Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

TK Negeri Tambora 01 Menunggu Revitalisasi, 60 Murid Belajar di SMP

TK Negeri Tambora 01 Menunggu Revitalisasi, 60 Murid Belajar di SMP
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Kerusakan yang terlalu lama dibiarkan

Revitalisasi TK Negeri Tambora 01 adalah rencana perbaikan gedung pendidikan anak usia dini di Jakarta Barat yang rusak parah, termasuk atap yang dilaporkan ambruk sejak 2019. Kondisi ini membuat sekolah asal tak layak digunakan dan memaksa kegiatan belajar dipindahkan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bangunan sekolah akan direvitalisasi setelah mengalami kerusakan selama beberapa tahun. Penantian selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa keselamatan murid harus menjadi prioritas, bukan sekadar alasan untuk menunda penyelesaian fasilitas pendidikan. Pemindahan memang mengurangi risiko belajar di gedung bermasalah, tetapi tidak bisa menjadi pengganti permanen bagi sekolah yang layak.

Atap gedung TK ambruk sejak 2019, sementara dokumen perencanaan revitalisasi baru disiapkan pada 2025. Penyusunannya mempertimbangkan status bangunan sebagai cagar budaya. Perlindungan nilai sejarah patut diperhatikan, tetapi proses itu juga perlu berjalan seiring dengan kepastian jadwal dan pengawasan publik. Bagi anak usia dini, ruang belajar yang aman dan sesuai kebutuhan bukan fasilitas tambahan; itu syarat dasar agar kegiatan belajar berlangsung dengan baik.

TK Negeri Tambora 01 Menunggu Revitalisasi, 60 Murid Belajar di SMP

Belajar di aula dengan jadwal bergiliran

Sebanyak 60 murid belajar sementara di aula lantai satu SMPN 32 Jakarta sejak April 2026. Sebelumnya, kegiatan belajar sempat berlangsung di SMPN 63, tetapi keterbatasan ruang mendorong pemindahan kembali ke lokasi yang dinilai lebih memungkinkan. Aula SMPN 32 memiliki kapasitas setara dua ruang kelas, sehingga pembelajaran harus diatur bergiliran. Salah satu kelas bahkan memulai kegiatan pada pukul 10.00 WIB.

Pemindahan memberi murid tempat belajar yang lebih aman dibanding gedung rusak, dan kegiatan di lokasi sementara dilaporkan berjalan baik. Namun, jadwal bergiliran dan ruang bersama tetap membatasi kenyamanan serta keluwesan belajar. Untuk anak usia dini, ruang dan rutinitas yang konsisten penting bagi kegiatan bermain, interaksi, dan pembiasaan. Karena itu, kondisi sementara perlu dinilai bukan hanya dari apakah pembelajaran tetap berlangsung, tetapi juga dari kecukupan ruang dan kesesuaian jadwal bagi semua kelas.

Target revitalisasi perlu diikuti kepastian

Pemprov DKI Jakarta telah memasukkan revitalisasi TK Tambora ke dalam rencana pembangunan. Pramono menyatakan perbaikan dan pembangunan kembali gedung ditargetkan mulai pada 2027, dengan harapan pekerjaan dapat dimulai pada awal tahun tersebut. DED telah tersedia sejak 2025, dan Pramono meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta memberi perhatian khusus agar rencana perbaikan dapat dipercepat.

Target 2027 memberi arah, tetapi bagi murid dan keluarga, ukuran keberhasilan yang nyata adalah pekerjaan benar-benar dimulai dan sekolah kembali dapat digunakan. Pemerintah perlu menjaga agar pertimbangan cagar budaya tidak mengaburkan urgensi keselamatan serta memastikan pengaturan belajar sementara tetap memadai sampai revitalisasi tuntas. Setelah bertahun-tahun menghadapi kerusakan, TK Negeri Tambora 01 semestinya tidak lagi bergantung pada ruang pinjaman dan jadwal terbatas. Kepastian pelaksanaan sama pentingnya dengan rencana yang sudah diumumkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!