Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Olahraga dan Gim Digital Membuka Jalur Baru Promosi Wisata

Olahraga dan Gim Digital Membuka Jalur Baru Promosi Wisata
Minat|Realitas Virtual (VR)

Promosi wisata masuk ke arena baru

Promosi destinasi wisata melalui olahraga dan gim digital adalah pendekatan yang mengenalkan tempat, budaya, dan pengalaman perjalanan dengan mengajak calon wisatawan berinteraksi melalui kegiatan fisik maupun permainan. Perpaduan ini mulai dijajaki dalam rangkaian Road to OGFC Jakarta pada 23–25 Oktober 2026, yang dikembangkan Nuswantara bersama sejumlah mitra untuk menghubungkan minat pada sepak bola, kebugaran, dan gim dengan potensi pariwisata serta ekonomi lokal. Langkah ini masuk akal: informasi destinasi lebih mudah melekat ketika hadir dalam aktivitas yang sudah diminati orang, bukan hanya dalam iklan yang mereka lihat sekilas. Namun, daya tarik acara saja tidak cukup. Agar promosi wisata ini menghasilkan minat perjalanan, pengalaman digital dan kegiatan komunitas perlu memberi alasan konkret untuk mengenal destinasi lebih jauh.

Pendekatan tersebut juga menggeser ukuran keberhasilan acara. Hanzela Calista Kusumamenggala, pendiri dan CEO Nuswantara, menilai keterlibatan komunitas sama pentingnya dengan penampil dan jumlah penonton. Itu penekanan yang tepat: komunitas olahraga, penggemar sepak bola, kelompok kebugaran, dan pemain gim dapat membawa percakapan tentang perjalanan ke lingkaran yang mungkin belum tersentuh promosi wisata konvensional. Mereka bukan sekadar audiens, melainkan penghubung antara minat sehari-hari dan pengalaman destinasi.

Dari layar menuju pengalaman tempat

Salah satu inisiatifnya adalah OGFC Nuswantara Games, gim digital wisata yang dikembangkan bersama Digital Lab, perusahaan pengembang gim asal Rusia. Permainan ini mengangkat enam destinasi: Labuan Bajo, Bali, Lombok, Borobudur, Danau Toba, dan Jakarta. Jangkauan enam tempat dalam satu gim memberi pemain gambaran awal tentang keragaman tujuan, sementara format bermain dapat menarik perhatian generasi muda yang terbiasa menjelajah melalui layar. Inilah peluang wisata digital: interaksi virtual menjadi pintu masuk untuk mengenal budaya dan potensi destinasi, lalu diarahkan ke pengalaman nyata.

Peluang itu belum otomatis menjadi perjalanan. Pengembangan gim memang membuka kemungkinan menghubungkan interaksi pemain dengan promosi dan kunjungan langsung, tetapi fitur lanjutan serta bentuk aktivasi masih bergantung pada ruang lingkup dan kesepakatan para pihak. Karena itu, permainan sebaiknya tidak diperlakukan sebagai tujuan akhir. Nilainya akan lebih besar jika informasi yang ditemui pemain bisa diteruskan ke kegiatan, cerita lokal, atau pilihan perjalanan yang jelas. Tanpa jembatan semacam itu, destinasi mungkin hanya menjadi latar yang menarik di layar.

Olahraga dan Gim Digital Membuka Jalur Baru Promosi Wisata

Komunitas membuat promosi lebih dekat

Kekuatan format ini terletak pada keberagaman orang yang bisa dilibatkan. Kolaborasi dengan komunitas olahraga dan penggemar gim membuka peluang menghubungkan aktivitas fisik dengan pengalaman wisata. Nuswantara juga mengembangkan HERSIDE, inisiatif yang mengajak perempuan terlibat bukan hanya sebagai penonton pertandingan, tetapi sebagai peserta kegiatan kebugaran dan anggota komunitas. Aktivitas seperti joging santai dan yoga dapat dikembangkan bersama kelompok serta penyedia layanan kebugaran. Ini memperluas gambaran wisata olahraga: perjalanan tidak harus berpusat pada pertandingan, tetapi dapat dibangun dari kegiatan yang terbuka bagi lebih banyak orang.

Ada pula potensi manfaat bagi usaha lokal. Hotel, restoran, industri perjalanan, instruktur kebugaran, dan usaha mikro, kecil, dan menengah disebut sebagai mitra yang dapat terlibat. Nuswantara juga menjajaki kerja sama dengan Jaring Esports Nusantara untuk menjangkau pemain gim dan talenta digital, serta dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia untuk mengeksplorasi perjalanan tematik yang terhubung dengan olahraga. Kolaborasi semacam ini menjanjikan promosi yang lebih hidup, asalkan keterlibatan pelaku lokal menjadi bagian dari rancangan kegiatan, bukan tambahan belakangan.

Ujian berikutnya adalah mengubah minat menjadi perjalanan

Rangkaian Road to OGFC Jakarta merupakan bagian dari persiapan menuju OGFC Unite yang direncanakan berlangsung pada April 2027. Salah satu konsep yang sedang direncanakan ialah paket perjalanan ke Labuan Bajo bagi penggemar Manchester United dalam rangkaian OGFC tersebut. Namun, jadwal, harga, fasilitas, kapasitas, dan mekanisme pemesanan masih menunggu konfirmasi. Artinya, gagasan ini masih perlu berkembang dari konsep menjadi pengalaman yang bisa direncanakan calon peserta. Kejelasan informasi akan menentukan apakah antusiasme komunitas berujung pada kunjungan atau berhenti sebagai percakapan.

Meramu olahraga, komunitas, dan gim digital adalah cara menjanjikan untuk memperluas pengenalan destinasi, terutama kepada audiens yang belum tersentuh saluran promosi biasa. Tetapi format ini hanya akan kuat bila setiap tahap saling tersambung: gim memantik rasa ingin tahu, komunitas menjaga keterlibatan, dan penyedia perjalanan menawarkan pengalaman yang nyata. Kesimpulannya, promosi destinasi wisata tidak cukup hadir di layar atau panggung acara; keberhasilannya bergantung pada kemampuan mengantar minat dari sana menuju tempat dan pelaku lokal yang ingin diperkenalkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!