Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

TKA Berjalan dalam Beberapa Sesi, Ratusan Siswa Ikuti Ujian

TKA Berjalan dalam Beberapa Sesi, Ratusan Siswa Ikuti Ujian
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Pengaturan sesi menjaga ujian tetap tertib

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah ujian bagi siswa kelas XII untuk mengukur kemampuan akademik melalui mata pelajaran yang dijadwalkan, dengan pelaksanaan yang diatur agar peserta dapat mengerjakan soal secara tertib. Di SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, 332 siswa mengikuti hari pertama TKA pada Senin, 26 Oktober, dan sekolah membagi peserta ke dalam tiga sesi demi mengakomodasi seluruh kelas XII. Pengaturan ini tampak tepat: sesi pertama berlangsung tertib dan seluruh peserta hadir tepat waktu, menurut Wakil Kepala Sekolah Rina Nugrahani. Pelaksanaan TKA sekolah yang terjadwal memberi ruang bagi ratusan siswa tanpa menumpuk mereka dalam satu waktu. Pada hari pertama, materi yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Survei Karakter. Sebagian siswa sempat gugup sebelum mulai mengerjakan soal, tetapi ketegangan mereda setelah ujian selesai.

Jadwal sesi ujian TKA di Mejayan disusun berurutan: sesi pertama pukul 07.00–08.45, sesi kedua pukul 09.30–11.15, dan sesi ketiga pukul 12.00–13.45. Rina menyebut sesi pertama berjalan lancar, dengan siswa datang tepat waktu dan ujian berlangsung sesuai jadwal. Kelancaran ini penting, tetapi rasa gugup yang dialami sebagian peserta juga mengingatkan bahwa kesiapan teknis saja belum cukup; suasana ujian yang tertib turut membantu siswa berkonsentrasi. Informasi yang tersedia mencatat jalannya sesi pertama, bukan rincian hasil atau pengalaman seluruh peserta. Karena itu, keberhasilan hari pertama paling tepat dilihat dari ukuran yang dapat dipastikan: jadwal berjalan dan peserta dapat mengikuti ujian tanpa kendala berarti.

Peserta lebih sedikit, ujian memakai laboratorium sekolah

Di SMKN 3 Telukkuantan, sebanyak 33 siswa kelas XII mengikuti TKA pada Rabu, 28 Oktober 2026. Mereka mengerjakan ujian di laboratorium komputer milik sekolah, sehingga TKA laboratorium komputer menjadi bagian langsung dari pengaturan pelaksanaan di sana. Pada hari ketiga, mata pelajaran wajib yang diujikan adalah Matematika. Tes berlangsung lancar tanpa gangguan jaringan maupun sistem, berbeda dari gangguan yang terjadi pada sesi pertama hari sebelumnya. Kontras ini menunjukkan bahwa kelancaran ujian berbasis komputer sangat bergantung pada kesiapan teknis, bukan hanya kedisiplinan peserta. Kepala sekolah Ismada menyatakan seluruh 33 siswa ikut pada gelombang pertama; karena jumlah peserta relatif sedikit, sekolah tidak perlu mengikuti gelombang kedua.

Jadwal hari ketiga di Telukkuantan juga dimajukan sesuai penentuan pusat: sesi pertama dimulai pukul 07.00, lebih awal dari jadwal biasanya pukul 07.30, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 09.00, bukan pukul 09.20. Perubahan waktu seperti ini menuntut peserta dan sekolah mencermati jadwal dengan saksama agar tidak ada yang tertinggal. Ismada berharap para siswa meraih nilai terbaik. Harapan itu wajar, tetapi ukuran pelaksanaan yang paling nyata sejauh ini adalah seluruh peserta mengikuti ujian di fasilitas sekolah dan tes hari ketiga berjalan tanpa gangguan jaringan maupun sistem. Bagi peserta ujian TKA, kesiapan menghadapi soal perlu berjalan seiring dengan perhatian pada jadwal dan kondisi teknis.

Kelancaran bergantung pada jadwal dan kesiapan teknis

Dua sekolah ini memperlihatkan cara berbeda mengatur pelaksanaan TKA sesuai jumlah peserta: SMAN 1 Mejayan membagi 332 siswa ke dalam tiga sesi, sementara SMKN 3 Telukkuantan mengikutsertakan 33 siswa di laboratorium komputer sekolah. Di Mejayan, fokusnya adalah mengatur arus peserta agar ujian berlangsung tertib; di Telukkuantan, pengalaman gangguan pada hari sebelumnya membuat kondisi jaringan dan sistem menjadi perhatian yang nyata. Keduanya menegaskan bahwa sesi ujian TKA bukan sekadar pembagian waktu. Jadwal yang jelas, kehadiran tepat waktu, dan fasilitas yang berfungsi sama-sama menentukan apakah siswa dapat menghadapi ujian dengan tenang. Rasa gugup sebagian siswa Mejayan juga patut diperhatikan, sebab ketertiban pelaksanaan tidak otomatis menghapus tekanan yang dirasakan peserta.

Kesimpulannya, pelaksanaan TKA di kedua sekolah menunjukkan pentingnya penyesuaian pengaturan dengan kebutuhan masing-masing: pembagian tiga sesi untuk ratusan siswa di Mejayan dan pemakaian laboratorium komputer bagi 33 peserta di Telukkuantan. Catatan kelancaran pada sesi pertama di Mejayan serta tes hari ketiga tanpa gangguan di Telukkuantan merupakan hasil yang menggembirakan, tetapi kesiapan teknis dan ketepatan jadwal tetap perlu dijaga sepanjang ujian. Bagi siswa kelas XII, persiapan akademik sebaiknya disertai perhatian pada waktu dan aturan pelaksanaan. Dengan begitu, sekolah bukan hanya menyediakan tempat ujian, tetapi juga kondisi yang mendukung peserta mengerjakan soal sebaik mungkin.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!