada bantuan satu kali jika dapat menjawab kebutuhan yang berbeda: kemampuan belajar, pengelolaan uang, kebutuhan sekolah, serta penghargaan atas prestasi. Namun, informasi yang tersedia belum merinci cakupan bantuan di luar kegiatan-kegiatan tersebut. Karena itu, dampaknya akan bergantung pada kesinambungan program dan kecocokannya dengan kebutuhan peserta didik.

Apresiasi di Natuna dan pentingnya kesinambungan

Dukungan BNI bagi siswa Sekolah Rakyat juga mendapat apresiasi di Natuna. Pada Sabtu (24/10/2026), dalam kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna yang bertepatan dengan rangkaian HUT ke-80 BNI, bank tersebut menyerahkan beasiswa kepada tiga siswa berprestasi: Putri Handini, Marlita Triningsih, dan Robbi Sanus Anugrah. Sekolah itu menampung sekitar 175 siswa.

Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik mengapresiasi kontribusi BNI dalam mendukung pendidikan dan pengembangan potensi siswa di daerah perbatasan. Beasiswa diharapkan menjadi penghargaan sekaligus motivasi untuk terus belajar. Sekolah tersebut juga membina kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan perilaku positif, sehingga perhatian pada pendidikan tidak berhenti pada capaian akademik.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap kolaborasi dengan dunia usaha terus diperkuat dan berlangsung berkesinambungan. Di Kendari, Ferdinan juga berharap kemitraan dengan BNI berkembang melalui kegiatan yang menunjang kebutuhan siswa. Harapan itu penting: bantuan saldo maupun beasiswa akan lebih berdampak jika diikuti dukungan yang konsisten, tanpa mengaburkan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang layak.

Dari bantuan menjadi kesempatan belajar

Pengalaman Kendari menunjukkan bahwa bantuan pendidikan dapat memberi manfaat langsung sekaligus mengajarkan keterampilan yang berguna di luar kelas. Edukasi keuangan yang menyertai penyerahan saldo membuat program ini lebih dari sekadar pemberian dana. Sementara itu, beasiswa di Natuna menunjukkan bentuk dukungan lain: pengakuan atas prestasi yang dapat memacu semangat belajar.

Meski demikian, bantuan perusahaan tidak boleh diperlakukan sebagai pengganti kebijakan publik atau jaminan bahwa semua hambatan pendidikan telah teratasi. Nilai program akan lebih kuat bila kegiatan serupa terus dikembangkan sesuai kebutuhan siswa dan disertai kerja sama sekolah serta pemerintah. Dua contoh ini memperlihatkan peluang kolaborasi, bukan bukti bahwa satu bentuk bantuan dapat menyelesaikan seluruh persoalan akses.

Pada akhirnya, saldo Rp80 ribu bagi 136 siswa Sekolah Rakyat Kendari adalah awal yang sederhana untuk belajar menabung, sedangkan beasiswa bagi tiga siswa di Natuna memberi dorongan berbasis prestasi. Keduanya layak diapresiasi, tetapi ukuran keberhasilan dukungan pendidikan BNI seharusnya juga dilihat dari kesinambungan manfaatnya bagi anak-anak yang membutuhkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!