Maybank Marathon: Lintasan Lari, Agenda Hijau, dan Pemberdayaan Perempuan

Maybank Marathon: Lintasan Lari, Agenda Hijau, dan Pemberdayaan Perempuan
Minat|Lari Jalanan

Marathon yang Menolak Jadi Sekadar Lomba

Maybank Marathon adalah ajang lari internasional berlabel Elite dari World Athletics yang berkembang menjadi marathon keberlanjutan lingkungan, memadukan kompetisi lari, agenda sosial, dan komitmen menuju event lari netral karbon melalui program kolaboratif yang melibatkan komunitas, mitra usaha, dan masyarakat luas sebagai satu ekosistem perubahan.

Di tengah banyaknya lomba lari yang berhenti pada euforia finis, Maybank Marathon memilih jalur berbeda: menjadikan lintasan sebagai alat perubahan sosial. Menjelang puncak lomba, Maybank Marathon Sustainability Day digelar di Sustainability Pavilion, Bali United Training Center, Gianyar, sebagai ajang dua hari yang menegaskan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Ini bukan pelengkap acara, melainkan pesan politik: olahraga besar punya kewajiban memikirkan jejak ekologis dan sosialnya.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menegaskan bahwa setiap penyelenggaraan marathon selalu dikemas dengan agenda peduli lingkungan dan keberlanjutan, bukan sekali dua kali kampanye hijau musiman. Pilihan ini menunjukkan, ketika banyak event olahraga masih enggan menyentuh isu lingkungan secara serius, Maybank Marathon berani menjadikan sustainability sebagai identitas, bukan sekadar label.

Maybank Marathon: Lintasan Lari, Agenda Hijau, dan Pemberdayaan Perempuan

Sustainability Day: Panggung Pemberdayaan Perempuan dan Warisan Budaya

Sustainability Day marathon ini tidak berhenti pada jargon hijau; fokusnya tajam pada pemberdayaan perempuan dan pelestarian warisan budaya. Agenda utama menyoroti satu dekade program Maybank Women Eco-Weavers (MWEW) melalui seremoni apresiasi, gelar wicara, lokakarya menenun, dan sesi Inspiring Talks bertema “Impact Society Positively through Partnership”. Di sini, pemberdayaan perempuan olahraga bertemu dengan pemberdayaan perempuan penenun dalam satu narasi besar: kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

MWEW tidak sekadar melatih menenun. Program ini dirancang untuk melestarikan warisan tenun ASEAN, mempromosikan tekstil tradisional ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan perempuan. Diluncurkan di Lombok pada 2016, ekosistem regional MWEW kini menghubungkan penenun dan petani serat alami di lima negara, membuktikan bahwa budaya bisa menjadi basis ekonomi, bukan nostalgia.

Data konkret menguatkan klaim tersebut: hingga 30 Juni 2026, MWEW telah memberdayakan 2.617 penenun perempuan dan 3.024 petani di kawasan ASEAN, membudidayakan lebih dari 813.500 pohon murbei dan 55.300 tanaman kapas, serta mendirikan 13 pusat pelatihan tenun. Pencapaian sepuluh tahun MWEW membuktikan sinergi pelestarian warisan budaya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek pendek bernapas pendek.

Maybank Marathon: Lintasan Lari, Agenda Hijau, dan Pemberdayaan Perempuan

Jejak Hijau dan Ambisi Netral Karbon

Di sisi lingkungan, Maybank Marathon mengartikan marathon keberlanjutan lingkungan secara konkret melalui gerakan “Jejak Hijau”. Program ini bukan poster hijau di garis start, melainkan fondasi pilar lingkungan hidup untuk mengarahkan transformasi menuju status netral karbon pada 2030. Komitmen ini diperkuat dengan penghitungan jejak emisi yang terukur dan langkah dekarbonisasi yang dinyatakan sebagai bagian dari strategi ROAR30 dengan pilar Impacting Society Positively.

Presiden Direktur Maybank Indonesia menyatakan secara gamblang bahwa marathon ini ditargetkan menjadi ajang maraton netral karbon (Carbon-Neutral Marathon) pada 2030 melalui konsistensi gerakan Jejak Hijau. Di tengah maraknya event lari yang masih abai terhadap sampah, transportasi, dan konsumsi energi, target ini layak dibaca sebagai standar baru yang seharusnya diikuti penyelenggara lain.

Sustainability Day marathon juga menghadirkan inisiatif “Jejak Hijau Desa Sanding” yang mendorong transformasi desa menjadi kawasan berkelanjutan, serta Piduh Charity Program yang memberdayakan 100 generasi muda, penyandang disabilitas, dan anak yatim di Bali. Artinya, bahkan sebelum starter pistol ditembakkan, event ini sudah menyebar manfaat di luar arena lomba. Inilah bentuk event lari netral karbon yang bukan hanya mengurangi emisi, tetapi sekaligus memperkuat ketahanan sosial komunitas sekitar.

Maybank Marathon: Lintasan Lari, Agenda Hijau, dan Pemberdayaan Perempuan

Dari Lintasan ke Ekonomi Lokal: Sport Tourism yang Berpihak

Maybank Marathon bukan sekadar agenda lari; statusnya sebagai ajang internasional berpredikat Elite Label Road Race dari World Athletics menjadikannya magnet sport tourism ekonomi lokal. Sejak pertama kali digelar pada 2012, lomba ini berkembang menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan masyarakat, komunitas, dan mitra untuk mendorong aksi keberlanjutan sekaligus pergerakan ekonomi. Dengan kata lain, wisata olahraga tidak lagi identik dengan konsumsi singkat turis, tetapi dirancang menyisakan jejak manfaat.

Keterlibatan UMKM dan komunitas lokal dalam Sustainability Day 2026, termasuk pelaku usaha yang mengikuti sesi Inspiring Talks bertema kemitraan positif, menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi platform inklusi ekonomi, bukan hanya panggung sponsor besar. Ketika peserta marathon dan penonton datang, mereka tidak hanya membeli paket lomba, tetapi ikut mengalirkan permintaan produk lokal, kerajinan, hingga tekstil ramah lingkungan dari ekosistem MWEW.

Di sinilah Maybank Marathon mengambil posisi tegas: sport tourism yang layak didukung adalah yang kembali ke ekonomi lokal dan menambah kapasitas komunitas. Melalui Sustainability Day, program MWEW, Jejak Hijau Desa Sanding, dan Piduh Charity Program, marathon ini membuktikan bahwa event besar bisa menjadi katalis ekonomi lokal tanpa mengabaikan lingkungan. Kesimpulannya sederhana namun tegas: jika sebuah marathon bisa berlari secepat ini menuju keberlanjutan, tidak ada alasan event olahraga lain tetap diam di tempat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!