Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

TKA Hadir bagi Jutaan Siswa, Hari Pertama Berjalan Lancar

TKA Hadir bagi Jutaan Siswa, Hari Pertama Berjalan Lancar
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

TKA menjangkau jutaan siswa

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen berbasis komputer bagi siswa SMA, SMK, MA, dan sederajat untuk mengukur kemampuan akademik melalui rangkaian mata pelajaran yang dijadwalkan dalam beberapa hari. Jadwal utama TKA 2026 dimulai pada Senin, 26 Oktober, menandai dimulainya ujian bagi peserta di berbagai sekolah. Skala pelaksanaannya patut menjadi perhatian: sebanyak 3,86 juta peserta terdaftar, setara 91,72 persen dari total calon peserta yang tercatat. Angka itu memberi gambaran luasnya keterlibatan siswa, sekaligus menjadikan kesiapan sekolah sebagai bagian penting dari kelancaran ujian. Bagi peserta TKA 2026, hari pertama bukan sekadar awal menjawab soal; mereka juga perlu memahami alur asesmen dan beradaptasi dengan aplikasi tes. Potret dari satu sekolah membantu memperlihatkan bagaimana persiapan berskala besar itu berlangsung di ruang ujian.

Jadwal dan materi ujian

Pelaksanaan TKA dibagi ke dalam dua gelombang: gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026. Untuk TKA SMA SMK dan jenjang sederajat, pembagian ini membuat jadwal ujian tersebar selama lebih dari satu pekan kalender, bukan terkumpul pada satu hari. Peserta memulai rangkaian dengan Bahasa Indonesia yang menekankan literasi membaca. Berikutnya, asesmen berlanjut ke Bahasa Inggris, Matematika, dan dua mata pelajaran pilihan. Urutan ini menunjukkan bahwa ujian TKA menggabungkan kemampuan dasar dengan pilihan bidang yang diambil peserta. Karena itu, hari pertama menjadi pembuka rangkaian, bukan gambaran keseluruhan materi yang harus dihadapi siswa.

Potret hari pertama di SMK BIM

Di SMK BIM Islamic School Srengseng, sebanyak 53 siswa dari jurusan DKV, BDP, dan TKJT/TKJ mengikuti TKA tahun ini. Sebelum mengerjakan Bahasa Indonesia yang mencakup literasi membaca, peserta menjalani latihan penggunaan aplikasi tes selama lima menit; rangkaian hari pertama juga mencakup survei karakter. Ujian berlangsung dalam satu sesi, pukul 07.00 hingga 09.10 WIB. Pelaksanaan di sekolah tersebut dilaporkan berjalan lancar dan dipantau langsung oleh Dedi Supriyadi dari Sudin Pendidikan Wilayah Jakarta Barat 2. Contoh ini memberi gambaran konkret tentang bagaimana skala jutaan peserta diterjemahkan menjadi prosedur terjadwal di sekolah: ada pengenalan aplikasi, sesi ujian yang jelas, dan pemantauan. Kelancaran hari pertama menjadi awal yang baik, meski rangkaian asesmen masih berlanjut.

Awal yang tertib perlu dijaga

Pelaksanaan utama yang dimulai pada 26 Oktober mempertemukan skala nasional dengan pengalaman nyata siswa di sekolah. Dengan 3,86 juta peserta terdaftar dan tingkat pendaftaran 91,72 persen, kesiapan teknis dan kepatuhan pada jadwal menjadi penopang penting bagi ujian yang tertib. Potret SMK BIM menunjukkan bentuk sederhana dari kesiapan itu: latihan aplikasi sebelum tes, satu sesi dengan waktu yang telah ditentukan, serta pemantauan langsung. Namun, satu sekolah tentu hanya memberi gambaran pelaksanaan setempat, bukan bukti bahwa kondisi di semua tempat sama. Yang jelas, awal yang lancar memberi peserta ruang untuk berkonsentrasi pada materi, sementara gelombang berikutnya masih akan berlangsung hingga 5 November. Kesimpulannya, TKA 2026 dimulai dengan cakupan peserta yang besar dan contoh pelaksanaan hari pertama yang tertib; konsistensi jadwal dan kesiapan sekolah akan menentukan kelancaran seluruh rangkaian.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!