Ketahanan lipat bukan satu angka
Uji ketahanan iPhone Duo adalah serangkaian pemeriksaan independen terhadap kemampuan engsel dan layar fleksibel ponsel lipat Apple menghadapi penggunaan berulang serta tekanan fisik yang tidak biasa. Hasilnya menawarkan peta titik rawan, bukan vonis bahwa setiap unit akan rusak dalam pemakaian normal. Kekhawatiran utama pada ponsel lipat memang berlapis: engsel harus tetap bekerja setelah sering dibuka-tutup, sedangkan layar bagian dalam perlu bertahan dari lipatan dan tekanan. Jurnalis teknologi Joanna Stern bekerja sama dengan perancang perangkat keras untuk membuat mesin Hingey, yang menggerakkan iPhone Duo berulang kali secara otomatis. Setelah 32.640 siklus, engsel itu dilaporkan terasa lebih kuat daripada saat pengujian dimulai. Namun, uji tersebut terutama menilai gerakan dan sensasi engsel, bukan ketahanan layar atau perlindungan dari debu. Karena itu, angka siklus yang besar patut dicatat, tetapi tidak menjawab seluruh pertanyaan tentang umur perangkat.

Tekanan ekstrem membedakan rangka dan panel
Pengujian ekstrem oleh Zack Nelson memperlihatkan bahwa rangka yang tetap utuh tidak otomatis berarti layar aman. Ketika perangkat terbuka ditekuk ke arah berlawanan dari lipatan alaminya, rangka titanium tidak patah, tetapi panel AMOLED bagian dalam mengalami kerusakan permanen: garis hijau muncul, bertambah, lalu layar berhenti merespons sentuhan. Ini bukan cara pemakaian yang wajar, tetapi hasilnya menegaskan bahwa layar lipat iPhone adalah komponen yang perlu diperlakukan lebih hati-hati daripada bodi luarnya. Pengujian gores juga menunjukkan perbedaan antara tampilan dan perlindungan fisik. Lapisan bertekstur nano dapat membantu menyamarkan goresan, tetapi tidak menghapus kerusakan pada permukaan. Pemeriksaan pembongkaran terpisah menemukan kerusakan terkonsentrasi di sekitar pertemuan kabel fleksibel layar dengan penyangga tengah engsel. Temuan itu memberi petunjuk lokasi yang perlu diteliti, bukan bukti pasti tentang penyebab semua kerusakan yang dilaporkan.

Debu menjadi risiko praktis bagi engsel
Pada uji kotoran, perangkat dikubur dalam pasir, debu, dan tanah. Butiran masuk melalui celah engsel iPhone Duo dan menghalangi kedua bagian ponsel untuk menutup rapat; magnet internal pun tidak mampu mengatasi partikel yang tersangkut. Temuan ini menjadi perhatian karena perangkat memiliki sertifikasi IP68, tetapi paparan ekstrem seperti mengubur ponsel dalam tanah tidak mewakili situasi harian kebanyakan pengguna. Implikasi yang lebih masuk akal bukanlah menganggap sertifikasi itu tidak berguna, melainkan menghindari membuka perangkat di lingkungan berpasir atau berdebu dan memeriksa engsel bila terasa terhambat. Layar bagian dalam juga layak dijauhkan dari benda keras dan tekanan yang tidak semestinya. Kerusakan layar dapat membuat perbaikan mahal; satu laporan menyebut biaya penggantian sekitar Rp15,7 juta, sementara laporan lain menyebut sekitar Rp18,11 juta. Perbedaan angka itu menuntut kehati-hatian, bukan kepastian soal tarif perbaikan.

Kesimpulan: waspada tanpa menyamaratakan
Kesimpulan yang tepat bukan bahwa ponsel lipat Apple pasti rapuh, melainkan bahwa dua titik risikonya kini lebih jelas: engsel dapat terganggu partikel asing, dan layar fleksibel dapat rusak bila menerima tekukan berlawanan atau tekanan ekstrem. Uji Hingey memberi sinyal positif tentang engsel setelah puluhan ribu siklus, tetapi tidak membuktikan ketahanan bertahun-tahun. Sebaliknya, uji tekuk Nelson menunjukkan batas panel dalam kondisi yang tidak mencerminkan penggunaan biasa. Pengalaman harian dan pengujian ekstrem harus dibaca terpisah. Penggunaan normal dilaporkan tidak menunjukkan perubahan besar pada rasa buka-tutup setelah siklus tersebut, sedangkan keluhan suara engsel dan laporan kerusakan layar tetap perlu ditelusuri. Pemeriksaan tambahan serta pengalaman pengguna dalam beberapa bulan mendatang akan membantu menentukan apakah temuan ini kasus terbatas atau pola yang lebih luas. Untuk sekarang, perlakukan layar dan engsel dengan hati-hati, tetapi jangan menganggap hasil uji ekstrem sebagai ramalan bagi semua perangkat.







