Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Operasi Patuh Candi Menyasar Pelanggaran Berisiko

Operasi Patuh Candi Menyasar Pelanggaran Berisiko
Minat|Keamanan Pintar

Operasi 14 hari untuk keselamatan jalan

Operasi Patuh Candi adalah kegiatan kepolisian untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas melalui penindakan, edukasi, dan pelayanan yang mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Di Pemalang, operasi ini berlangsung selama 14 hari, dari 26 Oktober hingga 8 November 2026, sebagai bagian dari pelaksanaan serentak di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Fokus pada keselamatan terasa mendesak: Ditlantas Polda Jawa Tengah mencatat 6.935 kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga September 2026, naik 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Angka itu memberi alasan kuat untuk menertibkan perilaku yang membahayakan, tetapi banyaknya tilang tidak semestinya menjadi ukuran keberhasilan. Operasi baru berarti jika pengguna jalan lebih sadar dan patuh setelahnya.

Bagi warga, razia lalu lintas ini berarti pemeriksaan dapat berlangsung di jalan selama periode operasi. Karena itu, pengendara sebaiknya memastikan kelengkapan berkendara dan mematuhi aturan, bukan menunggu petugas hadir untuk mengubah perilaku.

Tujuh pelanggaran yang menjadi sasaran

Polisi menargetkan tujuh jenis pelanggaran lalu lintas yang dinilai berisiko bagi pengendara dan pengguna jalan lain. Daftarnya mencakup pengendara sepeda motor tanpa helm berstandar SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pengendara di bawah umur.

Sasaran lainnya ialah berkendara melebihi batas kecepatan, pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Pilihan ini masuk akal karena menyasar tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, bukan sekadar pelanggaran administratif.

Pengendara dapat mengurangi risiko terkena penindakan sekaligus menjaga keselamatan dengan memakai helm sesuai standar, menahan diri dari penggunaan ponsel, dan tidak berkendara dalam kondisi yang mengganggu konsentrasi. Kepatuhan seperti ini lebih bernilai daripada menganggap operasi sebagai gangguan sementara.

Tegas tanpa arogan

Penindakan polisi perlu tegas, tetapi cara pelaksanaannya sama pentingnya dengan aturan yang ditegakkan. Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Muhammad Aldian meminta personel bertindak secara selektif dan profesional, tetap santun, serta mengedepankan pendekatan humanis saat menghadapi pelanggar.

Di Pemalang, Kapolres AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebut penindakan dilakukan secara terukur melalui tilang manual untuk pelanggaran kasatmata, penindakan dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), dan teguran. Petugas setempat juga menggunakan kamera genggam untuk mendukung penindakan. Kombinasi ini membuka ruang bagi penegakan aturan sekaligus peringatan, alih-alih menjadikan setiap pertemuan dengan petugas berakhir dengan sanksi.

Aldian menegaskan bahwa keberhasilan operasi harus terlihat dari meningkatnya kesadaran, kepatuhan, dan keselamatan, bukan dari banyaknya penindakan. Prinsip itu layak menjadi patokan publik: ketegasan dibutuhkan untuk pelanggaran berbahaya, sementara pelayanan dan sikap simpatik menjaga kepercayaan masyarakat.

Keselamatan sebagai ukuran keberhasilan

Operasi Patuh Candi seharusnya tidak berhenti saat masa penindakan berakhir pada 8 November. Tujuan yang lebih penting ialah membentuk kebiasaan berkendara tertib yang bertahan setelah petugas tidak lagi melakukan pemeriksaan rutin. Dengan angka kecelakaan yang meningkat, edukasi dan kepatuhan sehari-hari harus berjalan beriringan dengan penindakan.

Polisi patut menindak pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan secara konsisten, tetapi tanpa sikap arogan. Sebaliknya, pengendara perlu melihat aturan sebagai perlindungan bersama, bukan sekadar ancaman tilang. Operasi ini akan berhasil bila jalan menjadi lebih aman dan disiplin warga meningkat—bukan bila catatan penindakan semata bertambah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!