Apakah Fetal Doppler Aman Digunakan Setiap Hari? Ini Kata Ahli & Panduan Penggunaannya

sumber gambar: Yasser Hernandez via pexels
Pernah dengar suara detak jantung si Kecil di rumah? Sensasi luar biasa ini sering membuat calon orang tua ingin menggunakan alat pendengar jantung janin atau Fetal Doppler sesering mungkin. Pertanyaannya, apakah aman mendengarkan setiap hari?
Alat pendeteksi detak jantung janin menggunakan prinsip gelombang suara ultrasonik (Efek Doppler) untuk menangkap denyut. Versi rumahan yang dijual bebas memang dirancang agar mudah dipakai. Namun, kemudahan ini memicu penggunaan berlebihan yang justru menuai kekhawatiran dari para ahli kesehatan.
Kata Para Ahli: Batasan Penggunaan Harian
Mayoritas organisasi kesehatan global, seperti Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, tidak menyarankan penggunaan Fetal Doppler setiap hari, apalagi hanya untuk hiburan atau meredakan kecemasan.
Alasannya bukan karena gelombang ultrasoniknya berbahaya secara langsung (paparan jangka pendek umumnya aman), tetapi karena penggunaan yang tidak perlu dan berlebihan di rumah. FDA, misalnya, secara eksplisit menyatakan bahwa perangkat ini hanya boleh digunakan oleh tenaga medis profesional, dan bukan untuk penggunaan non-medis (FDA, 2023).
Para dokter kandungan sepakat, penggunaan Fetal Doppler terlalu sering dan lama berpotensi meningkatkan paparan panas pada jaringan janin. Meskipun risikonya kecil, prinsip kehati-hatian (ALARA – As Low As Reasonably Achievable) harus diutamakan.
sumber gambar: Vajirawich Wongpuvarak via iStock
Waspadai "Ketenangan Palsu"
Masalah terbesar dari penggunaan Fetal Doppler setiap hari adalah risiko "ketenangan palsu" (false reassurance).
Mendengar detak jantung di rumah bisa membuat orang tua merasa tenang, padahal mungkin saja ada masalah kesehatan lain yang sedang terjadi. Ketika merasa tenang, orang tua bisa saja menunda kunjungan ke dokter meskipun sudah merasakan gerakan janin berkurang. Detak jantung yang terdeteksi bukanlah indikator lengkap kesehatan dan kondisi janin.
Panduan Penggunaan yang Bijak
Fetal Doppler adalah alat bantu, bukan pengganti pemeriksaan medis. Jika ingin menggunakannya di rumah:
-
Batas Frekuensi: Gunakan hanya sesekali (misalnya seminggu sekali) dan dalam durasi yang sangat singkat (beberapa menit saja), bukan setiap hari.
-
Tujuan Utama: Fungsi utamanya adalah sebagai alat edukasi atau ikatan, bukan sebagai alat diagnostik untuk menggantikan saran dokter.
-
Waspada Gejala: Jika merasakan gerakan janin berkurang, jangan mengandalkan Doppler rumahan. Segera hubungi atau kunjungi dokter, terlepas dari hasil yang ditunjukkan oleh alat tersebut. Ingat, kick counting (menghitung tendangan janin) jauh lebih penting daripada mendengarkan detak jantung.
Intinya, dalam mengawasi kesehatan si Kecil, kepercayaan terbesar tetap harus diberikan pada pemeriksaan profesional rutin dan indikasi alami dari gerakan janin sendiri.
Sumber:
-
Food and Drug Administration (FDA). (2023). Avoid Fetal “Keepsake” Images, Videos; Benefit is Unclear. Diakses dari situs resmi FDA.
-
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), panduan terkait perangkat ultrasonik dan penggunaannya (referensi umum mengenai keamanan USG).




