Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Gedung TK Negeri Tambora 01 Masuk Prioritas Revitalisasi

Gedung TK Negeri Tambora 01 Masuk Prioritas Revitalisasi
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Kerusakan berat memaksa sekolah berpindah

Revitalisasi TK Negeri Tambora 01 adalah rencana perbaikan gedung pendidikan anak usia dini di Jakarta Barat yang rusak parah, dengan pengerjaan ditargetkan mulai 2027 agar kegiatan belajar dapat kembali berlangsung di sekolah asal. Kondisi gedung sekolah rusak itu menjadi perhatian setelah video atap ruang kelas yang runtuh dan puing-puingnya beredar di media sosial. Kerusakan tersebut bukan sekadar persoalan tampilan bangunan: ruang yang tidak layak membuat anak-anak tidak aman untuk belajar di sana. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan sekolah itu masuk rencana revitalisasi pada Jumat, 23 Oktober 2026. Respons ini penting, tetapi sorotan publik semestinya tidak berhenti pada pengumuman. Bagi murid dan keluarga, ukuran keberhasilan yang nyata adalah bangunan aman dan bisa digunakan kembali.

Gedung TK Negeri Tambora 01 Masuk Prioritas Revitalisasi

Enam puluh murid belajar di aula SMPN 32

Sejak April 2026, kegiatan belajar mengajar TK Negeri Tambora 01 dipindahkan ke aula lantai satu SMPN 32 Jakarta agar murid tetap dapat belajar dengan aman selama gedung asal belum layak digunakan. Sebanyak 60 murid menempati ruang yang kapasitasnya setara dua ruang kelas. Karena tempat terbatas, pembelajaran diatur bergiliran dan salah satu kelas mulai pukul 10.00 WIB. Jadi, murid belajar sementara memang tetap mendapat kegiatan belajar, tetapi jadwal dan ruangnya tidak setara dengan kondisi sekolah yang dirancang khusus untuk mereka. Sebelumnya, pembelajaran sempat berlangsung di SMPN 63, namun keterbatasan ruang mendorong pemindahan ke SMPN 32. Kondisi ini menuntut perhatian pada kebutuhan anak usia dini, bukan hanya kelancaran administrasi: ruang, waktu belajar, dan kenyamanan perlu dijaga selama masa penampungan.

Gedung TK Negeri Tambora 01 Masuk Prioritas Revitalisasi

Rencana harus berujung pada pekerjaan nyata

Pemprov DKI menyatakan dokumen rancangan teknis atau Detail Engineering Design (DED) revitalisasi telah tersedia sejak 2025. Pramono berharap pekerjaan dapat dimulai pada awal 2027 dan meminta Kepala Dinas Pendidikan memberi prioritas pada proyek tersebut. Target itu memberi arah, tetapi jarak antara dokumen dan pengerjaan fisik tetap perlu diawasi. Status bangunan sebagai cagar budaya juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan rancangan. Karena itu, percepatan tidak boleh berarti mengabaikan ketelitian, sementara kehati-hatian tidak semestinya menjadi alasan penundaan tanpa kepastian. Pemerintah perlu menyampaikan perkembangan rencana secara jelas kepada keluarga murid dan memastikan lokasi sementara mendukung proses belajar sampai revitalisasi selesai. Jika pekerjaan dimulai sesuai target, hasilnya harus berupa sekolah yang aman dan layak, bukan sekadar bangunan yang diperbaiki secara kosmetik.

Keselamatan dan kepastian harus menjadi ukuran

Pemindahan ke SMPN 32 adalah langkah perlindungan yang masuk akal ketika atap ruang kelas di sekolah asal telah runtuh. Namun, 60 murid yang belajar dalam ruang terbatas dan jadwal bergiliran menunjukkan bahwa penampungan hanya solusi sementara, bukan pengganti sekolah yang layak. Prioritas revitalisasi TK perlu diterjemahkan menjadi jadwal pengerjaan yang dapat dipantau, fasilitas belajar yang memadai selama masa tunggu, dan kepastian kapan anak-anak bisa kembali. Pemerintah telah menetapkan arah dan target; kini tanggung jawabnya adalah menjaga agar rencana tidak berhenti di atas kertas. Kesimpulannya, keberhasilan perbaikan TK Negeri Tambora 01 bukan hanya soal membenahi gedung sekolah rusak, melainkan memastikan hak murid atas ruang belajar yang aman dan sesuai kebutuhan mereka.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!