Kick Off Meriah Hari Pengayoman ke-80
Perayaan Hari Pengayoman ke-80 Tahun 2025 resmi dimulai dengan energi yang bukan main. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Idris, turut ambil bagian dalam pembukaan rangkaian kegiatan ini secara virtual.
Pembukaan kali ini terasa spesial karena langsung dirangkai dengan dua agenda besar: Pengukuhan Pengurus Persatuan Olahraga Pengayoman (POP) Tingkat Pusat dan Wilayah Periode 2025–2026 serta pertandingan Tenis Lapangan bertajuk “Pengayoman Cup” yang digelar pada Jumat, 4 Juli 2025.
Terhubung dari Berbagai Wilayah
Kegiatan tersentral di Lapangan Upacara BPSDM Hukum dan disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting.
Seluruh Kantor Wilayah Kemenkum dari berbagai penjuru Indonesia mengikuti jalannya acara, sehingga suasana kebersamaan terasa meski dihubungkan oleh layar.
Teknologi jadi jembatan, olahraga jadi pemersatu.
Olahraga sebagai Pondasi Profesionalisme
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Hukum menegaskan bahwa rangkaian Hari Pengayoman ke-80 sengaja dibuka dengan aktivitas olahraga.
Bukan hanya soal berkeringat di lapangan, tetapi sebagai sarana menjaga profesionalitas dalam bekerja sekaligus mempererat silaturahmi antar insan pengayoman.
Ia menekankan bahwa olahraga berperan penting untuk menjaga kebugaran, sehingga setiap insan pengayoman dapat tetap tampil profesional dalam menjalankan tugasnya.
Silaturahmi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini juga diyakini menjadi bekal untuk perjalanan panjang pengabdian.
Agenda Panjang hingga Puncak Perayaan
Sekretaris Jenderal dalam laporannya memaparkan bahwa rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-80 tidak berhenti di pembukaan saja.
Kegiatan akan terus berlanjut mulai 4 Juli hingga mencapai puncaknya pada 19 Agustus 2025, yang akan ditandai dengan pelaksanaan upacara dan tasyakuran.
Ia juga memberi ajakan terbuka kepada seluruh insan pengayoman untuk tidak sekadar menjadi penonton.
Terlibat aktif dalam setiap kegiatan
Mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat
Menjadikan momentum ini sebagai ajang memperkuat kebersamaan
Harapannya, seluruh keluarga besar pengayoman ikut bergerak, hadir, dan meramaikan rangkaian peringatan ini.
Tenis Lapangan “Pengayoman Cup”: Sportif tapi Penuh Gairah
Sebagai pecinta tenis, bagian paling menarik tentu ada di gelaran Tenis Lapangan “Pengayoman Cup”.
Turnamen ini bukan hanya soal siapa yang jadi juara, tapi tentang bagaimana olahraga bisa menyatukan berbagai unsur di lingkungan pengayoman dalam satu lapangan, satu spirit, dan satu tujuan.
Di balik setiap servis dan backhand, ada pesan kuat: tubuh yang bugar akan menopang kinerja yang tangguh.
Tenis, Silaturahmi, dan Energi Positif Pengayoman
Lapangan tenis menjadi ruang temu yang menyenangkan bagi para pegawai dan insan pengayoman.
Semangat kompetitif hadir, tetapi tetap dibalut sportivitas dan keakraban.
Dari sisi olahraga, tenis membantu melatih:
Kelincahan dan refleks
Fokus dan konsentrasi
Ketahanan fisik dan mental
Dari sisi kebersamaan, pertandingan seperti ini menjadi momen untuk saling menyapa, memperluas jaringan, dan memperkuat rasa satu keluarga besar pengayoman.
Penutup: Dari Lapangan ke Ruang Kerja
Rangkaian pembukaan Hari Pengayoman ke-80 Tahun 2025 menunjukkan satu hal penting: olahraga bukan hanya aktivitas tambahan, tapi bagian dari budaya kerja sehat dan profesional.
Lewat Pengayoman Cup dan rangkaian kegiatan lainnya, diharapkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan profesionalisme terus terbawa, tidak hanya di lapangan tenis, tetapi juga dalam setiap tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Hari Pengayoman ke-80 bukan sekadar peringatan, melainkan momentum untuk melangkah lebih kuat, lebih bugar, dan lebih solid bersama.






