Manfaat Garam Himalaya dan Bedanya dengan Garam Biasa, Benar Lebih Sehat?

Ilustrasi garam himalaya. Foto: reklamlar/istockphoto
Garam merupakan salah satu bumbu dapur yang paling umum digunakan di rumah. Tapi tahukah kamu, tidak semua garam memiliki kandungan yang sama? Garam Himalaya kini semakin populer karena diklaim lebih sehat dibanding garam biasa.
Dari warnanya yang khas pink hingga kandungan mineralnya, garam ini dianggap pilihan yang lebih alami. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan garam Himalaya dan garam biasa, manfaatnya, serta rekomendasi produk yang bisa kamu coba.
Manfaat Garam Himalaya
Foto: oshe_O/istockphoto
Garam Himalaya tidak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa, tapi juga memiliki beberapa manfaat menarik. Secara umum, berikit adalah beberapa manfaat dari garam himalaya:
-
Mendukung Keseimbangan Elektrolit: Kandungan mineral seperti kalium dan magnesium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit. Mineral ini penting untuk fungsi otot dan saraf.
-
Meningkatkan Rasa Masakan: Rasanya yang lembut dan sedikit kompleks membuat masakan terasa lebih enak tanpa harus terlalu banyak ditambahkan garam.
-
Detoks Tubuh: Bisa digunakan untuk mandi garam atau scrub, membantu relaksasi dan mengeluarkan racun melalui kulit.
-
Alternatif Garam Sehat untuk Anak: Garam Himalaya juga cocok digunakan dalam MPASI karena kandungannya alami dan minimal proses.
-
Mengurangi Risiko Konsumsi Garam Berlebih: Karena rasanya lebih kuat dan unik, kamu cenderung memakai lebih sedikit garam untuk mendapatkan rasa yang sama.
Dengan manfaat ini, tidak heran kalau banyak orang mulai beralih ke garam Himalaya untuk konsumsi sehari-hari maupun perawatan tubuh.
Perbedaan Garam Biasa dengan Garam Himalaya
Ilustrasi garam biasa (kiri) dan garam himalaya (kanan). Foto: Tanjim Hasan Tamim/istockphoto
Kalau kamu sering mendengar soal garam Himalaya, mungkin penasaran apa bedanya dengan garam dapur biasa. Garam biasa biasanya hanya terdiri dari natrium klorida murni, seringkali melalui proses pengolahan pabrik dan tambahan bahan kimia.
Sedangkan garam Himalaya berasal dari tambang alami di pegunungan, dengan kandungan mineral tambahan yang bermanfaat untuk tubuh. Warna pink-nya yang khas juga menandakan adanya mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium.
Kriteria | Garam Biasa | Garam Himalaya |
|---|---|---|
Warna | Putih | Pink ke oranye muda |
Kandungan mineral | Hampir hanya natrium klorida | Mengandung 84 mineral alami seperti kalium, magnesium, dan kalsium |
Proses | Diperoleh dari pengolahan pabrik, sering ditambahkan bahan kimia | Diekstrak langsung dari tambang garam alami, minimal proses |
Rasa | Cenderung asin tajam | Lebih lembut dan kompleks, sedikit rasa mineral |
Kegunaan | Masak sehari-hari | Masak, scrub tubuh, mandi detoks, dekorasi lampu garam |
Setelah melihat tabel di atas, terlihat jelas kalau garam Himalaya punya beberapa keunggulan. Kandungan mineralnya yang lebih lengkap membuatnya tidak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan.
Rasanya yang lebih lembut dan unik juga membuat masakan lebih nikmat. Jadi, kalau kamu ingin mencoba gaya hidup lebih sehat, garam Himalaya bisa jadi pilihan.
Rekomendasi Produk Garam Himalaya
Kalau kamu mau mulai mencoba garam Himalaya, beberapa produk berikut bisa jadi pilihan. Kamu bisa langsung beli di KuyBeli, klik, dan akan diarahkan ke tokonya:
Dengan berbagai pilihan produk ini, Kawankuy bisa mulai beralih ke garam Himalaya untuk kesehatan dan gaya hidup lebih alami.






