Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dua Mahasiswa Unusa Raih Peluang Riset Jangka Panjang

Dua Mahasiswa Unusa Raih Peluang Riset Jangka Panjang
Minat|Asia Tenggara

Kesempatan riset yang melampaui kunjungan kampus

Pertukaran mahasiswa jangka panjang adalah program akademik yang memberi peserta kesempatan untuk belajar dan bekerja dalam lingkungan perguruan tinggi di luar kampus asal selama periode tertentu. Bagi dua mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), kesempatan itu hadir melalui riset internasional Thailand yang menempatkan mereka sebagai asisten peneliti sekaligus peserta magang di Naresuan University. Muhammad Hisyam Nur Aliyuddin, mahasiswa semester lima Keperawatan, dan Muhammad Hildanisyaf Athallah Romadhoni dari Pendidikan Bahasa Inggris dijadwalkan berangkat ke Phitsanulok pada pertengahan November 2026. Mereka akan menjalani program selama empat bulan. Nilai utama program ini bukan sekadar pengalaman tinggal di luar negeri: keterlibatan dalam proyek penelitian memberi mahasiswa ruang untuk belajar melalui praktik, mengenal budaya akademik baru, dan membangun jejaring lintas negara. Itu pengalaman yang sulit digantikan oleh pembelajaran di kelas.

Seleksi regional menunjukkan daya saing

Keduanya lolos Naresuan University Long-term Inbound Exchange setelah bersaing dengan lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Asia. Mereka terpilih bersama sembilan peserta lain dari sejumlah negara, termasuk Jepang dan Vietnam. Dari enam mahasiswa yang diajukan Unusa, dua berhasil melewati seluruh tahapan seleksi. Menurut Manager Pusat Bahasa dan Kemitraan Global Unusa, Syiddatul Budury, kedua mahasiswa itu akan terlibat dalam proyek yang ditawarkan Naresuan University dengan status asisten riset dan peserta magang. Hasil ini patut dibaca sebagai capaian individu sekaligus tanda bahwa akses ke program global dapat diraih mahasiswa dari beragam bidang studi. Namun, seleksi yang kompetitif juga mengingatkan bahwa kesempatan seperti ini membutuhkan persiapan dan dukungan kampus yang konsisten, bukan hanya pengumuman keberhasilan setelah peserta terpilih.

Pengalaman personal, bekal untuk mahasiswa lain

Bagi Hisyam, kelulusan itu datang setelah ia sempat berada dalam daftar cadangan. Ia mengaku terkejut ketika akhirnya dinyatakan diterima; program ini juga menjadi pengalaman pertamanya pergi ke luar negeri. Hildan menyebut kesempatan tersebut sebagai jawaban atas harapan orang tuanya agar ia dapat merasakan kuliah di luar negeri. Kabar kelulusannya diterima pada 21 Oktober, tepat pada hari ulang tahunnya. Kisah keduanya memperlihatkan bahwa jalur internasional tidak selalu bermula dari kepastian: kesiapan dan ketekunan tetap penting saat peluang terbuka. Pengalaman riset lintas disiplin juga berpotensi memperluas cara mahasiswa melihat bidangnya, sekaligus melatih komunikasi dan adaptasi di lingkungan baru. Manfaatnya akan lebih besar jika pengetahuan yang mereka peroleh kelak dibagikan kepada teman-teman kampus, bukan berhenti sebagai pencapaian pribadi.

Keberhasilan perlu menjadi awal, bukan titik akhir

Direktur Direktorat Kerja Sama dan Pemeringkatan Global Unusa, Dr Ika Mardiyanti, menilai kelulusan ini menunjukkan daya saing mahasiswa dan membuka ruang kolaborasi akademik internasional. Ia berharap pengalaman belajar di luar negeri memberi manfaat bagi mahasiswa dan kampus serta mendorong mahasiswa lain mengikuti program serupa. Harapan itu masuk akal, tetapi ukuran keberhasilan seharusnya tidak berhenti pada jumlah peserta atau dampak terhadap pemeringkatan. Kampus perlu memastikan proses seleksi, persiapan bahasa, pendampingan riset, dan berbagi hasil setelah peserta pulang menjadi bagian dari program. Dengan begitu, pengalaman empat bulan di Naresuan University dapat memberi dampak lebih luas daripada dua resume yang bertambah. Keberangkatan Hisyam dan Hildan pada pertengahan November 2026 adalah awal yang menjanjikan; tindak lanjut kampus akan menentukan seberapa jauh peluang itu membuka jalan bagi mahasiswa berikutnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!