KuybeliKuybeli

Meriah! Hari Pengayoman ke-80 Dibuka dengan Semangat Sportif dan Tenis "Pengayoman CUP"

Meriah! Hari Pengayoman ke-80 Dibuka dengan Semangat Sportif dan Tenis "Pengayoman CUP"
Minat|Bermain Tenis

Pembukaan Hari Pengayoman ke-80: Energi Baru di Usia ke-80

Jakarta, 4 Juli 2025 menjadi momen spesial bagi Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Secara virtual dan luring dari Lapangan Upacara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-80 Tahun 2025 resmi dibuka.

Pembukaan ini dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Persatuan Olahraga Pengayoman (POP) tingkat pusat dan wilayah periode 2025–2026, serta Pertandingan Tenis Lapangan bertajuk “Pengayoman CUP” yang langsung menyuntikkan nuansa kompetitif dan penuh sportivitas.

Nuansa Virtual, Seragam Kompak, Semangat Tetap Menyala

Acara diikuti secara daring oleh jajaran Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, dan pengurus POP tingkat wilayah dari seluruh Indonesia melalui platform Zoom.

Seluruh peserta tampil kompak dengan pakaian olahraga: atasan polo putih dan bawahan training hitam, menegaskan kesan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga ajang menghidupkan gaya hidup sehat dan aktif.

Momen pembukaan ini menjadi penanda penting untuk kembali meneguhkan semangat kebersamaan dan sportivitas di lingkungan Kementerian Hukum, sejalan dengan perjalanan 80 tahun sebagai institusi yang berkomitmen pada pelayanan publik profesional dan berintegritas.

Pengukuhan Pengurus POP: Mesin Baru Pembinaan Olahraga

Pengukuhan Pengurus POP dalam rangkaian acara ini menjadi sinyal kuat lahirnya komitmen baru dalam pembinaan olahraga di lingkungan Kementerian Hukum.

Selama ini, POP telah menjadi wadah pengembangan minat dan bakat olahraga para pegawai.

Dengan struktur kepengurusan yang baru, baik di tingkat pusat maupun daerah untuk periode dua tahun ke depan, peran POP diharapkan semakin strategis dalam:

  • Menghidupkan kegiatan olahraga yang berkelanjutan

  • Mendorong pola hidup sehat di kalangan pegawai

  • Menjadi sarana memperkuat kekompakan lintas unit kerja

“Pengayoman CUP”: Tenis Lapangan Sebagai Simbol Kebersamaan

Tak berhenti di pengukuhan, atmosfer sportivitas langsung terasa lewat Pertandingan Tenis Lapangan “Pengayoman CUP”.

Turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi simbol semangat kompetitif yang sehat dan menjunjung persaudaraan antar pegawai di lingkungan Kementerian Hukum.

Melalui tenis lapangan, nilai-nilai seperti fair play, disiplin, dan kerja sama tim ikut dipupuk, sejalan dengan karakter yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Apresiasi dan Pesan Penguatan Solidaritas

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyatakan dukungan penuhnya terhadap keseluruhan rangkaian kegiatan.

Menurutnya, peringatan Hari Pengayoman ke-80 adalah saat yang tepat untuk memperkokoh solidaritas di lingkungan Kementerian.

Ia menekankan bahwa melalui olahraga dan kebersamaan, dapat dibangun energi positif yang berimbas pada meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rakhmat juga menggarisbawahi pentingnya sinergi dalam setiap program yang dijalankan, khususnya terkait peran POP.

Kepengurusan POP yang baru diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan jasmani dan rohani pegawai, serta mampu mengajak seluruh pegawai untuk aktif dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang digelar.

Tata Tertib dan Koordinasi Teknis Kegiatan

Agar acara berjalan tertib dan lancar, panitia mengimbau seluruh peserta untuk:

  • Hadir 30 menit sebelum acara dimulai

  • Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai jadwal dan tata tertib

Koordinasi teknis kegiatan dilakukan melalui pejabat terkait di lingkungan Kementerian, sehingga peserta dapat fokus mengikuti acara tanpa kendala berarti.

Rangkaian Kegiatan Berlanjut Hingga Puncak Perayaan

Peringatan Hari Pengayoman ke-80 tidak berhenti pada satu hari acara saja.

Rangkaian kegiatan akan terus bergulir hingga puncak perayaan, dengan berbagai agenda yang melibatkan seluruh unsur di bawah Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Berbagai program yang direncanakan meliputi:

  • Kegiatan sosial

  • Aktivitas kebudayaan

  • Beragam cabang olahraga

Semua ini dirancang untuk memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun budaya kerja yang sehat dan produktif.

Peringatan ke-80 ini bukan hanya mengenang perjalanan panjang, tetapi juga menjadi pijakan untuk melangkah lebih solid, lebih sehat, dan lebih berdaya di masa depan.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!