KuybeliKuybeli

25 Hari Bedah Rumah Tokoh Adat di Kimbeli: Dari Rumah Sempit Jadi Simbol Kebersamaan

25 Hari Bedah Rumah Tokoh Adat di Kimbeli: Dari Rumah Sempit Jadi Simbol Kebersamaan
Minat|Renovasi Rumah

Sentuhan Kepedulian di Kampung Kimbeli

25 Hari Bedah Rumah Tokoh Adat di Kimbeli: Dari Rumah Sempit Jadi Simbol Kebersamaan

Di Mimika, Papua Tengah, sebuah aksi nyata dilakukan untuk semakin mendekatkan aparat keamanan dengan masyarakat.

Satgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia (PTFI) Yonif 301/PKS Pos Banti melaksanakan program bedah atau renovasi rumah milik salah satu tokoh adat di Kampung Kimbeli, Distrik Tembagapura.

Kegiatan ini bukan sekadar membangun ulang bangunan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya lokal sekaligus memperkuat hubungan emosional antara Satgas dan warga sekitar.

Rumah Tokoh Adat Jadi Prioritas

Rumah yang direnovasi adalah milik Bapak Elianus Magai, salah satu tokoh adat berpengaruh di Kampung Kimbeli.

Sebelum direnovasi, kondisi rumah dinilai kurang layak huni.

  • Anggota keluarga cukup banyak

  • Luas rumah terbatas

  • Aktivitas keluarga sehari-hari menjadi kurang leluasa

Melihat kondisi tersebut, Satgas memutuskan melakukan bedah rumah agar bangunan lebih sesuai dengan kebutuhan penghuni, lebih nyaman, dan lebih manusiawi bagi seluruh anggota keluarga.

Renovasi Total, Bukan Sekadar Tambal Sulam

Renovasi dipimpin langsung oleh Komandan Kompi (Danki) Pos Banti selaku Dan SSK I, dan menjadi bagian dari program pembinaan teritorial melalui kegiatan penggalangan.

Pekerjaan yang dilakukan mencakup:

  • Perombakan struktur rumah lama

  • Perbaikan atap agar lebih kokoh dan aman

  • Pembenahan dinding dan lantai

  • Pengecatan rumah agar terlihat lebih rapi dan nyaman

Seluruh proses ini memakan waktu sekitar 25 hari.

Yang menarik, renovasi ini dilakukan dengan semangat gotong royong, melibatkan:

  • Personel Satgas Pamobvitnas PTFI Yonif 301/PKS

  • Instansi setempat

  • Koramil dan Polsek di wilayah tersebut

  • Warga Kampung Kimbeli

Kebersamaan dan kerja kolektif menjadi roh dari seluruh proses, dari awal pengerjaan hingga rumah selesai direnovasi.

Lebih dari Sekadar Bangunan Fisik

Pimpinan Satgas Pamobvitnas PTFI Yonif 301/PKS menegaskan bahwa renovasi rumah ini punya makna lebih besar daripada sekadar memperbaiki bangunan.

Renovasi ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada tokoh adat yang selama ini berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya.

Tokoh adat dianggap sebagai pilar penting dalam kehidupan sosial masyarakat Papua, karena:

  • Menjaga keharmonisan dan persatuan

  • Menjadi panutan dalam pelestarian kearifan lokal

  • Menjembatani komunikasi antara warga dan berbagai pihak

Melalui kegiatan ini, Satgas ingin menunjukkan bahwa kehadiran mereka tidak hanya untuk tugas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mengatasi kesulitan dan memperkuat kebersamaan.

Rasa Syukur dari Pemilik Rumah

Sebagai pemilik rumah, Elianus Magai menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

Baginya, renovasi ini membawa perubahan besar:

  • Rumah menjadi lebih layak huni

  • Keluarga bisa beraktivitas lebih nyaman

  • Ada rasa dihargai dan diperhatikan oleh aparat yang bertugas di wilayahnya

Ia juga berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terbangun selama proses renovasi bisa terus terjaga di masa mendatang.

Harapan untuk Papua yang Lebih Damai

Melalui program bedah atau renovasi rumah ini, Satgas Pamobvitnas PT Freeport Indonesia Yonif 301/PKS ingin terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Misi yang ingin dicapai antara lain:

  • Memperkuat persatuan antara aparat dan warga

  • Mendorong terwujudnya lingkungan yang aman dan damai

  • Mendukung terciptanya Papua yang sejahtera, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakatnya

Satu rumah direnovasi, satu keluarga tersenyum, dan satu kampung merasakan dampak kebersamaan.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!