Verdik Awal: SUV Listrik yang Mengutamakan Rasa Mengemudi
Leapmotor B10 adalah SUV listrik Cina berukuran kompak yang dirancang untuk menggabungkan kenyamanan harian, kabin fungsional, dan karakter fun to drive, dengan fokus pada kualitas bangunan yang terasa premium dan pengendalian yang lebih matang dibanding banyak mobil listrik sekelasnya, sehingga menyasar pengemudi yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa mengorbankan kesenangan di balik kemudi. Dalam tiga hari test drive mobil listrik ini, kesan dominan yang muncul bukan soal fitur melimpah, melainkan bagaimana B10 membuat pengemudi ingin terus menyetir. Dengan harga Rp479.000.000 (OTR Surabaya), paket yang ditawarkan terasa menarik bagi mereka yang menilai rasa berkendara sama pentingnya dengan teknologi kabin. Namun, beberapa kompromi di kursi belakang dan area bagasi membuatnya kurang ideal bagi keluarga yang sering bepergian jauh dengan banyak penumpang.
Kelebihan
- Karakter fun to drive yang jarang ditemui di SUV listrik Cina sekelasnya.
- Built quality eksterior dan interior terasa premium untuk harga yang ditawarkan.
- Pengendalian stabil dan percaya diri, tetap nyaman untuk pemakaian harian.
Kekurangan
- Sandaran jok baris kedua tegak dan headrest menjorok, kurang santai untuk penumpang tinggi di perjalanan jauh.
- Lantai bagasi tidak full flat dan permukaan tidak sepenuhnya rata.
- Jaringan servis dan suku cadang sebagai pendatang baru belum sekuat merek lama.
Desain, Kualitas Bangunan, dan Fitur yang Paling Terasa
Sebelum bicara performa SUV listrik ini, Leapmotor B10 sudah memberi kesan positif dari tampilan dan kualitas rakitannya. Proses pengecatan menggunakan teknik 3C1B (3-Coat-1-Bake) yang menghasilkan kualitas setara mobil premium, membuat panel bodi tampak rapi dan berkilau konsisten. Pintu menutup dengan bunyi mantap, sambungan panel rapat, dan material kabin terasa lebih solid dibanding banyak SUV listrik Cina lain di kisaran harga serupa. Di dalam, konsep Persona Panel pada dasbor menghadirkan slot modular yang bisa diisi aksesori, pajangan koleksi, atau diubah menjadi nampan praktis yang bisa dipasang-lepas, jelas dirancang untuk penggunaan sehari-hari. Sisi minusnya, kabin didominasi warna abu-abu tua yang polos dan minimalis, sehingga kurang menarik bagi pengguna yang menyukai kabin berwarna atau lebih ekspresif.
| Aspek | Kesan | Catatan |
|---|---|---|
| Eksterior | Kualitas cat premium, panel rapi | Teknik 3C1B meningkatkan kesan solid. |
| Interior | Material terasa kokoh dan halus | Lebih baik dari banyak SUV listrik Cina sekelas. |
| Desain kabin | Fungsional, minimalis, abu-abu tua | Kurang atraktif bagi pencinta warna. |
| Persona Panel | Slot modular di dasbor | Bisa diisi aksesori atau nampan praktis. |
Performa SUV Listrik dan Rasa Berkendara: Fun to Drive, Bukan Sekadar Nyaman
Tiga hari Leapmotor B10 review di rute kota dan tol menunjukkan bahwa klaim fun to drive bukan sekadar jargon. Struktur Cell-to-Chassis 2.0 membuat baterai menjadi bagian dari rangka, menurunkan pusat gravitasi, meningkatkan kekakuan bodi, dan meluaskan ruang kabin hingga 17,5%. Efeknya terasa saat menikung: bodi tidak limbung dan mobil tetap tenang. Sasis disetel melalui Stellantis Master Chassis Tuning di Balocco, Italia, dengan sentuhan teknisi ahli pembuat sasis Maserati, menghasilkan keseimbangan antara kenyamanan harian dan stabilitas di kecepatan tinggi. Berbeda dari banyak SUV listrik Cina yang memakai FWD, B10 mengandalkan RWD dengan distribusi bobot 50:50, membuat respons setir lebih natural dan mobil terasa "tahu mau ke mana" saat dibelokkan. Motor listrik 160 kW dengan torsi 240 Nm memberi akselerasi 0–100 km/jam sekitar 8 detik dan top speed 170 km/jam yang dibatasi elektronik, cukup untuk selap-selip di tol tanpa drama.
Kenyamanan Harian, Fitur Cerdas, dan Kompromi Kabin
Dalam penggunaan harian, Leapmotor B10 terasa seperti SUV yang siap dipakai jauh. Posisi mengemudi mudah diatur berkat setelan setir rake dan reach yang luas serta jok pengemudi yang fleksibel, sehingga pengemudi tinggi maupun pendek bisa menemukan posisi duduk yang pas tanpa banyak kompromi. Ruang kabin lega untuk sebuah compact SUV, dan karakter suspensi yang seimbang membuat jalan bergelombang tetap nyaman tanpa membuat mobil terasa mengayun berlebihan. Untuk teknologi, fitur Bluetooth Key memungkinkan membuka dan mengunci pintu lewat aplikasi tanpa bergantung sinyal seluler, berguna saat parkir di basement yang sinyalnya lemah. Ada juga fitur keamanan berupa kewajiban memasukkan password di head unit 14 inci sebelum mobil bisa dijalankan. Di sisi lain, sandaran jok baris kedua yang tegak dan headrest menjorok ke depan membuat penumpang di atas 175 cm kurang santai di perjalanan jauh, dan lantai bagasi tidak full flat serta tidak sepenuhnya rata meski kapasitas 430–1.700 liter cukup fleksibel.
Efisiensi, Jarak Tempuh, dan Pertimbangan Purna Jual
Untuk performa SUV listrik di dunia nyata, baterai LFP 67,1 kWh Leapmotor B10 diklaim mampu menempuh hingga 516 km (NEDC) atau 434 km (WLTP), dengan angka WLTP yang lebih mendekati kondisi harian. Dalam test drive mobil listrik ini, respons motor membuat akselerasi di kecepatan menengah terasa ringan, sehingga menyalip di jalan raya atau berpindah jalur di tol tidak menegangkan. Dari sisi nilai, dengan harga Rp479.000.000 (OTR Surabaya) dan status rakitan lokal, B10 menawarkan paket yang sulit diabaikan bagi pengemudi yang mengutamakan rasa berkendara. Namun, sebagai pendatang baru yang dipasarkan lewat Indomobil, jaringan servis dan ketersediaan suku cadang belum sekuat merek-merek lama, sehingga calon pembeli perlu mempertimbangkan akses purna jual jangka panjang. Kalau prioritas utama adalah fitur sebanyak mungkin dan jaringan yang sudah mapan, beberapa rival mungkin lebih menarik; tetapi bagi generasi yang ingin pindah ke EV tanpa kehilangan keseruan di balik kemudi, B10 layak masuk daftar test drive teratas.
Buy if / Skip if
- Buy the Leapmotor B10 if kamu mencari SUV listrik Cina yang fun to drive dan bukan sekadar nyaman.
- Skip the Leapmotor B10 if prioritasmu adalah kursi belakang super nyaman untuk penumpang tinggi di perjalanan jauh.
- Buy the Leapmotor B10 if kamu menginginkan kualitas bangunan eksterior dan interior yang terasa premium di kelas harganya.
- Skip the Leapmotor B10 if kamu lebih mengutamakan lantai bagasi yang full flat dan benar-benar rata untuk angkut barang besar.
- Buy the Leapmotor B10 if kamu ingin beralih ke EV tanpa kehilangan keseruan dan rasa percaya diri di balik kemudi.
- Skip the Leapmotor B10 if kamu menginginkan jaringan servis dan suku cadang yang sudah sangat luas dari merek lama.
- Buy the Leapmotor B10 if kamu menghargai fitur cerdas seperti Bluetooth Key dan sistem password head unit untuk keamanan.
- Skip the Leapmotor B10 if fokusmu adalah fitur sebanyak-banyaknya di atas rasa berkendara.






