Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pemantauan TKA di Madrasah: Menjaga Ketertiban dan Mutu

Pemantauan TKA di Madrasah: Menjaga Ketertiban dan Mutu
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Pengawasan langsung mengawal pelaksanaan TKA

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen bagi peserta didik yang perlu diselenggarakan sesuai prosedur, jadwal, dan kondisi yang mendukung mereka mengerjakan ujian dengan nyaman. Pemantauan langsung di madrasah penting karena mutu asesmen tidak hanya ditentukan oleh soal, tetapi juga oleh ketertiban pelaksanaan dan kesiapan penyelenggara. Pada Selasa, 3 November 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, memantau pelaksanaan TKA Madrasah Aliyah Gelombang 2 di MAN 1 Yogyakarta. Sehari sebelumnya, MAN 2 Kota Jambi menerima monitoring dan evaluasi dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Dedi Irama Silalahi. Dua kunjungan ini memperlihatkan pengawasan bukan urusan administratif belaka: kehadiran pejabat membantu memastikan proses berjalan tertib, sesuai ketentuan, dan memberi dukungan nyata kepada madrasah serta peserta.

Pemantauan TKA di Madrasah: Menjaga Ketertiban dan Mutu

Dua kunjungan, satu prioritas: tertib dan sesuai aturan

Di MAN 1 Yogyakarta, Ahmad Shidqi bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Ahmad Musyadad meninjau kesiapan penyelenggara, kelancaran setiap sesi, dan kondisi peserta. Sebanyak 278 siswa mengikuti ujian dalam tiga sesi. Seorang siswa tidak dapat hadir karena sakit dan akan mengikuti TKA susulan sesuai ketentuan. Pelaksanaan secara umum berlangsung lancar dan tertib. Di MAN 2 Kota Jambi, kunjungan Dedi Irama Silalahi berfokus pada kesiapan panitia, kelancaran ujian, serta kepatuhan terhadap prosedur. Ia juga mengingatkan panitia agar menjaga integritas dan kejujuran. Perbedaan penekanan ini saling melengkapi: kelancaran operasional menjaga peserta dapat mengikuti asesmen, sedangkan integritas melindungi kepercayaan pada proses dan hasilnya. Karena itu, monitoring TKA yang baik semestinya memeriksa lebih dari sekadar apakah ujian dimulai tepat waktu.

Pemantauan TKA di Madrasah: Menjaga Ketertiban dan Mutu

Pemantauan sebagai bagian dari mutu asesmen

Pemantauan lapangan memberi pengawas kesempatan melihat langsung apakah aturan diterapkan, kendala ditangani, dan peserta memperoleh kondisi yang layak untuk mengerjakan ujian. Fungsi ini penting bagi asesmen madrasah: tanpa pengawasan yang konsisten, kepatuhan prosedural dan pengalaman peserta berisiko hanya menjadi pernyataan di atas kertas. Kehadiran pimpinan juga membuka ruang pembinaan, bukan semata-mata pemeriksaan. Jadwal TKA MA Gelombang 1 berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan Gelombang 2 dijadwalkan pada 2–5 November 2026. Di MAN 1, penjadwalan susulan bagi peserta yang sakit menunjukkan bahwa ketertiban perlu berjalan seiring dengan penerapan aturan yang memberi ruang bagi peserta mengikuti asesmen. Harapannya, pemantauan berkelanjutan membuat penyelenggaraan lebih akuntabel dan memberi pengalaman ujian yang baik, tanpa mengendurkan standar.

Mutu ujian menuntut tertib sekaligus berintegritas

Pelaksanaan TKA madrasah di Yogyakarta dan Jambi memperlihatkan bahwa pengawasan paling berguna ketika menghubungkan prosedur dengan nilai pendidikan. Kesiapan panitia, kelancaran sesi, kenyamanan peserta, dan kejujuran bukan agenda terpisah; semuanya menentukan apakah hasil asesmen layak dipercaya. Kedua kunjungan menekankan kepatuhan pada ketentuan dan kelancaran, sementara arahan di MAN 2 secara khusus menegaskan integritas. Kombinasi itu patut dijadikan standar: asesmen yang tertib tetapi mengabaikan kejujuran tidak cukup, begitu pula nilai integritas yang tidak didukung pelaksanaan rapi. Kesimpulannya, monitoring bukan formalitas kunjungan, melainkan bagian dari tanggung jawab pembinaan dan pengawasan. Jika diterapkan konsisten, pengawasan membantu madrasah menjaga mutu proses sekaligus memastikan peserta mendapat kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!