Jangan Panik! Taktik Cepat Mengisi Angin Ban Sepeda Sendiri

sumber gambar: Erik Mclean via unsplash
Pernah lagi asyik gowes santai, tiba-tiba sepeda terasa berat, oleng, dan ternyata... ban kempes? Kejadian ini memang bikin kesal. Tapi tenang, mengisi angin ban sepeda itu jauh lebih mudah daripada yang dibayangkan, asalkan tahu triknya.
Kunci utama dalam memompa ban bukan pada seberapa keras memompa, melainkan pada mengenal jenis pentil dan menentukan tekanan yang tepat. Angin ban yang pas bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menjamin keamanan dan umur ban yang lebih panjang. Mari kita bongkar langkah-langkahnya!
Mengenal Dua Jagoan Pentil: Schrader dan Presta
Sebelum ambil pompa, lihat dulu ujung pentil di roda sepeda. Ada dua jenis yang paling sering ditemui:
-
Schrader (AV – American Valve): Ini si 'pentil gemuk'. Bentuknya mirip seperti pentil di motor atau mobil, tebal, dan kuat. Pentil jenis ini biasanya tidak perlu perlakuan khusus, tinggal buka tutupnya, pasang pompa, dan gas.
-
Presta (FV – French Valve): Ini si 'pentil ramping'. Bentuknya lebih tipis dan panjang, sering ada di road bike atau sepeda gunung kelas menengah ke atas. Triknya: Pentil Presta punya mur pengunci kecil di ujungnya. Sebelum memompa, mur ini wajib dilonggarkan dulu dengan diputar berlawanan arah jarum jam. Setelah selesai, kencangkan lagi.
Panduan 3 Langkah Memompa Anti Gagal
Setelah mengenali pentil, proses memompa jadi super cepat:
Langkah 1: Siapkan Pentil dan Pompa
sumber gambar: supersmario via iStock
-
Lepaskan tutup pentil (simpan baik-baik, jangan sampai hilang).
-
Khusus Presta: Longgarkan mur pengunci di ujung pentil hingga terasa agak bebas.
Langkah 2: Pasang dan Kunci Pompa
-
Pilih lubang pompa yang sesuai dengan jenis pentil. Kebanyakan pompa modern sudah dual-head.
-
Dorong kepala pompa ke pentil secara tegak lurus hingga benar-benar rapat.
-
Kunci tuas pompa. Biasanya, tuas perlu ditekan ke bawah atau dikunci tegak lurus dengan selang agar pentil dan pompa terkunci sempurna. Jika terdengar suara desisan kuat, berarti pompa belum terpasang rapat. Coba pasang ulang.
Langkah 3: Isi Angin Sesuai Ukuran (PSI)

sumber gambar: Andrey Mikhaylov via iStock
-
Cari tahu berapa tekanan (PSI atau Bar) yang disarankan. Angka ini biasanya tertera di dinding samping luar ban. Misalnya, 40-60 PSI untuk MTB atau 80-120 PSI untuk Road Bike. Jangan pernah memompa melebihi batas maksimal yang tertera!
-
Pompa dengan gerakan stabil. Jika pompa punya gauge (pengukur), perhatikan angkanya.
-
Setelah mencapai tekanan yang diinginkan, buka tuas kunci pompa. Tarik kepala pompa dengan cepat dan tegak lurus.
-
Wajib: Kencangkan kembali mur pengunci pada pentil Presta, lalu pasang tutup pelindungnya.
Kenapa Harus Peduli Tekanan Angin?
Tekanan angin yang ideal akan membuat kayuhan lebih ringan, mengurangi risiko ban pecah (pinch flat), dan meningkatkan handling sepeda di jalan. Sebaliknya, ban yang terlalu lembek membuat sepeda terasa berat, dan ban yang terlalu keras justru mengurangi traksi dan kenyamanan, apalagi di jalanan yang kurang mulus.
Siapkan selalu pompa portabel atau pompa lantai yang bagus di rumah. Dengan menguasai teknik memompa ini, petualangan gowes dijamin jadi lebih nyaman dan bebas dari rasa khawatir di tengah jalan. Gowes lancar, mood pun aman!



