Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Festival Budaya dan FAM Trip, Dua Pintu Promosi Wisata

Festival Budaya dan FAM Trip, Dua Pintu Promosi Wisata
Minat|Destinasi Luar Negeri

Festival sebagai magnet, bukan sekadar acara

Promosi wisata internasional adalah upaya terencana untuk memperkenalkan daya tarik destinasi kepada calon pengunjung dan mitra perjalanan lintas negara melalui pengalaman, jaringan, dan produk yang mudah dijual. Dengan pendekatan itu, Prambanan Shiva Festival 2027 dapat berfungsi sebagai alasan konkret bagi wisatawan asing untuk datang, bukan hanya sebagai perayaan budaya. Festival di kompleks Candi Prambanan dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari hingga 7 Maret 2027, dengan promosi melalui pameran internasional, kedutaan Indonesia di luar negeri, serta agen perjalanan dan operator tur. Candi Prambanan telah diperkenalkan di World Travel Market London 2026 dan pameran pariwisata di Mumbai pada 1–3 September 2026. Promosi juga hadir di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026, yang dihadiri calon pembeli dari 45 negara. Skala jangkauan itu penting, tetapi dampaknya bergantung pada apakah mitra perjalanan benar-benar memasukkan festival ke paket wisata. Inilah kemenparekraf strategi wisata yang lebih kuat: mengubah perhatian internasional menjadi alasan perjalanan yang dapat dipesan.

Festival Budaya dan FAM Trip, Dua Pintu Promosi Wisata

FAM trip membuat destinasi terasa nyata

Pameran dapat membuka percakapan, tetapi pengalaman langsung memberi agen perjalanan bahan yang lebih meyakinkan untuk merancang produk. Mega FAM Trip WITF 2026 berlangsung pada 10–17 Oktober dan memperkenalkan pengalaman autentik kepada mitra industri perjalanan internasional. Empat rute membawa peserta ke Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara, dengan pilihan wisata bahari, pegunungan, budaya, sejarah, serta gastronomi. Di Belitung, misalnya, peserta menjelajahi pulau dan formasi batu granit; rute lain menghubungkan Puncak, Bogor, Bandung, Bromo, Batu, Surabaya, Manado, dan Likupang. Setelah perjalanan, peserta bertemu pelaku industri dalam WITF dan sesi Business Matching di Jakarta. Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini menjelaskan, “perpaduan kunjungan langsung ke destinasi dan kegiatan pameran” memberi mitra peluang menyusun paket baru yang inovatif dan berdaya saing. Model FAM trip pariwisata ini patut dipertahankan karena mitra menilai destinasi Indonesia global berdasarkan pengalaman, bukan brosur semata.

Ukur keberhasilan dari manfaat di destinasi

Dua jalur promosi ini saling melengkapi: festival budaya membangun alasan untuk berkunjung, sedangkan kunjungan pengenalan membantu profesional perjalanan memahami apa yang bisa ditawarkan. Namun, jumlah pameran dan peserta bukan ukuran akhir keberhasilan. Pemerintah berharap promosi Prambanan dan festivalnya meningkatkan kunjungan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Mega FAM Trip juga diarahkan untuk memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di destinasi. Harapan itu baru bernilai jika warga dan usaha setempat ikut menjadi bagian dari pengalaman yang dipasarkan, bukan sekadar latar bagi wisatawan. Karena itu, paket yang lahir dari pertemuan bisnis perlu tetap menonjolkan budaya dan karakter lokal, sekaligus membuka ruang bagi pelaku setempat. Sesudah promosi dan perjalanan pengenalan, langkah berikutnya adalah memastikan kerja sama agen tur berlanjut menjadi paket wisata yang benar-benar dijual dan kunjungan yang memberi manfaat. Strategi dua jalur ini menjanjikan; keberhasilannya harus terlihat di komunitas destinasi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!