Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pengangguran Menurun, Pekerjaan Informal Meningkat

Pengangguran Menurun, Pekerjaan Informal Meningkat
Minat|Asia Tenggara

Angka pengangguran turun, tetapi belum menjelaskan seluruh cerita

Pengangguran adalah kondisi ketika orang dalam angkatan kerja belum terserap ke pekerjaan, sehingga jumlahnya memberi petunjuk penting tentang seberapa luas kesempatan kerja tersedia. Pada Agustus 2026, jumlah pengangguran Indonesia turun sekitar 77.000 orang menjadi 7,38 juta dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada di 4,75 persen. Ini perkembangan positif: lebih banyak orang tercatat bekerja, dan TPT nasional turun dari 4,85 persen pada Agustus 2025. Namun, penurunan agregat bukan alasan untuk menyimpulkan bahwa pasar kerja telah membaik bagi semua orang. Angka pengangguran mencatat apakah seseorang bekerja, bukan apakah pekerjaannya stabil, terlindungi, atau cukup untuk menunjang kesejahteraan. Karena itu, kabar baik ini harus dibaca bersama jenis pekerjaan yang bertambah dan kelompok yang masih menghadapi hambatan.

Pengangguran Menurun, Pekerjaan Informal Meningkat

Kenaikan kerja informal membayangi perbaikan

Tanda paling jelas bahwa mutu penyerapan kerja masih menjadi pekerjaan rumah adalah meningkatnya porsi pekerja informal. Angkanya mencapai 59,73 persen pada Agustus 2026, naik dari 57,80 persen setahun sebelumnya. Artinya, sebagian penurunan pengangguran terjadi bersamaan dengan semakin besarnya porsi pekerjaan informal. Data ini tidak membuktikan bahwa setiap pekerjaan informal bermutu rendah atau dipilih karena keterpaksaan; sebagian orang memang memilih pola kerja yang lebih fleksibel. Namun, kenaikan tersebut tetap patut diperhatikan karena status bekerja saja belum menggambarkan keamanan dan kesejahteraan pekerja. BPS menilai penyerapan sektor formal masih perlu ditingkatkan dan penciptaan kerja formal perlu mendapat perhatian agar kesejahteraan pekerja dapat membaik. Bagi pencari kerja, tersedianya pekerjaan memang penting, tetapi kualitas dan kepastian kerja juga menentukan manfaat nyata dari pertumbuhan kesempatan kerja.

Perempuan menghadapi arah yang berbeda

Perbaikan tingkat pengangguran juga tidak dirasakan merata menurut jenis kelamin. TPT perempuan justru meningkat menjadi 4,93 persen pada Agustus 2026, sedangkan TPT laki-laki tercatat 4,64 persen. Kontras ini penting: angka nasional turun, tetapi peluang perempuan untuk memperoleh pekerjaan tidak mengikuti arah yang sama. Partisipasi angkatan kerja pun masih berbeda jauh, yakni 56,37 persen untuk perempuan dan 84,16 persen untuk laki-laki; keduanya menurun dibandingkan Agustus 2025. TPT perempuan yang lebih tinggi tidak menjelaskan sendiri penyebabnya, tetapi cukup menjadi peringatan agar keberhasilan pasar kerja tidak dinilai hanya dari rata-rata nasional. Jika pekerjaan yang tercipta tidak menjangkau perempuan secara setara, penurunan pengangguran total menyembunyikan kesenjangan yang tetap nyata.

Ukuran keberhasilan harus mencakup mutu pekerjaan

Data Agustus 2026 layak disambut sebagai kemajuan terbatas, bukan bukti bahwa persoalan ketenagakerjaan telah selesai. Pengangguran turun menjadi 7,38 juta dan TPT berada di 4,75 persen, tetapi kenaikan porsi pekerja informal serta memburuknya TPT perempuan mengingatkan bahwa jumlah orang yang bekerja bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Penilaian yang lebih jujur perlu melihat apakah pertumbuhan kesempatan kerja menjangkau kelompok yang tertinggal dan memberi pekerja kondisi yang mendukung kesejahteraan. Dengan demikian, kabar tentang pengangguran Indonesia mengandung dua sisi: lebih sedikit orang tercatat menganggur, tetapi kualitas dan pemerataan pekerjaan masih perlu menjadi perhatian. Kesimpulannya, penurunan angka pengangguran patut dihargai, namun kemajuan pasar kerja baru terasa luas ketika pekerjaan yang tercipta juga lebih formal, layak, dan terbuka bagi perempuan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!