Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Asap Karhutla Mengubah Jadwal TKA: Siapa yang Bisa Mengikuti Susulan?

Asap Karhutla Mengubah Jadwal TKA: Siapa yang Bisa Mengikuti Susulan?
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Keselamatan lebih penting daripada mengikuti jadwal awal

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen untuk mengukur kemampuan akademik siswa, dan jadwalnya dapat disesuaikan ketika bencana membuat pelaksanaan ujian tidak aman. Pada 26 Oktober 2026, saat TKA SMA/MA/SMK sederajat mulai berlangsung, kabut asap akibat karhutla Kalimantan mendorong pemerintah menyiapkan jadwal khusus bagi sekolah terdampak. Keputusan ini tepat: siswa tidak semestinya dipaksa mengerjakan ujian ketika kualitas lingkungan mengancam kesehatan dan konsentrasi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa keselamatan dan kesehatan murid harus didahulukan, serta meminta siswa terdampak agar tidak khawatir kehilangan kesempatan mengikuti TKA. Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, melalui kepala dinas M. Reza Prabowo, mengusulkan penundaan dan menyebut persetujuan kementerian memberi murid waktu untuk mempersiapkan diri sambil menunggu keadaan membaik.

Siapa yang mendapat jadwal TKA susulan?

Untuk siswa TKA terdampak asap, ujian dialihkan dari jadwal normal ke pelaksanaan susulan. Pemerintah menyatakan sekolah-sekolah terdampak karhutla mendapat jadwal khusus, sedangkan seluruh murid di Kalimantan Tengah dijadwalkan mengikuti gelombang susulan setelah permohonan penundaan disetujui. Di tingkat provinsi, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur telah resmi mengajukan TKA susulan; permintaan Kalimantan Tengah sebelumnya masih dalam proses ketika pejabat asesmen memberikan keterangan pada 23 Oktober. Keputusan berikutnya memastikan seluruh pelaksanaan pendidikan menengah di Kalteng dialihkan ke empat kelompok susulan. Pengaturan susulan dan perlakuan khusus juga tersedia bagi siswa yang sakit, siswa berkebutuhan khusus, siswa SMK yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan, serta peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Jadi, akses ke ujian tidak hanya bergantung pada jadwal utama, tetapi perlu mengikuti kategori dan ketentuan yang ditetapkan.

Kelompok pelaksanaanJadwal
Gelombang 1 susulan16–19 November 2026
Gelombang 2 susulan23–26 November 2026
Gelombang khusus mata pelajaran wajib21–22 November 2026
Gelombang khusus mata pelajaran pilihan28–29 November 2026

Jadwal jelas, tetapi pertanyaan nilai belum tuntas

Jadwal TKA SMA susulan memberi ruang bagi murid untuk menunggu kondisi membaik tanpa kehilangan kesempatan ujian. Namun, penundaan saja belum menjawab kegelisahan siswa terdampak karhutla yang mempertanyakan bagaimana hasil mereka akan dinilai. Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pengolahan hasil tidak hanya memakai jawaban siswa: data respons, kelengkapan jawaban, ketidakhadiran, serta catatan dalam berita acara dan laporan indikasi pelanggaran turut dipertimbangkan. Mekanisme penggabungan data itu, menurut keterangan kementerian, telah digunakan sejak TKA pertama pada 2025, bukan aturan baru khusus bagi peserta terdampak bencana. Namun, belum ada kepastian bahwa siswa terdampak akan memperoleh tambahan nilai atau bentuk penyesuaian lain. Transparansi tentang cara catatan pelaksanaan memengaruhi hasil penting agar perlindungan keselamatan tidak berubah menjadi ketidakpastian akademik.

Yang perlu ditunggu setelah penundaan

Langkah berikutnya bergantung pada kondisi asap dan koordinasi sekolah dengan kementerian. Pemerintah menyatakan telah menyiapkan prosedur operasional apabila kabut belum reda, serta alternatif jika masalah kembali muncul saat jadwal susulan berlangsung. Pengumuman hasil TKA dijadwalkan pada 23 Desember 2026 setelah seluruh rangkaian, termasuk ujian susulan, selesai. Artinya, perubahan jadwal menuntut komunikasi yang rapi: sekolah perlu memastikan murid mengetahui kelompok ujian, sedangkan pemerintah perlu menjelaskan prosedur dan sistem penilaian secara terbuka. Kebijakan menunda TKA di Kalteng merupakan pilihan yang masuk akal ketika kesehatan dan keselamatan terancam. Tetapi kebijakan itu baru benar-benar melindungi hak siswa jika setiap peserta mendapat kesempatan mengikuti ujian dan memahami bagaimana hasilnya diproses.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!