Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pasar Baru Disiapkan Jadi Destinasi Kuliner 24 Jam

Pasar Baru Disiapkan Jadi Destinasi Kuliner 24 Jam
Minat|Makanan Kaki Lima

Rencana yang bergantung pada akses MRT

Wisata kuliner 24 jam Pasar Baru adalah rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghidupkan kawasan bersejarah itu sebagai tujuan makan dan berkumpul sepanjang hari setelah MRT Monas–Harmoni rampung. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan rencana tersebut di Jakarta Selatan pada Jumat, 30 Oktober 2026, dengan membayangkan Pasar Baru sebagai “Myeongdong”-nya Jakarta. Namun, gambaran itu masih berupa tujuan, bukan perubahan yang sudah terjadi. Ketergantungan pada penyelesaian jalur MRT menjadikan akses publik sebagai prasyarat utama, bukan pelengkap. Jika transportasi memudahkan orang datang dan pulang pada waktu berbeda, kegiatan malam hari berpeluang tumbuh tanpa harus mengandalkan kendaraan pribadi. Sebaliknya, tanpa akses yang memadai dan pengaturan kawasan yang jelas, label buka 24 jam berisiko menjadi slogan yang tidak menjamin keramaian merata.

Pasar Baru Disiapkan Jadi Destinasi Kuliner 24 Jam

Satu poros, tiga identitas

Pasar Baru tidak direncanakan berdiri sendiri. Pemprov DKI menyiapkan integrasi Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan Kota Tua sebagai poros baru Jakarta, seiring pengembangan MRT yang ditargetkan mencapai Kota Tua pada 2029. Pembagian karakter kawasan memberi alasan bagi pengunjung untuk menjelajahi lebih dari satu titik: kuliner Nusantara di Pasar Baru, identitas Pecinan di Glodok, dan suasana Eropa di Kota Tua. Inilah peluang yang lebih menarik daripada sekadar memperpanjang jam buka tempat makan. Keterhubungan dapat memperluas pilihan warga dan wisatawan sekaligus menyebarkan aktivitas kota agar tidak terkonsentrasi di satu pusat. Namun, integrasi perlu terasa nyata di perjalanan antarkawasan dan ruang publik, bukan hanya hadir dalam peta promosi. Sebagai kawasan kuliner Jakarta, Pasar Baru akan lebih kuat jika tumbuh bersama tetangganya tanpa kehilangan sejarah dan ciri khasnya.

Pasar Baru Disiapkan Jadi Destinasi Kuliner 24 Jam

Manfaat bagi pengunjung harus sejalan dengan kebutuhan pedagang

Bagi pengunjung, rencana ini menjanjikan lebih banyak pilihan waktu untuk menikmati kuliner Pasar Baru, termasuk di luar jam makan lazim, serta kesempatan menggabungkan wisata makan dengan kunjungan ke kawasan bersejarah. Pramono menyebut Pasar Baru hendak dibuat menarik bagi warga maupun wisatawan, sementara penataan kawasan diharapkan memperluas pusat aktivitas kota. Bagi pedagang, arus pengunjung yang lebih panjang berpotensi membuka kesempatan usaha pada jam berbeda. Tetapi peluang itu belum otomatis menjadi manfaat: kebutuhan operasional malam, kenyamanan ruang, kebersihan, keamanan, dan akses bagi pekerja harus ikut diperhitungkan. Pemerintah belum menyatakan bahwa konsep tersebut telah berjalan; realisasinya masih menunggu penyelesaian MRT Monas–Harmoni. Karena itu, ukuran keberhasilan semestinya bukan hanya ramai pada malam pembukaan, melainkan apakah pedagang setempat dapat ikut bertahan dan pengunjung merasa nyaman kembali.

Kesimpulan: konektivitas harus membuktikan janji

Rencana menjadikan Pasar Baru destinasi kuliner 24 jam layak dinilai sebagai upaya menghidupkan kembali kawasan, tetapi keberhasilannya akan ditentukan oleh pelaksanaan yang lebih luas daripada jam operasional. MRT Monas–Harmoni dapat memperbaiki akses, sementara hubungan dengan Glodok dan Kota Tua memberi alasan tambahan untuk berkunjung. Pemerintah menyatakan pengembangan Pasar Baru akan disiapkan setelah jalur tersebut rampung; pengembangan MRT menuju Kota Tua ditargetkan pada 2029. Sampai prasyarat itu terpenuhi, wisata kuliner 24 jam tetap merupakan rencana. Agar tidak berhenti sebagai ambisi meniru destinasi populer, penataan perlu menjaga identitas Pasar Baru dan memberi tempat bagi pedagang yang sudah menjadi bagian dari denyut kawasan. Kesimpulannya, akses transportasi bisa membuka pintu, tetapi kualitas pengalaman dan manfaat bagi warga setempat yang akan menentukan apakah poros baru ini benar-benar hidup.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!