Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Penghargaan Corporate Governance Kian Ketat, Tiga Sektor Unjuk Gigi

Penghargaan Corporate Governance Kian Ketat, Tiga Sektor Unjuk Gigi
Minat|Asia Tenggara

Penghargaan Corporate Governance: Bukan Lagi Bonus, Tapi Kebutuhan

Penghargaan corporate governance adalah bentuk pengakuan formal terhadap perusahaan yang menerapkan tata kelola perusahaan secara konsisten, transparan, dan akuntabel, mencakup struktur, proses, serta praktik yang menjamin perlindungan kepentingan pemangku kepentingan sekaligus keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Di tengah persaingan bisnis yang tajam, penghargaan semacam ini tidak bisa lagi dipandang sebagai sekadar plakat di dinding. Ia menjadi sinyal ke pasar bahwa sebuah perusahaan sanggup memadukan kinerja dan integritas. Tahun ini, sorotan tertuju pada sektor keuangan dan maritim yang mulai memperlakukan fungsi corporate secretary sebagai garda depan governance, bukan pelengkap administratif. Ini menandakan pergeseran: reputasi dan kepercayaan tidak lagi dibangun oleh promosi, melainkan oleh disiplin tata kelola yang bisa diuji.

Bank Jakarta: Corporate Secretary Sebagai Mesin Transparansi

Bank Jakarta meraih penghargaan corporate governance melalui ajang Corporate Secretary Champion 2026 yang diselenggarakan SWA, sebagai apresiasi atas komitmen memperkuat tata kelola perusahaan dan komunikasi korporasi. Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekretaris Perusahaan, Arie Rinaldi, pada 1 September 2026 di Jakarta. Dalam skema penjurian, hanya peserta dengan nilai minimal 70 yang dinyatakan lulus, dengan kategori Good (70–<80), Very Good (80–<90), dan Excellent (≥90). Ini menegaskan bahwa standar penilaian governance kian terukur dan ketat.

Direktur Utama Agus H. Widodo menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas konsistensi insan Bank Jakarta dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Kutipan yang paling mencolok adalah pernyataannya bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen memperkuat tata kelola sekaligus membangun komunikasi yang transparan dan konstruktif dengan pemangku kepentingan. Di balik penghargaan ini, bank tersebut juga mencatat memiliki 243 Sentra Mikro dengan pembiayaan pedagang pasar yang tembus Rp326 miliar, menunjukkan bahwa ekspansi bisnis dan kedisiplinan governance bisa berjalan beriringan.

HIS: Dari Guardian of Compliance Menjadi Guardian of Trust

Di sektor maritim, PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS) kembali meraih ajang Corporate Secretary Champion 2026 dengan predikat Very Good dari SWA Media Group. Penghargaan ini diberikan dalam acara Sharing Session & Awarding bertema penciptaan nilai melalui perusahaan yang berkelanjutan dan bereputasi, yang secara eksplisit menghubungkan governance dengan value creation jangka panjang. HIS tidak hanya memenuhi syarat administratif; perusahaan ini memaparkan program tata kelola, keterbukaan informasi, hubungan dengan investor dan regulator, serta pengelolaan reputasi secara terstruktur dalam proses penjurian.

Posisi HIS menarik karena mereka menyatakan corporate secretary bukan semata guardian of compliance, melainkan guardian of trust yang memastikan proses bisnis berjalan transparan dan akuntabel. Salah satu wujudnya adalah pengembangan Compliance Dashboard untuk memantau kewajiban regulasi secara terintegrasi dan real time, meminimalkan risiko keterlambatan pelaporan, dan mempercepat keputusan terkait kepatuhan. Dengan armada 23 set tugboat dan barge berkapasitas 7.500 hingga 10.000 metrik ton serta satu kapal pengangkut CPO, skala operasi HIS menuntut governance yang rapi; Corporate Secretary Champion di sini menjadi penanda bahwa perusahaan berusaha menyelaraskan ekspansi logistik dengan disiplin tata kelola.

Standar Governance Naik, Apa Artinya untuk Industri?

Jika dicermati, pola penghargaan corporate governance yang diterima Bank Jakarta dan HIS menunjukkan dua hal: pertama, penekanan kuat pada fungsi corporate secretary sebagai inti tata kelola; kedua, integrasi governance dengan strategi komunikasi dan kepatuhan yang terukur. Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026 disebut sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya berkelanjutan memperkuat peran corporate secretary, dan bagi HIS, penghargaan ini diartikan sebagai pengakuan atas komitmen memperkuat tata kelola, menjaga reputasi, dan membangun hubungan dengan pemangku kepentingan.

Bank Jakarta menegaskan akan terus mengembangkan fungsi corporate secretary agar semakin responsif terhadap dinamika bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan ke depan. HIS pun menyatakan akan memperkuat peran tersebut untuk mendukung transformasi bisnis, menjaga kredibilitas, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan seluruh pemangku kepentingan. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, penghargaan semacam ini bukan puncak, melainkan baseline baru. Perusahaan yang tidak mengangkat standar tata kelola perusahaan dan tidak memposisikan corporate secretary sebagai mitra strategis berisiko tertinggal, bukan hanya di mata regulator, tetapi juga di mata pasar yang makin sensitif terhadap isu kepercayaan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!