Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

OWLYTICS: Mengubah Ulasan Publik Menjadi Bahan Kebijakan

OWLYTICS: Mengubah Ulasan Publik Menjadi Bahan Kebijakan
Minat|Analisis Data AI

Dari komentar publik ke gambaran mutu layanan

OWLYTICS adalah platform analisis sentimen yang mengolah komentar media sosial dan Google Review untuk membantu membaca tanggapan masyarakat terhadap layanan publik. Dikembangkan Haris Setiyono, staf IT Universitas Bojonegoro (Unigoro), platform ini mengubah ulasan yang biasanya dibaca satu per satu menjadi bahan evaluasi yang lebih terstruktur. Haris meraih Juara Harapan III dalam Bojonegoro Innovative Award 2026 pada 23 Oktober 2026 berkat inovasi tersebut. Penghargaan itu patut dicatat, tetapi nilai utama OWLYTICS bukan pada piala: potensinya terletak pada kemampuan menunjukkan bagian layanan yang diapresiasi atau dikeluhkan warga. Bagi instansi publik, rating saja sering memberi gambaran terlalu dangkal. Pengelompokan komentar berdasarkan aspek layanan berpeluang membuat suara warga lebih berguna dalam menentukan perbaikan.

OWLYTICS mengambil ulasan Google Maps yang berkaitan dengan layanan publik, termasuk kantor dinas, puskesmas, dan rumah sakit, lalu mengklasifikasikannya ke dalam sembilan aspek Survei Kepuasan Masyarakat berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 14 Tahun 2017. Aspek yang disebut mencakup prosedur, waktu layanan, biaya atau tarif, kompetensi petugas, serta perilaku. Pendekatan ini lebih informatif daripada mengandalkan skor bintang: pengelola dapat melihat isu spesifik yang muncul dalam komentar. Jika hasil klasifikasi cukup akurat dan datanya mencerminkan pengalaman warga, platform ini dapat membantu menentukan persoalan yang perlu ditangani lebih dahulu.

OWLYTICS: Mengubah Ulasan Publik Menjadi Bahan Kebijakan

Akurasi menjadi ujian sebenarnya

Tantangan terbesar pengembangan OWLYTICS, menurut Haris, adalah menentukan akurasi analisis sentimen. Sistem perlu mengenali maksud komentar dan menempatkannya pada kategori yang tepat di antara sembilan aspek survei kepuasan. Itu bukan pekerjaan ringan: komentar warga dapat memakai bahasa sehari-hari, menyampaikan lebih dari satu masalah, atau tidak menyebut aspek layanan secara eksplisit. Agar sistem belajar mengklasifikasikan data, Haris harus memilih atau melatih model analisis sentimen dan memberi label pada data secara manual. Dengan demikian, keberhasilan platform tak cukup diukur dari kemampuannya mengumpulkan ulasan. Kesalahan kategori berisiko mengarahkan pengelola pada prioritas yang keliru, sehingga pengujian dan penyempurnaan model sama pentingnya dengan fitur analisisnya.

Skala pengerjaannya juga menunjukkan bahwa membuat aplikasi hanyalah satu bagian dari proses. Pengembangan OWLYTICS memakan waktu sekitar satu bulan, sedangkan penerapan dan riset berlangsung hingga enam bulan. Perbedaan waktu itu menegaskan bahwa akurasi bukan sentuhan akhir yang bisa ditambahkan begitu saja; ia menuntut data, pelabelan, dan evaluasi berulang. Tanpa informasi tentang hasil pengujian akurasi, capaian penghargaan sebaiknya dibaca sebagai pengakuan atas potensi inovasi, bukan bukti bahwa sistem telah menyelesaikan semua persoalan klasifikasi.

Penghargaan membuka ruang untuk pengembangan

Pengakuan juri memberi OWLYTICS konteks yang jelas: aplikasi ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap lembaga pelayanan publik. Namun, juri juga mendorong perluasan jangkauan ke platform lain. Menurut Haris, dukungan yang tersedia saat ini baru mencakup Instagram; TikTok dan Facebook menjadi contoh saluran yang perlu dipertimbangkan. Ini masukan penting, sebab suara publik tersebar di banyak tempat dan gambaran dari satu platform berisiko tidak mewakili seluruh pengalaman warga. Memperluas sumber data dapat membuat analisis lebih berguna, asalkan penambahan kanal tidak mengorbankan kualitas klasifikasi dan konsistensi data.

Haris berencana meneliti algoritma lebih lanjut untuk meningkatkan performa OWLYTICS dan mencari cara memperoleh wawasan tambahan dari data, termasuk kemungkinan mengembangkan model prediksi yang dapat mendukung keputusan kebijakan di tingkat daerah. Arah itu menjanjikan, tetapi sebaiknya dibangun bertahap: memperkuat akurasi, memperluas cakupan platform, lalu menguji apakah hasil analisis benar-benar membantu instansi memperbaiki layanan. OWLYTICS Unigoro telah menunjukkan gagasan yang relevan bagi kebutuhan publik dan meraih Juara Harapan III BIA 2026. Langkah berikutnya akan menentukan apakah pencapaian tersebut berkembang menjadi alat evaluasi yang konsisten, bukan sekadar inovasi yang menarik saat kompetisi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!