Paramotor Mojokerto Mengudara di Panggung SEA Games
Prestasi membanggakan kembali lahir dari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Di langit Thailand, dalam ajang SEA Games 2025, nama Indonesia berkibar lewat aksi apik Wahyu Wijaya, atlet paramotor putra andalan Mojokerto yang sukses menyabet medali perunggu untuk Merah Putih.
Raihan ini menempatkan Wahyu sebagai salah satu dari tiga wakil Indonesia yang berhasil naik podium di nomor paramotor putra. Perunggu yang ia bawa pulang bukan sekadar catatan pribadi, tapi kontribusi nyata untuk kontingen Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara.

Pertarungan Ketat di Langit Thailand
Berasal dari Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Wahyu tidak menutupi rasa bangga dan syukurnya bisa menghadiahkan medali untuk Indonesia.
Ia menegaskan bahwa persaingan di cabang paramotor pada SEA Games 2025 benar-benar sengit. Setiap detail penerbangan diperhitungkan, setiap manuver bisa jadi penentu hasil akhir.
Menurut Wahyu, paramotor bukan hanya soal keahlian teknis mengendalikan mesin dan parasut.
Ia menyoroti tiga hal penting yang jadi penentu di udara:
Ketepatan perhitungan dalam setiap gerakan
Konsentrasi penuh dari awal hingga akhir lomba
Pengendalian emosi saat berada di bawah tekanan kompetisi
Satu kesalahan kecil saja, kata Wahyu, bisa berujung fatal pada hasil akhir dan mengubur peluang medali.
Dukungan dari Mojokerto hingga ke Podium
Di balik medali perunggu ini, Wahyu tak lupa menyampaikan terima kasih atas dukungan yang ia terima dari daerah asalnya.
Ia menyinggung peran Bupati Mojokerto, Gus Barra, yang selama ini memberikan dukungan kepadanya. Wahyu mengingat bagaimana dulu ia kerap mendampingi sang bupati terbang di langit saat masa kampanye, dan kini ia menjadikan medali ini sebagai bentuk balasan manis untuk Mojokerto dan Indonesia.

Respons Bupati: Kebanggaan Seluruh Mojokerto
Keberhasilan Wahyu langsung mendapat apresiasi dari Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra atau Gus Barra. Ia menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya atas capaian sang atlet paramotor yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Bagi sang bupati, prestasi Wahyu bukan hanya kemenangan individu, tetapi juga kebanggaan kolektif masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Ia menilai, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing di level internasional ketika didukung oleh:
Kerja keras
Disiplin tinggi
Pembinaan berkelanjutan dari berbagai pihak
Bupati juga berharap capaian Wahyu akan memicu gelombang baru semangat di kalangan generasi muda Mojokerto, khususnya yang ingin berkarier di dunia olahraga prestasi.
Inspirasi untuk Generasi Muda dan Olahraga Dirgantara
Prestasi Wahyu di SEA Games 2025 menjadi lebih dari sekadar medali. Ia adalah simbol bahwa mimpi anak daerah bisa menembus langit internasional.
Dari Mojosari ke Thailand, dari latihan ke podium, perjalanan ini menunjukkan bahwa:
Anak muda daerah punya peluang besar bersinar, asalkan berani bermimpi dan konsisten berjuang
Olahraga dirgantara seperti paramotor memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia
Keberanian, ketepatan, dan ketangguhan bisa diwujudkan bukan hanya di darat, tapi juga di langit
Pemerintah Kabupaten Mojokerto menegaskan akan terus mendorong pengembangan olahraga prestasi, agar makin banyak atlet lokal yang mampu tampil dan bersaing di level nasional maupun internasional.
Pada akhirnya, medali perunggu Wahyu Wijaya di SEA Games 2025 adalah penanda bahwa langit bukan lagi batas, melainkan arena baru bagi atlet Indonesia untuk terus mengukir sejarah.






